● online
- Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Transisi Politik....
- Filsafat Hukum Islam Indonesia....
- Menguak Tabir Fisika Dibalik Kesenian Indonesia....
- Multimedia Broadcasting....
- Geografi Pertanian....
- Program Pemerintah Bidang Kesehatan....
- Filosofi untuk Hidup Yang Layak Ala Stoa: Belajar ....
- Akulah Hamba Bagi yang Mengajariku Cinta....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Borders and Beyond: Transnational Migration and Diaspora in Northern Thailand Border Areas with Myanmar and Laos
Rp 100.000 Rp 125.000| ISBN | 978-602-433-683-7 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial Politik |
Borders and Beyond: Transnational Migration and Diaspora in Northern Thailand Border Areas with Myanmar and Laos
Penulis : Betti Rosita Sari
Tebal : xii + 284 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Obor Indonesia
Deskripsi :
This book contributes to a better understanding about the dynamics of transnational migration and diaspora in Northern Thailand border areas with Myanmar and Laos. Border cities in Southeast Asia are places that have unique characteristics because of rapid development which includes the process of transnational migration and diaspora communities from neighboring countries. Historically, different ethnic groups had migrated in the border areas of mainland Southeast Asian countries and China. Border cities, such as Mae Sai and Chiang Khong, are strategic places for refugees, minority groups, and others from neighboring countries to reside either temporary or permanently.
The infrastructure and economic developments of those two cities in the border areas have not only influenced the formation of those two cities into multicultural societies, but also become more modern cities with various economic activities. Both Mae Sai and Chiang Khong gradually became more densely populated and have transformed into economic and tourist destinations because they have low-price goods, duty free markets, and even casinos. The arrivals of various ethnic groups in different times have formed a multicultural community, which plays a very important role in the development of border cities and surrounding areas. On top of these, the policies on border areas have been more complex considering the transnational movements of people, goods and ideas.
Tags: obor indonesia, sosial politik
Borders and Beyond: Transnational Migration and Diaspora in Northern Thailand Border Areas with Myanmar and Laos
| Berat | 250 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.233 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Hadari Nawawi Tebal : 274 hlm Ukuran : 14,5 X 21 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Penelitian tidak senantiasa memberitahukan ihwal yang belum diketahui. Tidak jarang ia hanya membenarkan pengetahuan yang sudah dimiliki peneliti dan masyarakat umum. Namun, tidak berarti penelitian yang mengkonfirmasi apa yang sudah diketahui tersebut merugikan. Bukankah salah… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Penulis : Darmawan Tebal : xlii + 388 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Menyibak Gelombang Menuju Negara Maritim berisikan analisis strategis dan bahasan komprehensif tentang pembangunan maritim di semua sektor. Indonesia sebagai pusat gravitasi geopolitik dan geoekonomi kawasan Asia Pasifik, merupakan posisi yang sangat strategis bagi masa depan keamanan nasional maupun regional…. selengkapnya
Rp 152.000 Rp 190.000Penulis : Ridho Al-Hamdi Tebal : xviii + 164 hlm Ukuran : 21 x 26 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : Diskursus tentang partai politik Islam di Indonesia tak lekang ditelan zaman sejak negeri ini belum merdeka hingga sekarang. Bahkan perjuangan kemerdekaan tidak bisa dilepaskan dari perjuangan politik Islam, begitu juga setelah kemerdekaan. Sebagai… selengkapnya
Rp 69.530 Rp 81.800Toleransi sejak dahulu sudah mengakar dalam denyut nadi kehidupan masyarakat Indonesia, sehingga Indonesia dikenal sebagai Zamrud Toleransi. Nilai toleransi yang menjadi warisan budaya bangsa termanifestasi dalam unsur budaya material seperti simbol, praktik sosial, adat istiadat, dan tokoh-tokoh historis yang bijak bestari, maupun non-material seperti nilai-nilai kearifan, filosofi, mitologi, hingga pandangan hidup masyarakat yang luhur dan… selengkapnya
Rp 100.000 Rp 125.000Penulis : Faisal Ismail Tebal : 460 hlm Ukuran : Penerbit : Ircisod Deskripsi : Didirikan pada tahun 1926, usia Nahdlatul Ulama tentulah sudah tidak muda lagi. Sebagai organisasi keagamaan terbesar di tanah air, Nahdlatul Ulama telah melalui beragam rintangan, karena begitu panjang waktu yang telah ia tempuh. Dan, karena panjangnya waktu yang telah ditempuh… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Penulis : Nicholas Abercrombie Tebal : xvi + 710 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Pustaka Pelajar Deskripsi: Kamus sosiologi ini memberikan pandangan dan pengertian mengenai alat-alat dan perangkat analitis secara jelas baik dari tradisi sosiologi klasik maupun kontemporer. Para penulis kamus ini semuanya adalah para guru besar sosiologi yang telah dikenal… selengkapnya
Rp 127.500 Rp 150.000Penulis : Ana Nadhya Abrar Tebal : 279 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi: Jurnalisme bisnis merupakan jenis jurnalisme berdasarkan masalah yang dicakup yang menyiarkan berita tentang perubahan ekonomi yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Dalam praktiknya, jurnalisme bisnis menelusuri, mencatat, dan menganalisis semua perubahan ekonomi itu, baik yang terjadi… selengkapnya
Rp 70.550 Rp 83.000Institusi badan anti-korupsi semenjak akhir abad ke-20 cenderung menjadi populer di berbagai negara sebagai strategi utama dalam pemberantasan korupsi, tetapi kemampuan institusi ini masih penuh teka-teki. Ada hal yang paradoks dalam menggunakan institusi jenis ini sebagai strategi utama pemberantasan korupsi, karena kecenderungan negara-negara yang membentuk institusi ini adalah negara-negara yang baru mengalami transisi menuju demokrasi…. selengkapnya
Rp 52.000 Rp 65.000Bersama dua anak kandungnya yang tak dapat kita tolak kelahirannya, kebebasan dan HAM, arus modernitas terus bergerak cepat ke depan. Sementara, umat Islam tetap berada dalam keadaan stagnan. Akibatnya, realitas kebudayaan kaum Muslimin di seluruh dunia termarginalisasi. Tradisi dan kebiasaan-kebiasaan mereka dicabik-cabik dan digerus oleh proses modernitas. Bahkan, di banyak negara Islam, umat Islam menjadi… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Christopher A. Woodrich Tebal : 118 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : In the early 20th century, the Dutch East Indies was a colony in flux. Greater access to education meant an increasingly literate financial elite and, thus, a burgeoning literary industry. The lower class, meanwhile, found… selengkapnya
Rp 43.350 Rp 51.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.