● online
- Pengantar Manajemen Edisi Revisi....
- Sarung Tenun Indonesia: Ensiklopedia, Filosofi, Mo....
- Banjir Pesisir, Kajian Dinamika Pesisir Semarang....
- Prinsip Teori Informasi Kuantum Edisi 2....
- Metode Penelitian Kepustakaan Library Research Kaj....
- Pengantar Studi Seni Rupa....
- Dari K-Pop hingga Mi Instan....
- Membaca Sastra Membaca Dunia....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Ekranisasi Awal: Bringing Novels to The Silver Screen in The Dutch East Indies
Rp 43.350 Rp 51.000| ISBN | 978-602-386-262-7 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial Politik |
In the early 20th century, the Dutch East Indies was a colony in flux. Greater access to education meant an increasingly literate financial elite and, thus, a burgeoning literary industry. The lower class, meanwhile, found its entertainment in stage performances—oral literature often loosely adapted from famous novels. The film industry itself was attempting to find a successful formula, and in its early years faced heavy competition from the theatre. Educated women called for women’s rights and protection of women’s welfare as the economy began to transform from one based on the production of raw goods to one based in manufacturing.
Ekranisasi Awal: Bringing Novels to The Silver Screen in The Dutch East Indies
Penulis : Christopher A. Woodrich
Tebal : 118 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : UGM Press
Deskripsi :
In the early 20th century, the Dutch East Indies was a colony in flux. Greater access to education meant an increasingly literate financial elite and, thus, a burgeoning literary industry. The lower class, meanwhile, found its entertainment in stage performances—oral literature often loosely adapted from famous novels. The film industry itself was attempting to find a successful formula, and in its early years faced heavy competition from the theatre. Educated women called for women’s rights and protection of women’s welfare as the economy began to transform from one based on the production of raw goods to one based in manufacturing.
In this turbulent background, the social act of adapting films from novels emerged. This phenomenon began in 1927 with the adaptation of Eulis Atjih by G. Krugers and ended in 1942—before the Japanese occupation—with the adaptation of Siti Noerbaja by Lie Tek Swie. A total of eleven films were adapted from eight novels in the Indies. Only one author had multiple works adapted, and two novels were adapted more than once. The nine producers and directors involved in adapting novels came from a variety of ethnicities. The works adapted, meanwhile, were generally popular in wide society—though often best known through stage performances and adaptations.
The adaptation process from this period has been little understood, yet important for understanding the history of screen adaptations, which are quickly becoming the most lucrative type of film in Indonesia. This exciting new contribution sheds light on the obscure history of film adaptation in Indonesia and lays the groundwork for further research.
Tags: sosial politik, ugm press
Ekranisasi Awal: Bringing Novels to The Silver Screen in The Dutch East Indies
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.160 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
kami bertiga menggunakan nama lain selama pergi, ke mana pun. Sejak sekarang, namaku menjadi Latifa. Nama yang akan tertera saat aku menandatangani kesaksian.” Buku yang ada di tangan Anda ini adalah kesaksian itu. Memoar tentang kehidupan gadis usia enambelas di bawah rezim Taliban yang menguasai Afghanistan. Kesaksian di Paris yang dilakukan Latifa dan ibunya… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Nasir Tamara (Editor) Tebal : xiv + 796 hlm Ukuran : 17,5 x 25 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : “Makin dalam dan pentingnya teknologi digital satu dekade terakhir dan bagaimana teknologi itu telah membantu pemerintah menjalankan roda pemerintahan selama pandemi Corona yang dimulai sejak awal 2020 membuat saya tertarik untuk menyunting… selengkapnya
Rp 276.000 Rp 345.000Penulis : Ratna Noviani (Editor) Tebal : xviii + 285 hlm Ukuran : 15 x 22,5 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Representasi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Ia berkelindan dalam banyak aktivitas kita, mulai dari cara kita memandang diri sendiri, orang lain, objek, dan dunia di sekitar kita. Melalui… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Muhammad Mu’iz Raharjo Tebal : x + 280 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : Buku ini hadir untuk mengurai semua hal penting yang terkait dengan Pokok-Pokok Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial di Indonesia. Bagian pertama menjelaskan tentang Makna Pemerintahan, Fungsi Pemerintahan, Kewajiban Pemerintahan. Bagian kedua tentang… selengkapnya
Rp 159.630 Rp 187.800Buku ini menawarkan kontribusi intelektual dalam kajian seputar perkembangan pesantren di pulau Jawa. Penelitiannya difokuskan pada tiga pesantren salaf: (1) Pesantren Langitan yang berdiri pada 1865 dan menjadi salah satu pesantren yang cukup berpengaruh di pulau Jawa; (2) Pesantren Bata-Bata yang merupakan pesantren besar di Madura dan berlokasi di Pamekasan; dan (3) Kedinding Lor, pesantren… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000Buku ini ditulis dengan tujuan supaya para pembaca dapat mengetahui lebih banyak mengenai Komunikasi Antarpribadi. Pembahasan singkat di sini meliputi deskripsi komunikasi antarpribadi, pesan-pesan verbal dan nonverbal, kemudian berusaha untuk memahami hakikat hubungan antarpribadi dan peran komunikasi dalam tahap pengembangan sampai pada pemutusan hubungan dan memanajemen konflik antarpribadi secara efektif. Tidak lupa teori yang dibahas… selengkapnya
Rp 33.830 Rp 39.800Penulis : Mhd Halkis Tebal : xii + 262 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Bertitik tolak dari kritik Edmund Husserl terhadap dunia modern yang menekankan pada dunia yang objektif, serba formalistik, materialistik, dan mekanik sebagai penyebab kehancuran nilai kemanusian di zaman kita. Teknologi berhasil memanjakan kita akan… selengkapnya
Rp 76.000 Rp 95.000Mengapa kalangan teknik dan sains banyak terlibat dalam gerakan Islam ekstrem?
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Devy Putri Kussanti, Susilowati, Yusmawati Tebal : viii + 78 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : Lahirnya ilmu sosiologi komunikasi dikarenakan adanya kecenderungan semakin meningkatnya penilaian dan perubahan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan adanya Revolusi Perancis menyebabkan masyarakat semakin memahami bahwa adanya interaksi sosial antara… selengkapnya
Rp 88.230 Rp 103.800Penulis : Micahel H. Hart Tebal : 500 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi :
Rp 119.000 Rp 140.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.