Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Manajemen Ternak Unggas....
- The Spirit in Man, Art, and Literature....
- Ibnu Sina: Biografi dan Intisari Filsafatnya....
- Cinta dan Ingatan....
- Mastering English Tenses, Grammar, Vocabulary, Bel....
- Perempuan: Agama, Stigma, Cita-cita....
- Muhammadanisme....
- Psikologi dan Keberagaman dalam Kehidupan Berbangs....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Semiotika dan Hipersemiotika: Kode Gaya dan Matinya Makna
Rp 102.000 Rp 120.000| ISBN | 978-602-0708-25-6 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Budaya |
Buku ini dimulai dengan definisi semiotika yang mencengangkan dari Umberto Eco. Secara tandas ia mewedarkan bahwa semiotika pada prinsipnya adalah “sebuah disiplin yang mempelajari segala sesuatu yang dapat digunakan untuk berdusta (lie).” Definisi Eco ini secara eksplisit menegaskan betapa sentral konsep dusta di dalam wacana semiotika, sehingga dusta tampaknya menjadi prinsip utama semiotika itu sendiri. Eco lalu melanjutkan: “Bila sesuatu tidak dapat digunakan untuk mengungkap dusta, maka sebaliknya ia tidak dapat pula digunakan untuk mengungkap kebenaran (truth)—ia pada kenyataannya, bahkan tidak dapat digunakan untuk mengungkapkan apa-apa”.
Semiotika dan Hipersemiotika: Kode Gaya dan Matinya Makna
Penulis : Yasraf Amir Piliang
Tebal : 386 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : Cantrik Pustaka
Deskripsi :
Buku ini dimulai dengan definisi semiotika yang mencengangkan dari Umberto Eco. Secara tandas ia mewedarkan bahwa semiotika pada prinsipnya adalah “sebuah disiplin yang mempelajari segala sesuatu yang dapat digunakan untuk berdusta (lie).” Definisi Eco ini secara eksplisit menegaskan betapa sentral konsep dusta di dalam wacana semiotika, sehingga dusta tampaknya menjadi prinsip utama semiotika itu sendiri. Eco lalu melanjutkan: “Bila sesuatu tidak dapat digunakan untuk mengungkap dusta, maka sebaliknya ia tidak dapat pula digunakan untuk mengungkap kebenaran (truth)—ia pada kenyataannya, bahkan tidak dapat digunakan untuk mengungkapkan apa-apa”.
Bertolak dari definisi tersebut, Yasraf Amir Piliang mengembangkan secara kreatif apa yang ia sebut sebagai hipersemiotika. Hipersemiotika, dengan demikian, adalah teori tentang dusta—tetapi juga dimaksudkan sebagai ikhtiar pelampauan atas selubung dusta demi merengkuh secara penuh (atau mungkin tak sepenuhnya utuh) tentang kebenaran yang terserak di dalam relasi-relasi sublim tanda, gaya, kode, makna, iklan, seni, agama, dan hal-hal yang menyehari di sekitar kita.
Tags: budaya, cantrik pustaka
Semiotika dan Hipersemiotika: Kode Gaya dan Matinya Makna
| Berat | 450 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.833 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Nasaruddin Umar Tebal : 272 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Menjadi Muslim di negara-negara yang mayoritas penduduknya non-Muslim tidaklah mudah; penuh dilema dan duka. Di satu sisi, mereka harus memegang teguh keyakinan agama terutama dalam praktik ibadah sehari-hari, di sisi lain mereka perlu menyesuaikan diri dengan… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Gunungan Wayang Kulit purwa atau Kayon adalah simbol hidup, gambaran alam semesta beserta isinya. Menjadi simbol hidup karena dalam pertunjukkan wayang kulit apabila kayon belum digerakkan oleh sang dalang berarti belum ada kehidupan, masih kosong, sepi, tak ada gerak, tidak ada dinamika. Bedhol kayon atau pertama kali Gunungan dicabut dari panggung pakeliran kemudian digerakkan oleh… selengkapnya
Rp 125.630 Rp 147.800Penulis : Mudjijono Tebal : 152 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi: Kemakmuran, kekayaan, dan kemajuan adalah dambaan manusia sejak dulu kala. Untuk mencapai, manusia bekerja keras memanfaatkan segala sumber daya yang mereka miliki. Begitu besarnya keinginan manusia untuk memanfaatkan sumber daya itu, sehingga ada yang rela menjual diri… selengkapnya
Rp 15.300 Rp 18.000Penulis : Rovi’i Tebal : 187 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Kebudayaan merupakan aspek terpenting dalam kehidupan manusia. Sejak awal peradaban hingga saat ini, kebudayaan menjadi landasan dalam membentuk identitas individu maupun masyarakat secara kolektif. Buku “Pengantar Ilmu Budaya: Pemahaman Kebudayaan dalam Memaknai Hidup Manusia” hadir untuk memberikan… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Suwardi Endraswara Tebal : 262 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi ; Sastra sebagai ilmu “pembaca” budaya akan banyak berhadapan tentang bagaimana manusia menciptakan sebuah karya sastra. Salah satu ranah kajian sastra yang bisa dikatakan sangat bersinggungan dengan manusia adalah antropologi sastra. Antropologi sastra barangkali terdengar asing di… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Mungkin banyak yang beranggapan bahwa kisah horor hanya berkutat pada tiga tempat saja, yaitu rumah sakit—khususnya kamar mayat, kuburan, dan rumah atau bangunan tua yang lama tak ditinggali. Nyatanya, tempat yang selalu dihiasi aktivitas ibadah seperti pesantren juga tak steril dari cerita mistik. Meski terkesan tak masuk akal, tetapi sesungguhnya ini adalah hal lumrah karena… selengkapnya
Rp 58.225 Rp 68.500Provinsi Sumatra Utara adalah salah satu provinsi Republik Indonesia di Pulau Sumatra, yang perjalanan sejarahnya terentang jauh sebelum terbentuknya provinsi ini. Jejak-jejak perjalanan budaya di provinsi ini selain dapat diketahui lewat sumber tertulis dan ragam tradisinya, juga tercermin pada berbagai tinggalan materi yang menjadi bahan kajian utama arkeologis. Sebaran data arkeologi di berbagai bentang alam… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Prapto Yuwono Tebal : x + 186 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Tiara Wacana Deskripsi : Manusia Jawa memiliki kekayaan ajaran tentang kesalehan hidup. Sekalipun demikian, sering terjadi salah tafsir mengenai ajaran-ajaran tersebut. Ajaran kejawen yang menjadi akar dari filosofi spiritualitas Jawa misalnya, bukan saja terabaikan, bahkan… selengkapnya
Rp 45.600 Rp 57.000Larasmadya. Demikian nama genre sebuah ekspresi budaya musik tradisi Jawa-Islam di daerah Surakarta dan Yogyakarta. Larasmadya Islamic Javanese Traditional Music ini secara umum membicarakan peran sebuah seni pertunjukan musik tradisi Jawa, yang kenyataannya dapat dimaknai secara strategis untuk kepentingan dakwah Islam. Orang mulai banyak melihat langkah-langkah kultural dakwah Islam yang diekspresikan lewat media seni budaya… selengkapnya
Rp 88.230 Rp 103.800



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.