Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Sejarah Indonesia Masa Kemerdekaan
- Anak Jakarta Barat di Australia Barat; Tidak Ada y
- Gerakan Sosial Pemberdayaan Masyarakat Sipil
- Akuntansi Keperilakuan
- Meraup Untung dengan Digital Marketing; Strategi d
- SKD (Seleksi Kemampuan Dasar) + SKB (Seleksi Kemam
- Lokalitas Kisah Ibrahim dan Musa (Antara Tafsir Al
- Diplomasi Kebudayaan
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Begitulah, Kutulis Sejarah Para Perempuan
Rp 51.000 Rp 60.000| ISBN | 978-602-391-801-0 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Puisi |
Begitulah, Kutulis Sejarah Para Perempuan
Penulis : Nizar Qabbani
Tebal : 108 hlm
Ukuran : cm
Penerbit : Diva Press
Deskripsi :
Kepenyairan Nizar Qabbani memang telah menyita perhatian banyak orang. Tema-tema cinta yang ia angkat membuat dirinya ditahbiskan sebagai Penyair Cinta atau Penyair Perempuan abad modern. Dari sekian banyak puisi cintanya, Nizar selalu berbicara tentang perempuan atau kadang kala ia bersuara begitu lantang atas nama perempuan. Nizar memang pribadi yang mampu menciptakan romantisme mendalam tentang cinta, tetapi ia tidak pernah lupa untuk menyuarakan hak-hak perempuan.
Saya menikmati puisi-puisi Nizar Qabbani ini seperti bukan karya terjemahan. Diksinya terjaga dengan sangat baik. Maka dalam setiap larik puisi yang terkesan sederhana itu, ada kedalaman makna, simbolisme, dan pesan filosofi yang kerap mengajak kita pada kekhasan puisi-puisi para penyair sufi.—Maman S. Mahayana, kritikus dan pengajar di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia.
Tags: diva press, puisi
Begitulah, Kutulis Sejarah Para Perempuan
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.967 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Joko Pinurbo Tebal : 84 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Deskripsi : Bangun tidur, ia langsung menghidupkan telepon genggam: mudah-mudahan ada pesan Masih ngantuk. Masih ada kabut mimpi di matanya. Masih temaram Sebenarnya apa perlunya pagi-pagi menyalakan telepon genggam? Paling-paling cuma dapat pesan ringan: ‘Bagaimana tidurmu semalam? Sarungnya enak kan?… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Hasan Aspahani Tebal : 60 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Sajak-sajak di buku ini, sebagian besar, saya tulis dalam perjalanan. Awal September 2016, Taiwan Leisure Farm Development Association mengundang sejumlah jurnalis Indonesia bertandang. Terikutlah saya di program bernama Indonesia Media Trip itu. Kami mengunjungi beberapa… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Seluruh bagian bangunan itu seakan-akan hidup; bangunan itu menyerapku, lambungnya yang besar mencernaku dengan perlahan. Mungkin ia telah mulai mencernaku saat pertama kali aku menginjakkan kaki di sana, tetapi aku masih dapat mengingat dengan jelas hari itu ketika untuk pertama kalinya aku tersadar akan kekuatannya. Aku berdiri dengan perlahan. Meskipun tidak ada jiwa lain kecuali… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : D. Zawawi Imron Tebal : 104 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Melanjutkan debar lembab malam sehabis subuh Aku terasa berada di tangga rapuh dengan kelenjar jiwa yang melepuh Dan tidur disebut mati karena menolak tersenyum di waktu pagi Serta keringat disayang-sayang dan disimpan di hati… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Iman Budhi Santosa Tebal : x + 86 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Interlude Deskripsi : Sinau maca mawi kaca, Sinau maos mawi raos (R.M. Sosrokartono) Agak berbeda dengan kumpulan-kumpulan sebelumnya, antologi puisi “Belajar Membaca Peta Buta” ini sengaja memuat puisi-puisi dari tahun 2013-2017 dengan tema dan judul nyaris… selengkapnya
Rp 39.950 Rp 47.000Lewat beribu musim, lagumu bertahan pada lambaian anak di ladang Sajak pulang teringat kandang Kalau matahari ganas ada angin yang menyabarkannya Karena antara api dan air dalam jiwa tak terpisahkan Maka itu aku berdendang mengelus pucuk sampai ke akar Kalau lelap kepundan atas lautan Damai di bawah siwalan. Tidurlah! Jangan berbantal masa depan. Dan ke… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000terlentang ke arah matahari. tanah subur. mata mengerjap ditimpa sinar. menakar kedalaman, menanam benih, –terbayang bunga mekar bergetar, buah berguncang. tegalan gembur. begitu gegap kita garap. bagai gemuruh musim hujan, kita sergap- menyergap. –“terus, benam lebih dalam,” katamu menatap rindang. ya, aku paham. * Puisi-puisi dalam buku ini—sebagaimana kebanyakan tumpuan artikulasi puisi Aslan Abidin—menggarap arena… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000datang dari negeri jauh, kau meminta kita berjumpa di tepi mahakam. aku ingin melihat batubara dibawa pergi, katamu. … apa yang paling menyedihkan sejak aku hidup di tempat ini? apa yang paling menyedihkan selain tahu ada yang diambil tetapi kita tidak melihatnya? – Di Tepi Mahakam Dahri Dahlan dalam buku ini seperti hendak berteriak dengan… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Nezar Patria Tebal : 100 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi :
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Agus Noor Tebal : 171 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Puisi-puisi Agus Noor bukanlah puisi yang membuat kening kita berkerut, tetapi membawa kita dalam kehangatan. Kata-kata itu seperti menyentuh perasaan kita dengan lembut dan kadang tak terduga, kemudian terasa lega. (Sha Ine Febriyanti) Seperti menikmati… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.