● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Belajar Membaca Peta Buta
Rp 39.950 Rp 47.000| ISBN | 978-602-5873-20-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Puisi |
Belajar Membaca Peta Buta
Penulis : Iman Budhi Santosa
Tebal : x + 86 hlm
Ukuran : 14 x 21 cm
Penerbit : Interlude
Deskripsi :
Sinau maca mawi kaca,
Sinau maos mawi raos
(R.M. Sosrokartono)
Agak berbeda dengan kumpulan-kumpulan sebelumnya, antologi puisi “Belajar Membaca Peta Buta” ini sengaja memuat puisi-puisi dari tahun 2013-2017 dengan tema dan judul nyaris sama. Yakni, belajar. Belajar mengupas, menelisik dan memahami berbagai fenomena kehidupan di sekitar kita. Soalnya, walaupun sudah membekal berbagai referensi ilmu pengetahuan dan pengalaman pribadi, kita masih sering gagap jika menghadapi hal-hal yang belum sepenuhnya dimengerti, sehingga ketika mendedahnya jadi mirip “membaca peta buta”. (Iman Budhi Santosa)
Belajar Membaca Peta Buta
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.345 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Bukan baju yang aku cabut dari tubuhku, tapi kulit yang aku sayat dengan kedua tanganku. Tidak, bukan dia yang mengkhawatirkan yang aku tinggalkan di belakangku, tetapi hati yang dihunjam oleh lapar dan haus. Tetapi aku tidak bisa menunda kepergian ini. *** Al-Mustafa setelah bertahun-tahun melalui hari-hari yang penuh duka di dalam dinding kota Orfulis, dan… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Nezar Patria Tebal : 100 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi :
Rp 42.500 Rp 50.000Suatu hari terjadi pertengkaran antara pelayan keluarga Banamali dan Himangshu. Pertengkaran mereka berakar dari masalah parit saluran air yang memisahkan taman Banamali dan rumah Himangshu. Pada salah satu sisi parit tumbuh sebuah pohon limau. Ketika buah limau itu mulai ranum, pelayan keluarga Banamali mencoba memetiknya, sementara pelayan keluarga Himangshu mencegahnya dan mereka mulai bertengkar hebat… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000bulu matamu: padang ilalang Di tengahnya sebuah sendang Kata sebuah dongeng. Dulu ada seorang musafir datang bertapa untuk membuktikan apakah benar wajah bulan bisa disentuh lewat dasar sendang Ia tak percaya, maka ia menyelam Tubuhnya tenggelam dan hilang di arus maha dalam. Arwahnya menjelma pusaran air berwarna hitam Bulu matamu: padang ilalang.
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Faruq Juwaidah Tebal : 104 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Deskripsi : “Andai aku diberi pilihan tentang suatu negeri Kukatakan bahwa engkau adalah negeriku Jika aku melupakanmu, oh kekasih hidupku Maka hatiku yang tulus juga akan melupakanku Jika aku tersesat di tengah jalan Di matamu alamatku” (Faruq Juwaidah)
Rp 42.500 Rp 50.000Penuli : Kang Maman Tebal : 172 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Sedari bulan tiga Aku pulang ke rumah Meremas cemas dan resah Melangitkan doa 12 tanggalnya Bulan kelima Ibu mertua Kembali pulang ke haribaan-Nya 12 tanggalnya Ketujuh bulannya Ibuku tercinta Pun kembali pulang ke haribaan-Nya Runtuh… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Engko Pasek Tamblingan, jani jan pejah engko, mai engko nunas Wisnu engko (Kalian Pasek Tamblingan, jika kalian mati/sakit, kemarilah untuk memohon air kehidupan). (Babad Kandan Sanghyang Merta Jati lembar ke-83a) Muman mingil kai bekhel smetwat Yus yata timtom fofuso Nu manggi uwel nekwaukhu Semfat yemse takhul yen Nasa aya khwas [Jalan ke tanah leluhurku tidak… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Penulis : Usman Arrumy Tebal : 84 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Deskripsi : Aku ingin jadi mata waktu Yang tahu cara memandang rindu Dengan denyut doa di jantung ibu Ibu meminjamiku mata Untuk melihat kehilangan Dan membalasnya dengan kehadiran Ibu meminjamiku waktu Untuk merangkai hidup Dengan penuh degup Aku ingin jadi mata… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000terlentang ke arah matahari. tanah subur. mata mengerjap ditimpa sinar. menakar kedalaman, menanam benih, –terbayang bunga mekar bergetar, buah berguncang. tegalan gembur. begitu gegap kita garap. bagai gemuruh musim hujan, kita sergap- menyergap. –“terus, benam lebih dalam,” katamu menatap rindang. ya, aku paham. * Puisi-puisi dalam buku ini—sebagaimana kebanyakan tumpuan artikulasi puisi Aslan Abidin—menggarap arena… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Lalu sungai itu, sungai itu, Kekasihku, bangkit menjadi zebu bertanduk badar yang berenang dari arus ketuban ke hilir perkabungan panjang. Dan di kaki-kaki Doa, ia bersimpuh dengan lenguh yang hanya dipahami sang Duka: “Ibu, di keheningan rahim-Mu, aku pulang sebagai hewan jantan yang terluka.” * Uroboro Syekh Kholil Bangkalani bukan hanya penulisan ulang, melainkan remitikalisasi… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.