● online
- Studi dan Teori Hubungan Internasional....
- Pemanfaatan dan Pengelolaan Lahan Rawa....
- Menyerap Karbon: Layanan Ekosistem Pesisir untuk M....
- Potret Perempuan Muslim Progresif Indonesia....
- Samudra Hikmah: Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dan S....
- Self Help....
- Dasar-Dasar Teori dan Praktik Metode Penelitian....
- Siapa yang Ingin Menjadi Pelari?....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Sumenep Abad ke-19: Tanah, Pajak, dan Layanan Wajib
Rp 51.000 Rp 60.000| ISBN | 978-602-0708-85-0 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Sejarah |
Buku ini terdiri dari tiga manuskrip pendek—ditambah satu artikel dari Huub de Jonge—yang menghadirkan potret skematis tentang bagaimana roda pemerintahan Kerajaan Sumenep dijalankan pada abad ke-19. Dokumen pertama berisi gambaran pola administrasi, data pendapatan pajak, dan peluang ekonomi yang ada di daerah tersebut. Dokumen kedua lebih spesifik berbicara tentang suksesi raja, pengukuhan gelar, status barisan, dan sebagainya. Dokumen terakhir berisi catatan layanan wajib dan segala hal yang berkaitan dengan persoalan agrikultur.
Sumenep Abad ke-19: Tanah, Pajak, dan Layanan Wajib
Penulis : Huub de Jonge
Tebal : 162 hlm
Ukuran : 14 x 20 cm
Penerbit : Cantrik Pustaka
Deskripsi :
Buku ini terdiri dari tiga manuskrip pendek—ditambah satu artikel dari Huub de Jonge—yang menghadirkan potret skematis tentang bagaimana roda pemerintahan Kerajaan Sumenep dijalankan pada abad ke-19. Dokumen pertama berisi gambaran pola administrasi, data pendapatan pajak, dan peluang ekonomi yang ada di daerah tersebut. Dokumen kedua lebih spesifik berbicara tentang suksesi raja, pengukuhan gelar, status barisan, dan sebagainya. Dokumen terakhir berisi catatan layanan wajib dan segala hal yang berkaitan dengan persoalan agrikultur.
Manuskrip ini, kendati tidak bisa dibilang lengkap, tetaplah merupakan tambang emas informasi tentang hakikat dan akibat dari relasi antara petani, aristokrat, dan bawahan-bawahannya yang berabad-abad lamanya didasarkan pada pungutan pajak dan layanan wajib. Dari laporan ini kita menjadi tahu—meski tidaklah mengejutkan—para mantri, pangeran, regen, dan kolonel adalah elemen-elemen patronasi yang paling diuntungkan di balik derita para kawula dan rakyat jelata dalam upaya membayar pungutan dalam bentuk barang, pekerjaan, dan uang.
Tags: cantrik pustaka, sejarah
Sumenep Abad ke-19: Tanah, Pajak, dan Layanan Wajib
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.192 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Kerajaan Kutai (400-1635 Masehi) berdiri di tepian Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Sebagai kerajaan tertua di Indonesia, Kerajaan Kutai melahirkan peradaban kebudayaan di Indonesia. Dari segi agama, Kerajaan Kutai juga turut serta dalam menciptakan keberagaman dan kerukunan beragama di Kalimantan Timur. Tujuh Prasasti Yupa adalah “pintu” menuju kisah masa lampau Kerajaan Kutai. Prasasti yang dilengkapi tulisan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Abdul Wahid Tebal : 206 hlm Ukuran : 14,5 x 20,5 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Islam Issa Tebal : 608 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Alexandria bukanlah kota biasa. Kekaisaran-kekaisaran besar pernah memperebutkannya, mulai dari Yunani dan Romawi hingga Arab, Utsmaniyah, Prancis, serta Inggris. Tokoh-tokoh penting dunia telah mewarnai sejarah kota ini, mulai dari Alexander Agung hingga Aristoteles, Cleopatra, Shalahuddin al-Ayubbi,… selengkapnya
Rp 148.750 Rp 175.000Penulis : Imam Muhtarom, dkk (editor) Tebal : 224 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi Sebagian penduduk Indonesia hidup di atas cincin api yang paling aktif di dunia. Cincin api ini di daratan akan membentuk gunung berapi. Dalam sepuluh tahun terakhir letusan gunung berapi di Nusantara dapat dilihat daya rusaknya…. selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Assasin, mengungkap rahasia sebuah sekte paling misterius dalam Islam
Rp 63.750 Rp 75.000Untuk menceritakan kelangsungan hidup bangsa Yahudi selama 4.000 tahun di empat benua dan di enam peradaban besar, buku ini menggunakan metode baru. Buku ini menyajikan sejarah umum masing-masing peradaban, lalu menganalisis peristiwa Yahudi dalam kerangka budaya lain, kemudian menguji gagasan-gagasan unik yang memungkinkan mereka mampu bertahan sebagai kelompok bangsa dan memberi mereka vitalitas untuk melanjutkan… selengkapnya
*Harga MulaiRp 120.000
Sejak zaman dahulu kita sangat akrab dengan tulisan-tulisan yang berbau sejarah yang diproduksi oleh penulis istana yang direpresentasikan oleh mpu-mpu dan pujangga-pujangga keraton yang banyak menulis atau mengeluarkan prasasti, piagam, dan lain sebagainya. Informasi yang mereka buat tentu saja bermaksud mengagung-agungkan dan menguntungkan petinggi mereka masing-masing, dan jelas mengandung bumbu-bumbu hegemoni. Informasi tersebut menjelma menjadi… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Sebagai bangsa yang punya sejarah panjang di Nusantara, bangsa Indonesia boleh dikatakan sudah kenyang makan asam garam. Di samping memiliki nilai dan etos tersendiri, bangsa ini juga pernah menyerap pengaruh luar dan menghadapi situasi yang dibawakan oleh dunia luar untuk kemudian memadukan dengan nilai asli, suatu kemampuan yang jamak disebut local genius. Saat buku ini… selengkapnya
Rp 106.250 Rp 125.000Penulis : Leo Agung S. Tebal : 202 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Kurikulum adalah program belajar untuk siswa yang harus dijabarkan dan dilaksanakan oleh guru melalui proses pembelajaran. Dalam dunia pendidikan, salah satu kunci untuk menentukan kualitas lulusan adalah kurikulum pendidikannya. Karena pentingnya, maka setiap kurun waktu tertentu… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Gaung kebesaran Kerajaan Pajajaran bukan hanya terkenal di Nusantara. Kerajaan yang dipimpin oleh Prabu Siliwangi ini juga dikenal di luar negeri. Hasil bumi, pala dan kapas, yang berkualitas tinggi membuat negara-negara seperti India dan Maladewa melakukan kerja sama jual beli. Setidaknya, China dan Portugis juga membuat catatan khusus tentang kerajaan ini. Catatan-catatan itulah yang menjadi… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.