Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Not Everything is Worth Your Time; Cara Mudah Meny
- Islam Bajo (Agama Orang Laut)
- Menggagas Etika Islami untuk Abad ke-21: Sebuah Ek
- Bimbingan dan Konseling PAUD
- Jalan Tengah: Renungan Politik dan Budaya di Era E
- Personality Plus At Work, Sukses Berkarir dengan B
- Yang Menguar di Gang Mawar
- Analisis Farmasi dengan Spektroskopi Uv-Vis dan Ke
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Wajah Terlarang
Rp 51.000 Rp 60.000| ISBN | 978-602-0809-35-9 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial Politik |
Wajah Terlarang
Penulis : Latifa
Tebal : xx + 268 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Gading Publishing
Deskripsi :
Kami bertiga menggunakan nama lain selama pergi, ke mana pun. Sejak sekarang, namaku menjadi Latifa. Nama yang akan tertera saat aku menandatangani kesaksian.”
Buku yang ada di tangan Anda ini adalah kesaksian itu. Memoar tentang kehidupan gadis usia enambelas di bawah rezim Taliban yang menguasai Afghanistan. Kesaksian di Paris yang dilakukan Latifa dan ibunya serta Diba – perempuan muda yang juga menyelenggarakan sekolah rahasia bagi anak-anak Afghanistan. Tiga perempuan ini mengabarkan kepada publik internasional tentang situasi di Afghanistan atas undangan majalah Elle yang juga difasilitasi oleh pemerintah Prancis. Sejak kedatangannya di Paris, 2 Mei 2001, mereka tak bisa pulang. Taliban mengeluarkan fatwa bagi perempuanperempuan yang berada di Perancis ini untuk dibunuh jika kembali ke Afghanistan. Mereka dianggap telah berdusta dan mencela Taliban.
Fatwa yang dikeluarkan tanpa tahu siapa mereka bertiga ini sebenarnya, karena sejak terekspos media, mereka menggunakan penutup wajah dan menggunakan nama samaran.
Kehidupannya berubah menjadi petualangan memperbarui visa dan berbagi hidup dengan para pengungsi lainnya. Keluarga ini terkoyak, ayah-ibu dan seorang anak perempuannya berada di Paris, satu anak yang lain di Rusia, satunya lagi di Amerika Serikat, sementara dua anak lainnya di Pakistan. Masa depan menjadi jauh dari bayangan. Apakah akan bisa sekolah lagi? Bagaimana memulai lagi?
Latifa menuliskannya bersama Chekeba –Presiden Asosiasi Pembebasan Afghanistan, ketika perempuan muda ini tak bisa pulang dan menjadi pengungsi di Prancis. Terdiri dari tujuh bab yang menuturkan secara lengkap kondisi kehidupan warga sipil menjelang berakhirnya perang saudara melawan Mujahiddin (19931996) dan datangnya Taliban menguasai Afghanistan. Bisa dibilang, ini adalah kisah pribadi yang mengilustrasikan konteks yang lebih luas. Menyinggung situasi politik yang tak terduga, keadaan ekonomi yang sulit, kehidupan sosial, budaya serta kesehatan yang merosot tajam, hingga pendidikan yang semakin mustahil.
Kisah ini begitu kuat karena dituturkan dari sudut pandang perempuan sebagai pihak paling rentan menjadi korban dalam perang atau konflik. Meskipun Latifa –penulisnya berasal dari keluarga menengah yang mendapat pendidikan baik tampak lebih beruntung dari keluarga-keluarga lain yang miskin atau dimiskinkan akibat perang berkepanjangan. Berbeda dengan yang dikabarkan oleh suratkabar, memoar ini secara gamblang bertutur tentang emosi dan menyentuh hal-hal keseharian. Rasa sedih, kecewa, marah, putus asa serta kesakitan dan ketakutan yang tak dikabarkan oleh para wartawan, membuat situasi tampak sangat memprihatinkan luar biasa.
Wajah Terlarang
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.089 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Komitmen Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) oleh seluruh negara di dunia menegaskan keprihatinan dan kekhawatiran semua pihak semakin memburuknya kondisi bumi dan seluruh kehidupan di dalamnya. Harus ada gerakan global untuk mencegah kehancuran, memperbaiki kerusakan, mengubah perilaku pemenuhan kebutuhan hidup yang salah, dan meningkatkan kualitas hidup seluruh penduduk bumi tanpa ada yang tertinggal… selengkapnya
Rp 76.800 Rp 96.000Penulis : Muhammad Muiz Raharjo Tebal : x + 278 hlm Ukuran : 16 x 23 cm Penerbit : Gava Media Deskripsi : Pemerintahan merupakan ilmu populer yang sudah, sedang, dan akan terus dibicarakan dalam setiap kesempatan. Membedah Pemerintahan dalam Prespektif Manajemen, Organisasi, Administrasi, dan Kepemimpinan akan mengantarkan kedalam pemahaman yang utuh dan menyeuluruh. Buku… selengkapnya
Rp 65.450 Rp 77.000Buku Pembangunan Sosial: Teori dan Praktik ini mengantarkan pembaca untuk familiar dengan diskusi-diskusi pembangunan sosial di berbagai belahan dunia dalam rentang waktu lima puluh tahun terakhir. Penulis menggarisbawahi bahwa kebutuhan untuk memanfaatkan kekuasaan dan sumber-sumber negara untuk pembangunan sangatlah besar. Walaupun penulisan buku ini berangkat dari kerangka sosial demokrasi, penulis juga mengadaptasikan kerangka tersebut dalam konteks pembangunan… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Penulis : Diego Gambetta dan Steffen Hertog Tebal : xxvi + 292 hlm Ukuran : 14,5×21 cm Penerbit : Gading Publishing Deskripsi : Mengapa kalangan teknik dan sains banyak terlibat dalam gerakan Islam ekstrem?
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Humprey Wangke Tebal : xii + 204 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Setiap tema kajian dalam buku ini menganalisis elemen-elemen penting terkait perkembangan konsep maritim Indonesia, tantangan, dan kendala. Demikian juga berbagai peluang bagi Indonesia dalam mewujudkan kekuatan maritim Indonesia, baik sebagai hub maupun gate yang mampu mendukung dan… selengkapnya
Rp 64.000 Rp 80.000Buku ini menawarkan kontribusi intelektual dalam kajian seputar perkembangan pesantren di pulau Jawa. Penelitiannya difokuskan pada tiga pesantren salaf: (1) Pesantren Langitan yang berdiri pada 1865 dan menjadi salah satu pesantren yang cukup berpengaruh di pulau Jawa; (2) Pesantren Bata-Bata yang merupakan pesantren besar di Madura dan berlokasi di Pamekasan; dan (3) Kedinding Lor, pesantren… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000Penulis : George Orwell Tebal : 282 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Deskripsi : Bagaimana Si Miskin Mati, esai-esai dalam kumpulan ini mencerminkan hal-hal yang mempengaruhi dan mendefinisikan George Orwell sebagai seorang penulis. Dalam Hukuman Gantung, Menembak Seekor Gajah, dan Marrakesh, misalnya, tercerminkan sikap anti-imperialismenya yang kuat, yang terpicu oleh pekerjaannya sebagai seorang… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Xueyuan Tian Tebal : xxvi +534 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Pustaka Obor Indonesia Deskripsi : “Perdebatan mengenai baik atau buruknya jumlah penduduk yang besar (atau kecil) di suatu negara tak pernah berhenti. Pada akhir abad ke-18, Malthus mengungkapkan beban ekonomi dari pertumbuhan penduduk yang cepat. Jumlah penduduk tumbuh… selengkapnya
Rp 100.000 Rp 125.000Penulis : Elva Rahma dan Testiani Makmu Tebal : x + 162 hlm Ukuran : 15,8 x 23 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : Sumber informasi perpustakaan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pengujung untuk datang atau memanfaatkan layanan perpustakakan. Para pustakawan yang bekerja dalam pengembangan sumber informasi hendaknya memahami filosofi yang mendasari tugasnya… selengkapnya
Rp 67.830 Rp 79.800Penulis : Agus Dwiyanto Tebal : 448 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Buku ini mencoba membahas berbagai isu dan problem yang sekarang ini dihadapi oleh para akademisi dan praktisi administrasi publik, terutama terkait dengan problem praktikal yang sekarang ini dihadapi oleh pemerintah. Ada banyak problem yang sekarang… selengkapnya
Rp 105.400 Rp 124.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.