● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Medan Kreativitas: Memahami Dunia Gagasan
Rp 85.000 Rp 100.000| ISBN | 978-602-0708-03-4 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Budaya |
Medan Kreativitas: Memahami Dunia Gagasan
Penulis : Yasraf Amir Piliang
Tebal : 356 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Cantrik Pustaka
Deskripsi :
Dalam masyarakat yang didominasi oleh modus produksi kapitalisme, nasib seseorang akan selalu ditentukan oleh hukum kompetisi. Mereka yang lemah akan kalah, dan mereka yang menang akan bertindak sebagai penguasa atas yang kalah. Kekuatan yang sangat diperlukan untuk memenangkan kompetisi bebas itu adalah kreativitas. Semakin tinggi daya kreatif seseorang, semakin sering ia memunculkan kebaruan-kebaruan, maka ia akan tampil sebagai pemenang.
ㅤㅤ
Namun, oleh karena kapitalisme berkait-kelindan dengan liberalisme, maka kreativitas yang diperlukan dalam kompetisi itu selalu adalah kreativitas individual. Tendensi individualistik dari liberalisme mereduksi daya kreatif hanya kepada kekuatan individu.
ㅤㅤ
Buku ini, berbeda sama sekali dari tendensi pemahaman yang individualistik, menyajikan soal bagaimana kreativitas tumbuh tidak hanya bergantung pada kekuatan individu, tetapi juga—dan ini yang terpenting—pada apa yang disebutnya sebagai ‘pikiran kolektif’ masyarakat. Ini merupakan sebuah upaya mengangkat modus ontologis kreativitas dari medan yang individualistik ke medan kolektif-kolaboratif.
Tags: budaya, cantrik pustaka
Medan Kreativitas: Memahami Dunia Gagasan
| Berat | 800 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.308 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Yasraf Amir Piliang Tebal : 344 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Seni tidak bisa berbuat apa-apa tanpa selera, kata Clement Greenberg. Di telatah dunia yang kian mengglobal, selera dengan cepat bertukar tempat, pengaruh-memengaruhi, mudah menggelinding dan menggumpal menjadi “konsensus selera”. Konsensus selera hadir dengan tengara… selengkapnya
Rp 97.750 Rp 115.000Para penulis yang diasingkan ke Pulau Buru pada dekade akhir tahun 60an, kembali ke daerahnya lebih satu warsa kemudian dengan membawa banyak cerita dan kenangan. Demikianlah misalnya, sastrawan terkemuka Indonesia Pramoedya Ananta Toer menulis dua jilid buku memoarnya di Pulau Buru: Nyanyi Sunyi Seorang Bisu 1-2. Penulis lain, Hersri Setiawan menulis kitab tebal sejenis: Memoar… selengkapnya
Rp 17.000 Rp 20.000Provinsi Sumatra Utara adalah salah satu provinsi Republik Indonesia di Pulau Sumatra, yang perjalanan sejarahnya terentang jauh sebelum terbentuknya provinsi ini. Jejak-jejak perjalanan budaya di provinsi ini selain dapat diketahui lewat sumber tertulis dan ragam tradisinya, juga tercermin pada berbagai tinggalan materi yang menjadi bahan kajian utama arkeologis. Sebaran data arkeologi di berbagai bentang alam… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Candi Borobudur semenjak lama diyakini sebagai peninggalan Dinasti Sailendra dari Kerajaan Mataram Kuno pada abad ke-8. Lalu ada seseorang bernama KH. Fahmi Basya yang mencetuskan sebuah teori bahwa Borobudur adalah peninggalan Nabi Sulaiman dan Indonesia adalah Negeri Saba. Ia mengklaim memiliki bukti-bukti ilmiah yang kuat untuk mendukung teorinya. Benarkah demikian? Teori bahwa Borobudur peninggalan Nabi… selengkapnya
Rp 48.000 Rp 60.000Seni representasi realitas kehidupan kesehariannya, membuat seniman dalam realitas kehidupan manusia tidak dominan. Meskipun seni, warna realitas kehidupan sosial budaya masyarakatnya. Seni memperlihatkan taraf hidup kesejahteraan sebuah bangsa. Sejalan perkembangan kota, menjadi pertemuan di dalam suatu perniagaan, dan tempat itu memungkinkan untuk terjadi transaksi. Intensitas ekonomi yang cepat, menarik masyarakat daerah, mereka pindah, dan perpindahan…. selengkapnya
Rp 101.830 Rp 119.800Penulis : Akhmad Siddiq Tebal : 136 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Orang Madura senantiasa menjaga nilai-nilai sakral keagamaan mereka, karena tiga unsur utama budaya santri, yaitu pesantren, NU, dan kiai, memiliki pengaruh besar pada masyarakat, baik dalam wilayah keagamaan maupun keduniawian. Selain itu, tiga unsur utama… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Pidato kebudayaan Mochtar Lubis (1977) di Taman Ismail Marzuki (TIM) diterbitkan menjadi buku berjudul Manusia Indonesia. Karena gaya dan sikapnya yang lugas dalam mengupas terutama sifat-sifat negatif orang Indonesia, buku ini menimbulkan pendapat pro dan kontra, selain membangkitkan pemikiran kritis tentang manusia Indonesia. Sifat-sifat manusia Indonesia yang dimaksud ialah munafik, tidak mau bertanggungjawab, berperilaku feodal,… selengkapnya
Rp 56.000 Rp 70.000Penulis : Atik Triratnawati Tebal : viii + 178 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Masuk angin bagi orang Jawa dipercaya sebagai penyakit yang alokalitas karena gangguan ini dapat menimpa siapa saja tanpa dibatasi oleh umur, strata, jenis kelamin, lokasi maupun musim. Gejala masuk angin seperti: panas-dingin, lesu-lemah,… selengkapnya
Rp 69.700 Rp 82.000Penulis : Devi Riskianingrum Tebal : 185 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 38.250 Rp 45.000Raden Werkodhara diperintah gurunya, Danghyang Drona, untuk mencari Banyu Mahapawitra, yaitu air suci sumber kehidupan alam semesta. Ia bertemu sepasang ular besar yang sejatinya adalah widyadhara dan widyadhari yang terkena kutuk dan harus tinggal di tempat tersembunyi: Sumur Si Dorangga. Banyu Mahapawitra tak ditemukan di sana, namun ia berhasil melukat dua ular tersebut sehingga kembali… selengkapnya
Rp 140.000 Rp 175.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.