Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Makna Simbolik Batik Keraton Cirebon
Rp 342.550 Rp 403.000| ISBN | 978-602-898-171-2 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Makna Simbolik Batik Keraton Cirebon
Penulis : H.R. Bambang Irianto dan Dyah Komala Laksmiwati
Tebal : xxxii + 296 hlm
Ukuran : 17,5 x 25 cm
Penerbit : Deepublish
Deskripsi :
Batik bukanlah merupakan produk budaya yang seketika ada. Namun mempunyai sejarah yang panjang pada proses pembentukannya sehingga muncul dalam bentuknya dewasa ini. Makna atau arti dari suatu ragam hias tidak mudah untuk diterangkan dengan kata-kata. Seorang seniman yang memakai suatu ragam hias, kerap kali berbuat begitu saja tanpa mengetahui artinya, karena memang seniman tersebut mempelajari seni tersebut dari gurunya, begitu saja tanpa mengetahui maknanya. Jika kita hendak mengerti tentang makna simbolik dari suatu produk seni budaya, maka kita harus menelusurinya kembali jauh dalam sejarah, bahkan harus tiba di zaman prasejarah Kita harus mempelajari pengaruh-pengaruh terpenting dari zaman sejarah dan zaman prasejarah yang membentuk seni budaya Indonesia. Batik Keraton Cirebon adalah warisan budaya yang intangible/tak benda dari generasi terdahulu yang mencerminkan kearifan lokal yang mengesankan dengan berbagai makna simboliknya yang menarik untuk digali lebih dalam dan untuk diambil manfaatnya bagi kesejahteraan masyarakat baik dari segi lahir maupun batin. Batik merupakan kekayaan khasanah budaya yang bersinar terang mengiringi zaman keemasan Caruban Nagari. Dengan kebesaran budaya, Batik mengangkat harkat dan martabat diri pribadi yang mengenakannya. Batik Keraton Cirebon menjadi penget (alat pengingat-ingat) mencapai keluhuran pakarti yang pada gilirannya memberikan warna yang teguh pada karakter bangsa melalui budaya yang adi luhung, budaya yang berlandaskan kepada rasa keindahan yang berhubungan dengan Sang Pencipta yaitu Allah SWT. Dengan rasa bangga, kita dapat mewariskan kepada generasi berikutnya Batik Keraton Cirebon dengan makna simboliknya, untuk dilestarikan dan dikembangkan dengan harapan cahaya kharisma yang mulai memudar bisa bersinar kembali dengan lebih terang untuk mengangkat jati diri dan martabat bangsa. Kebudayaan yang berkembang di keraton-keraton Cirebon termasuk batik yang sudah berjalan secara turun-temurun perlu dilestarikan dan diwariskan kepada generasi penerus. Batik Keraton Cirebon merupakan busana tradisional yang anggun dan indah mempunyai puncak pemaknaan berupa pendekatan diri kepada Sang Maha Pencipta. Mengungkap tentang Batik Keraton Cirebon laksana mengungkap sebuah misteri besar yang gelap gulita. Penulis hanya merasa mampu mengantarkan pembaca dari kegelapan menuju kepada remang-remang. Diperlukan penelitian lebih lanjut secara seksama dan waktu yang cukup untuk bisa menjelaskan segala sesuatu mengenai Batik Keraton Cirebon sejelas-jelasnya, bukan dalam keremangan.
Tags: budaya, deepublish, seni
Makna Simbolik Batik Keraton Cirebon
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 92 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Dinamika perkembangan masyarakat dan kebudayaan berjalan sangat cepat. Perkembangan itu didorong oleh penemuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, yang kemudian membawa sejumlah perubahan pada kehidupan masyarakat. Fenomena itu memengaruhi hubungan-hubungan sosial yang ada di dalam masyarakat. Bagaimana perubahan sosial dan perubahan budaya yang terjadi pada masyarakat? Buku ini didesain secara khusus untuk menjawab serangkaian… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Indra Hermawan, Novitasari Ratna Dewi, Okti Fathoni Purnama, Dyah Ratna Widi Atmaja Tebal : 235 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi: Cerita dari Timur adalah cerita sekelompok anak muda yang tergabung dalam Tim Ekspedisi 50 Taman Nasional-Mahasiswa Pecinta Alam Silvagama sekembalinya mereka menjelajahi empat taman nasional di… selengkapnya
Rp 72.675 Rp 85.500Penulis : Rovi’i Tebal : 187 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Kebudayaan merupakan aspek terpenting dalam kehidupan manusia. Sejak awal peradaban hingga saat ini, kebudayaan menjadi landasan dalam membentuk identitas individu maupun masyarakat secara kolektif. Buku “Pengantar Ilmu Budaya: Pemahaman Kebudayaan dalam Memaknai Hidup Manusia” hadir untuk memberikan… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : A. Rahman Rahim Tebal : 239 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku ini merupakan usaha pengungkapan khasanah kebudayaan Bugis. Ia adalah salah satu kebudayaan tertua di Nusantara. Karena berbagai faktor, kehadirannya telah menarik perhatian berbagai bangsa, baik di kawasan Nusnatara… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Tidak pernah hilang dari memori kolektif orang-orang Gayo tentang sebuah pengakuan, baik dalam mitos maupun dalam realitas sejarah, bahwa negerinya, Tanah Gayo adalah bagian dari kekuasaan Sultan Aceh, karena tidaklah sah kekuasaan seorang kejurun penguasa Gayo tanpa Sarakata (Naskah Pengangkatan) dan Bawar (Golok Pusaka). Keduanya merupakan regalia legalitas Sultan Aceh. Akan tetapi seperti kata C…. selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Hartatik Tebal : 188 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Pada masa kolonial, kata dayak dan melayu digunakan oleh para peneliti pada masa itu untuk membedakan antara penduduk Kalimantan yang masih menganut kepercayaan leluhur dan yang telah menjadi muslim. Penduduk yang muslim dan tinggal di sekitar muara… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Di sela rutinitas kita berlari cepat setiap saat, kadangkala kita perlu berhenti, duduk rileks barang sekejap. Karena itulah, kita membutuhkan banyak rest area. Air bah informasi mengalir susul-menyusul. Jika kita memaksa diri untuk terus mengikutinya, kita pasti terengah-engah. Kita memang akan sampai pada tahap “mengetahui”, namun belum tentu kita paham ada apa di balik segunung… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Kehadiran buku berjudul Seni Pertunjukan: Dari Perspektif Politik, Sosial, dan Ekonomi ini merupakan upaya penulis untuk membantu para mahasiswa, khususnya mahasiswa pascasarjana dari bidang seni pertunjukan dalam memahami perkembangan seni pertunjukan lebih komprehensif, yang temyata banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal non seni. Di antara faktor-faktor eksternal yang sangat dominan pengaruhnya itu ialah politik, sosial, dan… selengkapnya
Rp 85.850 Rp 101.000Penulis : Zulyani Hidayah Tebal : xxii + 470 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi: MOTTO “Binneka Tunggal Ika” – yang telah banyak dikenal masyarakat Indonesia – mempunyai arti bahwa walau masyarakat negeri ini amat beragam dalam berbagai aspeknya, namun tetap satu kesatuan. Namun demikian, tidak banyak yang mengetahui… selengkapnya
Rp 112.000 Rp 140.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.