Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Cara Mudah Memahami Sejarah Islam....
- Centhini III: Tambangraras Amongraga....
- Pembangkangan di Meja No. 8....
- Permukaan Biomaterial: Strategi Modifikasi, Karakt....
- Wisanggeni Sang Buronan....
- Hubungan Industrial: Pendekatan Kasus....
- Sherlock Holmes; Petualangan di Rumah Kosong....
- Konflik-Konflik Batin....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Setelah Dunia Dilipat: Animalitas, Parasitisme, Plastisitas
Rp 102.000 Rp 120.000| ISBN | 978-602-0708-46-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Penulis : Yasraf Amir Piliang
Tebal : 464 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : Cantrik Pustaka
Setelah Dunia Dilipat: Animalitas, Parasitisme, Plastisitas
Setelah dunia dilipat, kita hanyut dalam arus kemudahan, ketangkasan, dan kecepatan. Kita mengira tengah dibawa ke taman-taman firdaus nan penuh kenikmatan dan keserbanyamanan. Namun, yang kita jumpai justru sebaliknya. Kita seakan-akan hidup di dalam sebuah arsitektur peradaban dengan pilar-pilar kukuh humanitas, padahal sesungguhnya sedang terkurung di dalam penjara gelap kemanusiaan yang digerakkan oleh energi animalitas.
Buku ini berisi potret wajah paradoks dan ironi dunia semacam itu. Dunia yang kita anggap arsitektur indah peradaban, nyatanya adalah lorong pengap yang dipenuhi jutaan parasit: dan kitalah parasitnya. Dengan bekal keterpesonaan, kemabukan, dan ekstase, kita menumpahkan segala energi untuk mengeksploitasi bagian-bagian terkecil dari dunia; menggali imajinasi paling asing dari pikiran; menciptakan gagasan paling aneh dari objek-dunia, semata demi kesenangan dan kenikmatan tubuh. Begitu banyak yang kita ambil dari dunia demi memanjakan hasrat-tubuh, tetapi lupa mengenyangkan jiwa—malah membiarkannya gelisah dalam kegersangan, resah dalam kehampaan, sepi dalam keterasingan.
Tags: budaya, cantrik pustaka
Setelah Dunia Dilipat: Animalitas, Parasitisme, Plastisitas
| Berat | 550 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.005 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Garin Nugroho Tebal : 242 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Gading Publishing Deskripsi : Melodrama dalam kajian budaya telah melewati batas-batas genre dan fiksi, bertumbuh menjadi cara pandang, cara kerja dan cara bereaksi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bersikap terhadap situasi puncak… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Minako Sakai Tebal : xii + 414 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku ini merupakan studi etnografis mengenai masyarakat Gumay Sumatera Selatan di Indonesia. Buku ini menelaah bagaimana orang Gumay mendefinisikan identitasnya dalam konteks perubahan sosial dan politik dan tentang proses kontestasi dan negosiasi identitas… selengkapnya
Rp 120.000 Rp 150.000Penulis : Bungaran Antonius Simanjuntak Tebal : xxx + 194 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi: ……. Yang sangat penting penulis sarankan untuk diteliti lebih dalam ialah bagaimana sebenarnya tingkat kesadaran beragama masyarakat Jawa khususnya dan masyarakat-masyarakat suku-suku bangsa lainnya di Indonesia umumnya. Pengalaman membuktikan, bahwa sejak berabad-abad masyarakat… selengkapnya
Rp 56.000 Rp 70.000Perkembangan teknologi juga masuk pada wilayah dunia musik, baik dari sektor produksi, sajian, dan media. Kita sebagai praktisi atau akademisi harus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan khususnya musik teknologi. Buku ini ditulis untuk memenuhi kebutuhan dalam materi pengajaran Musik Digital di Prodi. Pendidikan Tari, dan Pendidikan Musik. Jurusan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Lampung. Buku ini… selengkapnya
Rp 75.480 Rp 88.800Raden Werkodhara diperintah gurunya, Danghyang Drona, untuk mencari Banyu Mahapawitra, yaitu air suci sumber kehidupan alam semesta. Ia bertemu sepasang ular besar yang sejatinya adalah widyadhara dan widyadhari yang terkena kutuk dan harus tinggal di tempat tersembunyi: Sumur Si Dorangga. Banyu Mahapawitra tak ditemukan di sana, namun ia berhasil melukat dua ular tersebut sehingga kembali… selengkapnya
Rp 140.000 Rp 175.000Penulis : Yasraf Amir Piliang Tebal : 344 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Seni tidak bisa berbuat apa-apa tanpa selera, kata Clement Greenberg. Di telatah dunia yang kian mengglobal, selera dengan cepat bertukar tempat, pengaruh-memengaruhi, mudah menggelinding dan menggumpal menjadi “konsensus selera”. Konsensus selera hadir dengan tengara… selengkapnya
Rp 97.750 Rp 115.000Penulis : Samsuddin Tebal : xii + 75 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Deepublish Deskripsi : Buku Drama dalam Dimensi Seni Pertunjukan Membicarakan drama dalam dimensi seni pertunjukan pada dasarnya menyangkut 2 hal. Pertama, menyangkut tata usaha, dan kedua berkaitan dengan tata kesenian. Tata usaha berkaitan dengan segala usaha yang dilakukan oleh… selengkapnya
Rp 33.150 Rp 39.000Indies dengan pengaruh besar Britpop menemui surut setelah pasang sejak 1995 sampai 1999. Memasuki milenium ketiga, indie pop menjadi salah satu referensi baru di kancah musik. Ia menjadi pilihan lain bagi mereka yang berniat mencari jejak Britpop. Indie pop juga menghadirkan episode baru dari perkembangan skena indie di Bandung.
Rp 106.250 Rp 125.000Penulis : Richardus Djokopranoto Tebal : xviii + 730 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : Cerita wayang kulit purwa berawal dari Kitab Mahabharata dan Ramayana dari India, yang dibawa ke Indonesia dalam sastra turunan berbentuk parwa, kemudian kakawin, dan selanjutnya dalam serat dan kitab pedalangan. Wayang di Indonesia… selengkapnya
Rp 339.830 Rp 399.800Penulis : Sofian M. Asgart Tebal : 142 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Muatan HAM dalam kebijakan pendidikan di Kota Yogyakarta masih bermasalah. Inilah temuan utama studi ini. Prestasi Kota Yogyakarta dalam bidang pendidikan memang diakui banyak pihak sudah sangat baik, bahkan dapat dikatakan progresif. Namun demikian, bila… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.