● online
- Menggagas Etika Islami untuk Abad ke-21: Sebuah Ek
- Geotoksiologi
- Tempat-Tempat Bersejarah dalam Islam
- Estimasi Biaya Konstruksi, Sanitasi, dan Perawatan
- Teknik Digital Dasar; Pendekatan Praktis Edisi 3
- Kinerja Perusahaan dengan Pendekatan Rasio-Rasio K
- Negara Hukum dan HAM
- Sejarah Kesultanan Melayu Sanggau
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Menelusuri Asal Usul Batik
Rp 160.650 Rp 189.000| ISBN | 978-623-01-1855-5 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Menelusuri Asal Usul Batik
Penulis : Adi Kusrianto
Tebal : xvi + 160 hlm
Ukuran : 20 x 25 cm
Penerbit : Andi
Deskripsi :
Kapankah istilah Batik yang kita kenal sebagai warisan budaya bangsa Indonesia ini mulai digunakan? Banyak orang berpendapat batik berasal dari Jawa Tengah, sekalipun banyak juga yang berpendapat batik sudah ada sejak zaman Majapahit. Meskipun demikian, kita jarang memikirkan asal-usul istilah batik. Apakah hubungan batik dengan wastra yang telah menjadi penanda tingkat sosial pemakainya yang telah berlaku sejak awal abad Masehi di kerajaan-kerajaan Hindu Buddha? Apakah kita pernah mendengar istilah Wdihan dan Ken yang banyak disebut-sebut pada banyak prasasti sejak abad ke-6 hingga ke-10 Masehi? Mungkinkah ini adalah bentuk wastra batik yang kita kenal sekarang? Bahkan, banyak penulis yang dengan berani menyebut bahwa batik berasal dari India. Bukannya terbalik? Rabindranath Tagore-lah yang membawa batik Jawa ke Santiniketan, di mana ia memiliki sekolah Tinggi Seni Bhavana dan dengan bersemangat mengajarkan ilmu membatik. Dapat kita bayangkan, bangsa Jepang yang dulunya sangat tertutup ternyata menggemari Batik Jawa yang mereka kenal sebagai Jawa Sarasah sejak abad ke-16 Masehi. Buku ini memuat banyak informasi yang akan menambah wawasan kita tentang hal-hal yang berkaitan dengan batik.
Tags: budaya, penerbit andi
Menelusuri Asal Usul Batik
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.045 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Ki Ngawur Permana Tebal : 272 hlm Ukuran : 13,5 x 20 cm Penerbit : Javanica Deskripsi : Kitab Sihir mengajak Anda mengenali potensi dan kekuatan mendasar diri Anda untuk menghadirkan keajaiban-keajaiban dalam hidup Anda. Ketika Anda sudah mengenali potensi dan kekuatan Anda dan bagaimana cara mengolahnya, hidup Anda akan penuh kejutan. Anda akan… selengkapnya
Rp 63.200 Rp 79.000Editor : Mikke Susanto Tebal : 137 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku ini bukan saja sebagai kajian teori dan praktik kelola seni semata, tetapi juga sebagai “berita” tentang tren pemikiran pengelolaan seni. Berguna dan sangat direkomendasikan bagi para mahasiswa, pegiat, pencinta, dan masyarakat yang berada di bidang… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Kebudayaan selalu terbuka pada proses peniruan dan pengambilan unsur dari kebudayaan asing. Proses itu terkadang juga diikuti oleh usaha melokalkan unsur – unsur asing tersebut sesuai dengan kemampuan, kebutuhan dan kepentingan konteks budaya yang mengadopsi unsur tersebut. Dalam hal ini, Gambus merupakan salah satu contoh proses budaya tersebut. Namun, pada perkembangan-nya, gambus yang ada di… selengkapnya
Rp 117.130 Rp 137.800Siapakah orang Aceh yang dimaksud Snouck Hurgronje dalam buku ini? Bagaimana hubungan antara Aceh dan wilayah-wilayah lain di nusantara? Apa kaitan antara budaya Jawa, Melayu, dan Aceh? Bagaimana mitos, legenda, agama, dan adat turut membentuk orang Aceh? Meskipun Islam merupakan agama yang dominan di Aceh, tetapi pengaruh budaya pra-Islarn dan adat pribumi tidak serta merta… selengkapnya
Rp 170.000 Rp 220.000Penulis : Yasraf Amir Piliang Tebal : 344 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Seni tidak bisa berbuat apa-apa tanpa selera, kata Clement Greenberg. Di telatah dunia yang kian mengglobal, selera dengan cepat bertukar tempat, pengaruh-memengaruhi, mudah menggelinding dan menggumpal menjadi “konsensus selera”. Konsensus selera hadir dengan tengara… selengkapnya
Rp 97.750 Rp 115.000Para penulis yang diasingkan ke Pulau Buru pada dekade akhir tahun 60an, kembali ke daerahnya lebih satu warsa kemudian dengan membawa banyak cerita dan kenangan. Demikianlah misalnya, sastrawan terkemuka Indonesia Pramoedya Ananta Toer menulis dua jilid buku memoarnya di Pulau Buru: Nyanyi Sunyi Seorang Bisu 1-2. Penulis lain, Hersri Setiawan menulis kitab tebal sejenis: Memoar… selengkapnya
Rp 17.000 Rp 20.000Kisah horor yang selama ini beredar di Indonesia cenderung didominasi oleh kategori hantu dan paranormal. Padahal, cerita horor Indonesia, khususnya dari tanah Jawa, sebenarnya cukup beragam dan tidak hanya memuat dua kategori tersebut. Buku ini sengaja dihadirkan untuk memperluas mindset tersebut, yaitu dengan menyajikan berbagai kategori kisah mistik, khususnya yang berasal dari tanah Jawa. Cerita… selengkapnya
Rp 59.075 Rp 69.500Sejak 1998, yang menandai akhir dari tiga puluh tiga tahun rezim Orde Baru di bawah Presiden Suharto, kekerasan dan konflik etnis di Indonesia meningkat secara dramatis. Dalam uraiannya yang inovatif dan persuasif, Jacques Bertrand berpendapat bahwa konflik-konflik di Maluku, Kalimantan, Aceh, Papua, dan Timor Timur adalah akibat dari tafsir-ulang Orde Baru yang sempit dan mengekang… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Nirmana sebagai bahan pembelajaran dasar yang wajib diketahui oleh mahasiswa seni dan desain, dapat menjadi pemacu dalam mengkreasi beberapa karya besar. Karya lukisan, graffiti, poster, bumper untuk video atau iklan, sebagai beberapa karya besar dari seniman dan desainer yang dipengaruhi oleh pengetahuan nirmana dwi dimensi. Faktor-faktor garis, warna dengan berbagai pengaruhnya, serta akibat dari bentuk-bentuk… selengkapnya
Rp 166.430 Rp 195.800Setelah dunia dilipat, kita hanyut dalam arus kemudahan, ketangkasan, dan kecepatan. Kita mengira tengah dibawa ke taman-taman firdaus nan penuh kenikmatan dan keserbanyamanan. Namun, yang kita jumpai justru sebaliknya. Kita seakan-akan hidup di dalam sebuah arsitektur peradaban dengan pilar-pilar kukuh humanitas, padahal sesungguhnya sedang terkurung di dalam penjara gelap kemanusiaan yang digerakkan oleh energi animalitas…. selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.