Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Tafsir Al-Qur'an di Medsos
- Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik, dan Penerapa
- HumanKind: Mengubah Dunia dengan Tindakan-Tindakan
- Asuhan Gizi pada Lanjut Usia
- From Zero to a Pro: Pemrograman C+cd
- Creative Youngpreneurs
- Qawaid Fiqhiyah Muamalah Kaidah-Kaidah Fikih Hukum
- Pengendalian Akuntansi dan Manajemen
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Maskulinisme dalam Konstruksi Ilmu
Rp 56.100 Rp 66.000| ISBN | 978-602-386-874-2 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Filsafat |
Buku ini dapat diterima sebagai semacam upaya untuk memperkenalkan pemikiran feminisme dalam disiplin epistemologi dan filsafat ilmu. Kajian atas khazanah pemikiran feminisme di bidang ini masih belum tersentuh untuk konteks kajian filsafat di Indonesia. Hal ini sebenarnya mencerminkan terbatasnya diskusi tentang kritik dan pemikiran feminisme dalam tradisi epistemologi dan filsafat ilmu itu sendiri. Bagi sebagian besar mereka yang berkecimpung di dunia ilmu-ilmu sosial dan humaniora, filsafat itu sendiri, apalagi epistemologi, merupakan wilayah studi yang sulit. Dengan memperkenalkan feminisme, membuat seolah-olah kajian ini menjadi lebih ruwet dan secara akademik hampir tak terjangkau. Barangkali hal-hal tersebut yang membuat pemikiran feminisme dalam studi ini nyaris tidak terdengar di dunia akademik di Indonesia.
Maskulinisme dalam Konstruksi Ilmu
Penulis : Rachmad Hidayat
Tebal : 166 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : UGM Press
Deskripsi :
Buku ini ditulis sebagai bentuk ketertarikan penulis terhadap sudut pandang dan model berpikir kritis feminisme dalam filsafat, khususnya dalam epistemologi dan filsafat ilmu. Teori pengetahuan dan filsafat ilmu feminisme menunjukkan bahwa gender sebagai tatanan sosial-politik yang mapan menyediakan atmosfer berpikir yang berbeda bagi laki-laki dan perempuan. Pada tatanan yang mana laki-laki memegang kendali atas akses-akses paling mendasar pada produksi pengetahuan, hal tersebut menghasilkan atmosfer maskulin yang mana dunia laki-laki menjadi norma pengetahuan dan berada di atas wilayah kritik. Bentuk pengetahuan dan ilmu yang muncul dalam atmosfer tersebut bukan hanya mewakili cara berpikir laki-laki tentang dunianya, melainkan lebih jauh merefleksikan cara mereka memosisikan diri dan dunia di luarnya. Model pengetahuan yang kemudian menjadi dominan ini bukan hanya mendorong pada apa yang bisa disebut penyingkiran epistemologis terhadap kelompok sosial-politik marginal, melainkan juga menciptakan dominasi epistemologis bagi laki-laki dalam berbagai konteks sosial.
Pemikiran feminisme juga membuka cakrawala yang berbeda. la tidak hanya mengenai ilmu dan pengetahuan, tetapi juga lebih jauh tentang cara manusia sendiri dalam melembagakan keterhubungannya dengan dunianya. Pemikiran feminisme dalam epistemologi dan filsafat ilmu menunjukkan bahwa ilmu bukan hanya mewakili cara manusia memahami dunia di luarnya, melainkan juga merefleksikan cara manusia memosisikan dirinya di dalam dunia dan orientasinya dalam berinteraksi dengan dunia tersebut. Cara berpikir yang mengandaikan keterpisahan dan superioritas manusia atas dunianya akan menghasilkan karakter pengetahuan yang dominatif dan manipulatif.
Argumentasi utama buku ini adalah pengetahuan selalu bergender, demikian juga ilmu. Hal ini berarti, tatanan gender yang sudah umum dijumpai dalam situasi sosial, budaya, dan politik memberikan pengaruh yang mendasar pada produksi, distribusi, institusionalisasi, dan aplikasi pengetahuan serta implikasinya bagi posisi laki-laki dan perempuan dalam tatanan tersebut. Ilmu, dapat dikatakan, dihasilkan di dalam dan berkontribusi pada tatanan tersebut. Namun, pada saat yang sama, ilmu juga memungkinkan perubahan atas tatanan tersebut apabila kehendak pada keadilan dan kesetaraan dapat ditanamkan dalam konstruksi pengetahuan melalui sumber-sumber pengetahuan alternatif.
Buku ini dapat diterima sebagai semacam upaya untuk memperkenalkan pemikiran feminisme dalam disiplin epistemologi dan filsafat ilmu. Kajian atas khazanah pemikiran feminisme di bidang ini masih belum tersentuh untuk konteks kajian filsafat di Indonesia. Hal ini sebenarnya mencerminkan terbatasnya diskusi tentang kritik dan pemikiran feminisme dalam tradisi epistemologi dan filsafat ilmu itu sendiri. Bagi sebagian besar mereka yang berkecimpung di dunia ilmu-ilmu sosial dan humaniora, filsafat itu sendiri, apalagi epistemologi, merupakan wilayah studi yang sulit. Dengan memperkenalkan feminisme, membuat seolah-olah kajian ini menjadi lebih ruwet dan secara akademik hampir tak terjangkau. Barangkali hal-hal tersebut yang membuat pemikiran feminisme dalam studi ini nyaris tidak terdengar di dunia akademik di Indonesia.
Maskulinisme dalam Konstruksi Ilmu
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.294 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Simone Weil Tebal : 196 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Basabasi Deskripsi : Pemikir yang luar biasa, Simone Weil, adalah salah satu tokoh intelektual dan spiritual terkemuka di abad ke-20. Esais legendaris, filsuf, dan aktivis gerakan perlawanan di Prancis ini tulisan-tulisannya abadi meski masa hayatnya begitu singkat. Sebagian besar… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Jacques Derrida Tebal : 148 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Basabasi Deskripsi : Apa jadinya jika seorang filsuf masyhur yang disebut-sebut sebagai salah satu tokoh utama postrukturalisme dan posmodernisme membahas tiga filsuf lain yang tak kalah masyhur dan banyak mempengaruhi para pemikir di zaman mereka dan bahkan generasi filsuf… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Pada perang Jepang-Tiongkok, tepatnya di Shanghai penghabisan tahun 1931, tiga hari lamanya saya terkepung di belakang jalan bernama North Sichuan Road, tempat peperangan pertama kali meletus. Dari North Sichuan Road tadi, Jepang menembak ke arah Po Shan Road dan tentara Tiongkok dari arah sebaliknya. Di antaranya, persisnya di kampung Wang Pan Cho, saya dengan pustaka… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Penulis : Damar Shashangka Tebal : 480 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Javanica Deskripsi : Wirid Hidayat Jati adalah kitab babon bagi para penganut Kêjawen. Kumpulan ajaran rahasia para wali di tanah Jawa yang pernah diwejangkan kepada santri-santri khusus pada abad ke-15 dan 16. Tercatat ada delapan wali yang membabarnya secara bersamaan… selengkapnya
Rp 76.000 Rp 95.000Penulis : Imam Al Ghazali Tebal : 476 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Turos Pustaka Deskripsi : Dengan mengacu kepada opini, pemikiran, serta gagasan para filsuf, buku ini ditulis oleh Imam al-Ghazali sebagai pengantar untuk memahami teori dasar dalam ilmu filsafat. Di dalam buku ini, Imam al-Ghazali menguraikan wacana filsafat yang… selengkapnya
Rp 106.250 Rp 125.000Penulis : Muhammad Abed al-Jabiri Tebal : 538 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Abad ke-17 menandai dua peristiwa penting dalam sejarah peradaban dunia; awal kebangkitan dan dominasi Barat, sekaligus kemunduran dan kehancuran (Arab) Islam setelah kejayaannya selama beberapa abad. Inilah yang mendorong para intelektual Arab mencurahkan pemikirannya mencari… selengkapnya
Rp 106.250 Rp 125.000Penulis : Sudjarwo dan Supomo Kandar Tebal : viii + 66 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : Mendengar kata Filsafat menjadikan orang gamang untuk melangkah maju, karena aroma filsafat sering disesatkan dengan pemikiran sulit dimengerti dan tidak mudah dipahami. Padahal filsafat itu menggunakan perumpamaan dari Will Durant yang… selengkapnya
Rp 70.380 Rp 82.800Penulis : Seyyed Hossein Nasr Tebal : 248 hlm Ukuran : Penerbit : Ircisod Deskripsi : Manusia mana pun niscaya selalu merindukan puncak keagungan yang menandai segala dimensi eksistensialnya, yakni hubungan harmonis antara Tuhan, manusia, dan alam (semesta). Itulah jalan ideal spiritualitas yang notabene merupakan ikon kebermaknaan hidup manusia di antara makhluk-makhluk Tuhan lainnya. Spiritualitas… selengkapnya
Rp 57.800 Rp 68.000“Cogito ergo sum” Aku berpikir, karena itu aku ada. Itulah kata-kata yang sangat populer dari Rene Descartes, filsuf dan matematikawan Prancis yang kadang disebut sebagai “Bapak Filsafat Modern” dan “Bapak Matematika Modern”. Descartes adalah salah satu pemikir paling penting dan berpengaruh dalam sejarah barat modern. Pemikirannya yang sangat revolusioner telah membuat sebuah revolusi falsafi di… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Buku ini mulanya adalah disertasi Dr. Aksin Wijaya yang dipertahankan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Selain mampu mensistematisasi teori interpretasi al-Qur’an Ibnu Rusyd secara hermeneutis, ia juga menemukan beberapa hal penting yang cukup mengagetkan, terutama bagi kita yang selama ini menempatkan Ibnu Rusyd di menara gading. Salah satunya adalah bahwa corak interpretasi al-Qur’annya memungkinkan masuknya… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000


Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.