Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Ilmu Penyakit Ternak I-B....
- Psikologi Freud....
- Sosiologi Agama: Teori dan Perspektif Keindonesiaa....
- Memanfaatkan Aplikasi Pendukung Android pada Siste....
- Mekanika Kekuatan Material Tingkat Lanjut....
- Cara Mudah Menyusun Laporan Keuangan Perusahaan Ja....
- Tentara Terakota....
- Apa Itu Tasawuf?....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Njawani: Bagaimana Keluarga Jawa Menciptakan Anak-Anak yang Patuh
Rp 49.300 Rp 58.000| ISBN | 978-623-96940-5-0 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Dalam keluarga Jawa, orang tua adalah struktur objektif dominan sementara anak dianggap subjek belaka. Anak yang pada awalnya nir-nilai, kosong, kemudian diisi. Anak sama sekali belum memahami dunia, keluarga memahamkannya, jika bukan memaksanya untuk mengerti dunia dari sudut pandang tertentu. Praktik ini kemudian melahirkan “orang Jawa”, agar njawani, yang berarti berpikir dan bertindak secara Jawa.
Njawani: Bagaimana Keluarga Jawa Menciptakan Anak-Anak yang Patuh
Penulis : Reka Sakti
Tebal : x + 140 hlm
Ukuran : 13 x 19 cm
Penerbit : EA Books
Deskripsi :
Dalam keluarga Jawa, orang tua adalah struktur objektif dominan sementara anak dianggap subjek belaka. Anak yang pada awalnya nir-nilai, kosong, kemudian diisi. Anak sama sekali belum memahami dunia, keluarga memahamkannya, jika bukan memaksanya untuk mengerti dunia dari sudut pandang tertentu. Praktik ini kemudian melahirkan “orang Jawa”, agar njawani, yang berarti berpikir dan bertindak secara Jawa.
Melalui anak, keluarga dapat mewariskan “kehidupan” dari generasi sebelumnya. Proses pewarisan tersebut berlangsung dalam jangka waktu yang lama—mulai dari subjek kosong hingga “benar-benar lepas” dari keluarganya. Di situ pula praktik kekuasaan keluarga berlangsung dan berulang, terus menerus mereproduksi subjek-subjek njawani. Sebuah kekuasaan yang memungkinkan orang tua untuk memaksakan kehendak serta membatasi kebebasan anak.
Njawani: Bagaimana Keluarga Jawa Menciptakan Anak-Anak yang Patuh
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.452 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Orang Baduy dari Banten etnografi jul jacobs- Buku De Badoej’s, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia ini dengan judul: Etnografi Jul Jacobs: Orang Baduy dari Banten merupakan bagian tulisan dokter Jul Jacobs yang menempati bagian pertama dari buku De Bodoej’s: Eene Ethnogrophische Schets, yang ia tulis dalam 11 hoofdstuk atau 11 bab. Bab 1 (Hoofdstuk I) Asal-Usul Pemberian… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Indra Hermawan, Novitasari Ratna Dewi, Okti Fathoni Purnama, Dyah Ratna Widi Atmaja Tebal : 235 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi: Cerita dari Timur adalah cerita sekelompok anak muda yang tergabung dalam Tim Ekspedisi 50 Taman Nasional-Mahasiswa Pecinta Alam Silvagama sekembalinya mereka menjelajahi empat taman nasional di… selengkapnya
Rp 72.675 Rp 85.500“Memimpin adalah menderita, bukan menumpuk harta.” Itulah salah satu ungkapan Haji Agus Salim yang patut kita renungkan. Ya, ia adalah sosok karismatik dan salah satu guru bangsa di Indonesia. Keseharian yang penuh kesederhanaan tetapi bermakna istimewa, menjadikannya tokoh yang patut untuk diteladani. Selain Haji Agus Salim, masih banyak tokoh bangsa yang patut kita jadikan panutan…. selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Ester Pandiangan Tebal : x +216 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : EA Books Deskripsi : Sebab Kita Semua Gila Seks tidak hadir sebagai bacaan serius nan ilmiah yang memaksa pembaca mengerutkan kening. Isinya pengalaman sehari-hari dari peristiwa yang enggan kita bicarakan tetapi sejatinya pernah atau akan kita kerjakan. Tak… selengkapnya
Rp 66.300 Rp 78.000Makanan tradisional merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat, baik kontribusinya dalam memberikan asupan gizi maupun peranannya sebagai bagian dari budaya masyarakat yang patut untuk dilestarikan. Indonesia sebagai negara dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, memiliki berbagai macam makanan tradisional baik berbasis nabati maupun hewani. Makanan fermentasi tradisional merupakan komoditas pangan yang ekonomis karena bersumber dari pangan… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000Penulis : Abdur Rahman Tebal : 156 hlm Ukuran : Penerbit : Noktah Deskripsi : Siapa sih yang tidak kenal Gus Dur? Presiden ke-4 RI yang memiliki tingkah nyentrik dan humoris ini bahkan sampai sekarang masih digandrungi banyak orang. Kuburannya di Jombang tidak sepi peziaah. Seolah Gus Dur masih hidup secara jasadi, mereka berwasilah kepadanya… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Soe Tjen Marching Tebal : 277 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 51.000 Rp 60.000Candi Borobudur semenjak lama diyakini sebagai peninggalan Dinasti Sailendra dari Kerajaan Mataram Kuno pada abad ke-8. Lalu ada seseorang bernama KH. Fahmi Basya yang mencetuskan sebuah teori bahwa Borobudur adalah peninggalan Nabi Sulaiman dan Indonesia adalah Negeri Saba. Ia mengklaim memiliki bukti-bukti ilmiah yang kuat untuk mendukung teorinya. Benarkah demikian? Teori bahwa Borobudur peninggalan Nabi… selengkapnya
Rp 48.000 Rp 60.000Penulis : A. Daliman Tebal : 132 hlm Ukuran : 13 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 25.500 Rp 30.000“Saya punya kecemburuan pada Mahbub. Bagaimana dia bisa menulis hingga orang tertawa, padahal isinya cukup serius? Kelebihan Mahbub pada kolom-kolomnya, yang belum tertandingi oleh siapa pun, ialah bahwa ia bisa mengatasi mempergunakan bahasa Indonesia dengan kecakapan seorang mime yang setingkat Marcel Marcau. Kata-kata, kalimat-kalimat, ia gerakkan dalam pelbagai perumpamaan yang tidak pernah membosankan karena selalu… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.