Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Administrasi Publik: Sustainable Development Goals (SDGs)
Rp 76.800 Rp 96.000| ISBN | 978-602-433-787-2 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial Politik |
Penulis : Djonet Santoso
Tebal : xxviii + 300 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Pustaka Obor Indonesia
Administrasi Publik: Sustainable Development Goals (SDGs)
Komitmen Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) oleh seluruh negara di dunia menegaskan keprihatinan dan kekhawatiran semua pihak semakin memburuknya kondisi bumi dan seluruh kehidupan di dalamnya. Harus ada gerakan global untuk mencegah kehancuran, memperbaiki kerusakan, mengubah perilaku pemenuhan kebutuhan hidup yang salah, dan meningkatkan kualitas hidup seluruh penduduk bumi tanpa ada yang tertinggal (no one left behind). Usaha-usaha peningkatan kesejahteraan hidup umat manusia harus berjalan seiring dengan langkah-langkah bijak pengelolaan sumber daya alam dan pelestarian alam. Gerakan pembangunan global ini tidak cukup bisa dilakukan dengan 8 tujuan seperti dalam skema gerakan sebelumnya dalam kemasan Millenium Development Goals (MDGs) pada periode tahun 2000-2015. Mandat gerakan pembangunan global SDGs dilakukan melalui 17 tujuan, 169 target, dan 241 indikator. Indonesia berkomitmen untuk ikut mewujudkan semangat SDGs dengan mengintegrasikannya dalam skema dan proses pembangunan nasional.
Langkah-langkah konkrit telah disepakati dan dijalankan di tingkat nasional untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan tahun 2030. Berbagai kebijakan nasional telah dikaji ulang, direvisi, disempurnakan, termasuk juga kebijakan-kebijakan baru yang disusun untuk mewujudkan komitmen tersebut. Publikasi dan sosialisasi perhelatan ini telah begitu banyak dilakukan dan akan terus dilakukan untuk membangun kesadaran dan komitmen partisipasi semua pihak di seluruh tanah air. Pemerintah bersama para pemangku kepentingan dan penggiat pengembangan masyarakat telah bermitra dan melakukan banyak kerjasama untuk mewujudkannya. SDGs adalah kemasan yang di dalamnya berisi berbagai hal berkenaan dengan kehidupan dan permasalahan kita sehari-hari. Persoalan yang begitu kompleks dipermudah menjadi 17 masalah besar yang harus diselesaikan secara bersama-sama. Kesepakatan ini harus menjadi panduan dalam perencanaan dan pelaksnaan pembangunan nasional dan juga daerah.
SDGs adalah kita. Buku ini disusun untuk membantu mengisi celah-celah yang tidak terjangkau oleh gerakan nasional pencapaian SDGs. Sebagai pembuka pintu bagi masyarakat luas dan para mahasiswa, khususnya di daerah, untuk masuk dalam pemahaman mendalam tentang SDGs. Isi buku ini menghimpun banyak catatan penting dari keterlibatan penulis dalam program dan kegiatan SDGs, berisi tentang pemahaman substantive SDGs dan bagaimana praktek administrasi publik bisa efektif mewujudkannya. Asumsi yang mendasari penulisan ini adalah bahwa kerangka besar SDGs tidak cukup mudah dimengerti sampai ketika itu dilaksanakan. Praktek administrasi publik berkewajiban untuk menterjemahkan pemikiran besar SDGs ke dalam panduan pelaksanaan untuk mencapainya. Pelaksanaan kerangka besar SDGs harus mudah dimengerti oleh administrator publik sampai ke unit terbawah untuk bisa menyuguhkan praktek administrasi publik yang efektif mendukung berbagai usaha pencapaian target-target SDGs tahun 2030. Melalui perannya yang kondusif, praktek administrasi publik yang efektif menjadi kunci pencapaian target-target tersebut. Tidak hanya administrasi publik di tingkat nasional tetapi juga, justru yang terpenting, administrasi publik di daerah sampai ke tingkat kelurahan dan desa. SDGs adalah kita.
Tags: obor indonesia, sosial politik
Administrasi Publik: Sustainable Development Goals (SDGs)
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.620 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Y. Wahyu Saronto Tebal : xiv + 292 hlm Ukuran : 16 x 23 cm Penerbit : Andi Deskripsi: Dilihat dari sejarahnya, intelejen berkaitan erat dengan perang. Bahkan intelijen sudah dikenal saat manusia mengenal perang itu sendiri. Sejak perang masih dalam bentuknya yang sangat sederhana, intelijen telah memegang peranan penting. Kini, intelijen tidak… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Penulis : Diandra Megaputri Mengko (Editor) Tebal : xiv + 166 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Orde Baru merupakan suatu periode dalam lintasan sejarah Indonesia yang selalu menarik untuk dibahas secara akademik. Selama lebih dari tiga dekade, periode Orde Baru hanya direpresentasikan oleh satu rezim pemerintahan yang… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 85.000Penulis : Hasanatul Jannah Tebal : 344 hlm Ukuran : Penerbit : IRCiSoD Deskripsi : Bagi masyarakat Madura, nyai tidak hanya menjadi simbol keilmuan dan keagamaan, tetapi juga sebagai simbol perlawanan atas berbagai ketidakadilan. Meskipun ketokohannya kerap dianggap tidak sentral di dalam masyarakat patriarki di Madura, ternyata para nyai memiliki peran yang signifikan, yang berhasil… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Bersama dua anak kandungnya yang tak dapat kita tolak kelahirannya, kebebasan dan HAM, arus modernitas terus bergerak cepat ke depan. Sementara, umat Islam tetap berada dalam keadaan stagnan. Akibatnya, realitas kebudayaan kaum Muslimin di seluruh dunia termarginalisasi. Tradisi dan kebiasaan-kebiasaan mereka dicabik-cabik dan digerus oleh proses modernitas. Bahkan, di banyak negara Islam, umat Islam menjadi… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Munandjar Widiyatmika Tebal : 179 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Cendana sebagai tumbuhan semi parasite yang secara alamiah tumbuh di lingkungan tanah berformasi batu karang dan iklim yang kering, merupakan tumbuhan asli Nusa Tenggara Timur. Karena kegunaan kayu cendana sebagai bahan perabotan mewah, bahan kosmetik, obat-obatan… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Linda Rae Bennett, Sharyn Graham Davies Tebal : x + 460 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Seks, seksualitas dan relasi seksual adalah topik-topik yang diperdebatkan secara hangat di Indonesia, sehingga memicu respons-respons yang kompleks dan seringkali emosional. Buku ini mengeksplorasi topik-topik ini dalam beragam cara. Pertama, menyoroti sejarah dan… selengkapnya
Rp 128.000 Rp 160.000Wacana moderasi Islam kian hari semakin deras arus relevansinya dengan kompleksitas problem modernitas kita hari ini. Gagasan utamanya ialah menentang segala bentuk kekerasan, ekstremisme, terorisme, fanatisme, dan sejenisnya. Oleh Cak Nur, moderasi Islam digambarkan sebagai cara pandang maupun sikap keagamaan sebuah masyarakat yang lebih menekankan karakter moderat (ummatan wasathan). Salah satu ciri utamanya, mereka mengedepankan… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Abdullah Idi Tebal : xxvi + 248 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Tiara Wacana Deskripsi : Berangkat dari asumsi bahwa asimilasi merupakan faktor pendorong mobilitas vertikal (sosial ekonomi) bagi pendatang (imigran), banyak negara pernah begitu yakin untuk menyokong sepenuhnya kebijakan asimilasi sekalipun hal itu harus… selengkapnya
Rp 53.600 Rp 67.000Penulis : Mohammad Zaki Arrobi Tebal : xviii + 168 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Runtuhnya Orde Baru pada tahun 1998 mengubah lanskap sosial-politik Indonesia. Rezim otoritarian tumbang diterjang gelombang demokratisasi. Perubahan lanskap sosial-politik juga mengubah dinamika dan wajah aktivisme Islam di kampus. Pasca-Soeharto, tidak ada lagi… selengkapnya
Rp 56.100 Rp 66.000Pesantren adalah khazanah unik milik bangsa Indonesia. Dari rahim pesantren, lahir pemikir dan penggerak kemajuan bangsa, seperti Hadhratusyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari, KH. A. Wahab Hasbullah, KH. A. Wahid Hasyim, KH. MA. Sahal Mahfudh, KH. Maimoen Zubair, KH. A. Mustofa Bisri, KH. Afifuddin Muhajir, KH. Bahauddin Nursalim, atau KH. Ulil Abshar-Abdalla. Pesantren mampu melahirkan tokoh-tokoh… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.