● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Khamriyat; Puisi Anggur Terbaik dari Era Abbasiyah
Rp 59.500 Rp 70.000| ISBN | 978-623-189-457-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Puisi |
Penulis : Abu Nawas
Tebal : 208 hlm
Ukuran : 14 x 20 cm
Penerbit : Diva Press
Khamriyat; Puisi Anggur Terbaik dari Era Abbasiyah
Buku ini sungguh merupakan karya penting tentang salah seorang penyair besar dalam tradisi intelektual muslim. Bagian Pengantar Penerjemah: Jalan Kepenyairan Abu Nuwas laksana lampu senter yang menerangi lorong-lorong gelap berbagai kesalahpahaman yang selama ini terjadi. Dari sana, kita beroleh anggur puisi yang dituangkan sang penyair: segar, inspiratif, dan tentu saja menceburkan kita pada lautan pemikiran tasawuf yang begitu filosofis.
Maman S. Mahayana, Kritikus Sastra
Khamriyat menyediakan akses langka bagi pembaca Indonesia untuk mereguk puisi Abu Nuwas yang merayakan minuman anggur. Ditulis di lingkungan yang mengharamkan miras, puisi anggur Abu Nuwas menyiratkan kepelikan dan kerawanan yang selalu membayangi hubungan antara seni dan agama sejak dahulu sampai sekarang. Khalayak sastra Indonesia dapat memetik inspirasi berharga darinya.
Arif Bagus Prasetyo, Penerjemah dan Kritikus Sastra
Bagi saya, puisi-puisi Abu Nuwas dalam buku ini sangat mencengangkan sekaligus mencerahkan batin dan pikiran. Terbayang bagaimana penyair serius menulis puisi-puisinya dengan sepenuh hati, tergambar pula bagaimana puisi-puisi yang jujur ditulis dengan penuh gairah dan empati.
Acep Zamzam Noor, Penyair
Tags: diva press, puisi
Khamriyat; Puisi Anggur Terbaik dari Era Abbasiyah
| Berat | 210 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 302 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Haridewa Tebal : 116 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Sudah sejak dahulu kala sajak, puisi maupun prosa dijadikan ajang untuk menyebarkan ilmu secara inplisit, secara tak kentara, agar pembacanya tidak merasa digurui dan tanpa terasa para pembaca mendapatkan pemahaman ilmu tadi meski tanpa sengaja. Biasanya sajak… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Arif Rahman banyak menggunakan kata arkhais di dalam puisi-puisinya, tapi tanpa memanjakan pembaca dengan daftar sarikata. Tentu saja, cara ini tidak bertujuan ornamental belaka karena cara demikian boleh jadi akan menutup visi asali jalan puitiknya: seperti melabur gapura berbata merah dengan semen dan lepa. Dengan buku ini, penyair juga terobsesi untuk mengajak pembaca kisah-kisah Nabi… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Sifat lirik yang lebih pekat—dengan kata lain, kadar puisi yang besar, menghasilkan sajak-sajak indah, misalnya sajak Elegi, Sajak, Ibu dan Aku Kini Doa. Sajak-sajak itu tidak mengarahkan perhatian kepada satu pokok, akan tetapi mampu membuka pikiran, perasaan dan khayal kita untuk menghayati suatu wilayah pengalaman yang luas. Ini tidak mungkin terjadi kalau bahasa sajak-sajak itu… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Puisi itu adalah permainan bunyi. Tanpa memahami aspek bunyi dengan baik maka sulit seorang penyair dapat mencipta puisi dengan bunyi indah, merdu, dan berkualitas. Selain itu, sebagai penikmat karya sastra kita juga perlu mengenal unsur-unsur bunyi dalam puisi agar dapat memahami puisi lebih dalam, nikmat, dan terarah. Buku ini berisi penjelasan singkat secara sistematis mengenai… selengkapnya
Rp 148.580 Rp 174.800Penulis : D. Zawawi Imron Tebal : 104 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Melanjutkan debar lembab malam sehabis subuh Aku terasa berada di tangga rapuh dengan kelenjar jiwa yang melepuh Dan tidur disebut mati karena menolak tersenyum di waktu pagi Serta keringat disayang-sayang dan disimpan di hati… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Lewat beribu musim, lagumu bertahan pada lambaian anak di ladang Sajak pulang teringat kandang Kalau matahari ganas ada angin yang menyabarkannya Karena antara api dan air dalam jiwa tak terpisahkan Maka itu aku berdendang mengelus pucuk sampai ke akar Kalau lelap kepundan atas lautan Damai di bawah siwalan. Tidurlah! Jangan berbantal masa depan. Dan ke… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Objek-objek yang kelihatannya berjauhan sifat dan hakikatnya itu dikondensasikan dalam satu bayangan tunggal. Dalam keadaan demikian, pembaca yang tidak mampu merunutbentukancitraan simbolik akan terganggu pemaknaannya meskipun pembaca yang bersangkutan cukup tercekam dengan pesona imaji surealistis itu. (Abdul Wachid B.S., penyair) Zawawi termasuk penyair alam yang besar karena bakat bersajaknya yang besar. Ia mampu mengeksploitasi lingkungan… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Seno Gumira Ajidarma Tebal : 108 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Manusia itu bebas, atau ditentukan kodrat? Dari dasar lautan, Wisanggeni sang Buronan, menyerbu kahyangan mencari jawab. Seru seperti cerita silat. Bijak seperti buku filsafat. Ringan seperti hiburan.
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Binhard Nurrohmat Tebal : 220 hlm Ukuran : cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Ada apa dengan Binhad dan kuburan? Lewat Kuburan Imperium (2019) dan lalu Nisan Annemarie (2020) kita seperti diajak berziarah dari satu makam ke makam lainnya. Bertekun dalam belantara imajinasi tradisional membuat Binhad menemukan gaya pengucapan baru dalam petualangan… selengkapnya
Rp 57.800 Rp 68.000Seluruh bagian bangunan itu seakan-akan hidup; bangunan itu menyerapku, lambungnya yang besar mencernaku dengan perlahan. Mungkin ia telah mulai mencernaku saat pertama kali aku menginjakkan kaki di sana, tetapi aku masih dapat mengingat dengan jelas hari itu ketika untuk pertama kalinya aku tersadar akan kekuatannya. Aku berdiri dengan perlahan. Meskipun tidak ada jiwa lain kecuali… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.