Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Antara Tuhan, Manusia, dan Alam
- Sejarah Organisasi Perempuan Indonesia (1928-1998)
- Linguistik Arab
- Spektroskopi Fotoakustik Laser dan Aplikasinya
- Misteri Piramida dan Sphinx: Menyingkap Rahasia Me
- FlashBook: Menciptakan Company Profile dengan Adob
- Hindia Belanda Dari Masa ke Masa; Sebuah Sejarah S
- Kinerja dan Profesionalisme Guru
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Dari Batuh Jatuh Sampai Pelabuhan Runtuh
Rp 42.500 Rp 50.000| ISBN | 978-623-293-628-7 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Puisi |
Dalam buku ini, saya ingin mendokumentasikan sebuah kota yang dulu pernah berjaya di masa lalu, pada zaman kerajaan, lalu kejayaan itu runtuh ketika orang-orang Alas Angin atau Eropa datang ke Nusantara. Meski tidak lengkap, setidaknya ada secuil yang bisa saya catat melalui media puisi. Mulai dari awal kota itu berdiri dan diberi nama, yang menurut mitosnya berasal dari watu tiban atau batu yang jatuh, sampai dengan masa keruntuhannya, yang ditandai dengan terbengkalainya sebuah pelabuhan.
Dari Batuh Jatuh Sampai Pelabuhan Runtuh
Penulis : Daruz Armedian
Tebal : 76 hlm
Ukuran :
Penerbit : Diva Press
Dalam buku ini, saya ingin mendokumentasikan sebuah kota yang dulu pernah berjaya di masa lalu, pada zaman kerajaan, lalu kejayaan itu runtuh ketika orang-orang Alas Angin atau Eropa datang ke Nusantara. Meski tidak lengkap, setidaknya ada secuil yang bisa saya catat melalui media puisi. Mulai dari awal kota itu berdiri dan diberi nama, yang menurut mitosnya berasal dari watu tiban atau batu yang jatuh, sampai dengan masa keruntuhannya, yang ditandai dengan terbengkalainya sebuah pelabuhan.
Daruz Armedian
Tags: diva press, puisi
Dari Batuh Jatuh Sampai Pelabuhan Runtuh
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.267 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Terpilihnya karya A Muttaqin (Mengerjakan Cinta) adalah atas pertimbangan; ia menggunakan metafora-metafora yang baru, banyak memuji tapi tidak menghapus jejak kesejarahan Nabi saw., bahkan menggambarkan fragmen sejarah tersebut dalam ungkapan yang berbeda dengan referensi yang pernah saya baca, seperti keunikan cara si penyair dalam menggambarkan runtuhnya Kisra dan Persia. Ia juga menggambar syamail muhammadiyah sesuai… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Octavio Paz Tebal : 76 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : aku menelusuri jalan-jalan diriku di bawah matahari abadi, dan di sampingku kau berjalan bagai pohon, kau berjalan ibarat sungai, dan berkata kepadaku seperti aliran sungai, kau tumbuh umpama gandum di antara tanganku, kau berkelejatan penaka… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000…proses menulis kreatif—baik prosa maupun puisi—mirip membuat bonsai, yakni memangkas, mengukur, menjinakkan, agar si pohon yang semula liar, semerawut, dan tak karuan (baca: realitas) menjadi seni yang kita sebut bonsai (baca: karya tulis). Dengan demikian, bonsai menjadi semacam miniatur, santan, perasan, merampingkan realitas menjadi sesuatu yang indah dan layak untuk dinikmati. Namun satu hal yang… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Bukan baju yang aku cabut dari tubuhku, tapi kulit yang aku sayat dengan kedua tanganku. Tidak, bukan dia yang mengkhawatirkan yang aku tinggalkan di belakangku, tetapi hati yang dihunjam oleh lapar dan haus. Tetapi aku tidak bisa menunda kepergian ini. *** Al-Mustafa setelah bertahun-tahun melalui hari-hari yang penuh duka di dalam dinding kota Orfulis, dan… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Nina Minareli Tebal : 128 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Basabasi Deksripsi : Saat aku bersandar di kedalaman dadamu Ada gemuruh angin yang menggoncangkan waktu Ada jalan ke tengah hutan yang tak pernah tergambarkan Dan masih ada banyak malam yang tak pernah selesai Memeras hujan dari kesabaran lautan Sementara… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Alex R Nainggolan memiliki kemampuan dalam meromantisasi keadaan dan kecermatan dalam memilih diksi. Sesekali ia berkisah seperti cerpenis, kadang bertutur seperti penghibur. Dan pada saat mendayu dalam merayu, apalagi dibumbui ratapan saat berharap, ia melampaui dua keahliannya yang lain itu. Dengan cara seperti itulah dia menyusun puisi-puisinya ini dan dipersembahkannya kepada Nabi Muhammad saw. Pada… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Arco Transept Tebal : 96 hlm Ukuran : cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Aku tak menghitung berapa jarak yang telah kutempuh mencarimu, tapi kau tahu aku akan berjalan sendiri di kota yang kata-katanya bukan cuma milikku. Banyak yang harus kita tanggalkan untuk menjadi tunggal, dan kau satu-satunya yang kuinginkan tinggal di… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Adonis Tebal : 224 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Antologi puisi yang berjudul Panggung dan Cermin ini merupakan panggung puitik yang dibangun oleh Adonis untuk menghadirkan kembali peristiwa masa.lalu dan tokoh-tokoh lintas zaman sebagai cermin, seperti Orpheus, Husain bin Ali, dan Al Ma’ari. Cermin dalam… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Selama tiga dekade akhir masa hidupnya, Nizar Qabbani begitu intens menulis sajak-sajak politik. Pada periode ini, sajak-sajaknya berhasil mencetak dirinya menjadi “politisi” dalam arti yang lain. Sebagai pribadi yang independen, ia memang tak memiliki afiliasi ke partai politik mana pun. Namun, sebagai seorang “politisi dalam puisi”, ia selalu hadir sebagai oposisi. Lawan-lawan politiknya bukan satu… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Buku ini adalah kumpulan puisi-puisi cinta yang ditulis oleh penyair (M Faizi) untuk kekasihnya yang kini telah tiada (Makkiyah). Puisi-puisi yang dimuat bukan semata-mata elegi, melainkan juga madah sebagaimana tampak pada puisi-puisi fase awal. Ada pujian, ada ratapan. Bertajuk Madah Makkiyah, buku ini dibagi menjadi empat bab. Pertama, Madah Makkiyah I: memuat 17 puisi yang… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.