● online
- MEDSEBA (Meditasi Nusantara Kuno)....
- Persada Studi Klub dalam Arena Sastra Indonesia....
- Islam dan Evolusi....
- Penjaga Memori: Gardu di Perkotaan Jawa....
- Komunikasi Bisnis SMK/MAK Kelas X....
- Membangun Keluarga Samawa....
- Pemeliharaan Kelistrikan Kendaraan Ringan SMK/MAK ....
- Tirakat Bisnis: Menarik Kekayaan dengan Kekuatan B....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Pesta Ponan: Kearifan Lokal Masyarakat Samawa (Sumbawa)
Rp 34.000 Rp 40.000| ISBN | 978-602-8335-38-4 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Secara manifes (over) kearifan lokal memiliki fungsi: 1. Fungsi penghormatan terhadap leluhur dan Maha Pencipta; 2. Pengembangan sumber daya manusia; 3. Konservasi dan pelestarian sumber daya alam dan; 4. Pengendalian sosial/konflik. Sedangkan fungsi laten yang terdapat dalam Upacara Pesta Ponan (UPP) pada masyarakat Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir, Kebupaten Sumbawa, yaitu: 1. Untuk menjaga solidaritas dan; 2. Memberi kesempatan untuk rekreasi dan membantu ekonomi penduduk setempat Fungsi-fungsi tersebut pada hakikatnya sejalan dengan ajaran agama Islam yang hampir keseluruhan dianut oleh masyarakat Desa Poto.
Pesta Ponan: Kearifan Lokal Masyarakat Samawa (Sumbawa)
Penulis : I Made Purna
Tebal : 150 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi :
Secara manifes (over) kearifan lokal memiliki fungsi: 1. Fungsi penghormatan terhadap leluhur dan Maha Pencipta; 2. Pengembangan sumber daya manusia; 3. Konservasi dan pelestarian sumber daya alam dan; 4. Pengendalian sosial/konflik. Sedangkan fungsi laten yang terdapat dalam Upacara Pesta Ponan (UPP) pada masyarakat Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir, Kebupaten Sumbawa, yaitu: 1. Untuk menjaga solidaritas dan; 2. Memberi kesempatan untuk rekreasi dan membantu ekonomi penduduk setempat Fungsi-fungsi tersebut pada hakikatnya sejalan dengan ajaran agama Islam yang hampir keseluruhan dianut oleh masyarakat Desa Poto.
Penyelenggaraan UPP pada masyarakat Desa Poto, bukan semata-mata menjalin struktur dengan prinsip vertikal (agama-spiritual), melainkan juga menjalin struktur dengan prinsip horisontal, yaitu membentuk pengembangan sumber daya manusia yang berjiwa sosial didasari oleh hidup selaras dengan rasa saling, seperti rasa saling prihatin, saling sayang, cinta, kasihan, dan saling percaya, serta saling mengingatkan. Jika rasa saling tersebut di atas dijalani dengan baik, maka anggota masyarakat Desa Poto akan menjadi manusia yang memiliki harga diri (Ila).
Melalui UPP, berbagai konflik dapat direda/teratasi. Secara manifes hidup dalam kondisi keseimbangan juga nampak tidak hanya antarwarga yang berpotensi konflik, tetapi juga dengan warga yang berasal dari luar Desa Poto. Hubungan dengan mereka juga dapat terwujud melalui kawin-mawin.
UPP yang di masyarakat Desa Poto kini semakin menarik wisatawan, yang dengan begitu berpotensi memperkenalkan dan mengembangkan kearifan lokal dari masyarakat setempat. Dengan memperkenalkan Upacara Pesta Ponan sebagai paket rekreasi (pariwisata], maka tidak menutup kasanah budaya lain seperti kain tenun, dan gerabah tradisional juga ikut dipasarkan kepada para wisatawan.
Tags: budaya, penerbit ombak
Pesta Ponan: Kearifan Lokal Masyarakat Samawa (Sumbawa)
| Berat | 150 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.667 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : James P. Spradley Tebal : xxiv + 348 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Tiara Wacana Deskripsi : …. bagi Spradley, “ilmu untuk ilmu” sudah ketinggalan zaman. Ilmu harus mempunyai kegunaan praktis dalam menyelesaikan masalah-masalah kemanusiaan. Begitu juga halnya dengan penelitian etnografi: seorang peneliti yang berhasil adalah juga seorang problem… selengkapnya
Rp 60.000 Rp 75.000Penulis : Yasraf Amir Piliang Tebal : 356 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Dalam masyarakat yang didominasi oleh modus produksi kapitalisme, nasib seseorang akan selalu ditentukan oleh hukum kompetisi. Mereka yang lemah akan kalah, dan mereka yang menang akan bertindak sebagai penguasa atas yang kalah. Kekuatan yang… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Suwung. Satu kata yang menjadi intisari seluruh ajaran spiritual leluhur Jawa. Suwung, yang bermakna kosong, adalah realitas terdalam kehidupan, sumber penciptaan, yang tenteram-damai sepenuhnya, melampaui suka-duka, sunyi dari gejolak emosi. Leluhur Jawa memahami Tuhan sebagai Suwung, Kemahasadaran dan Kemahakuasaan dalam bentuk kekosongan yang memangku dan meliputi seluruh keberadaan (Suwung hamengku ana). Seseorang yang telah mengalami… selengkapnya
Rp 63.200 Rp 79.000Penulis : Ni Wayan Sumitri Tebal : xviii + 124 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Dalam konteks pemertahanan tradisi budaya lokal terbitnya buku ini, merupakan kulminasi dari penelitian yang panjang. Rongga adalah salah satu dari etnis di Flores yang bahasa dan budayanya kini telah diteliti dengan baik. Ini dimulai secara intensif… selengkapnya
Rp 60.000 Rp 75.000Penulis : Suwardi Endraswara Tebal : 262 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi ; Sastra sebagai ilmu “pembaca” budaya akan banyak berhadapan tentang bagaimana manusia menciptakan sebuah karya sastra. Salah satu ranah kajian sastra yang bisa dikatakan sangat bersinggungan dengan manusia adalah antropologi sastra. Antropologi sastra barangkali terdengar asing di… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Yance Z Rumahuru Tebal : 121 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku tipis tapi penting ini menunjukkan bagaimana modal sosial yang ada di Kota Ambon dan Kota Tual berhasil membangun kembali kerukunan masyarakat pascakonflik di dua kota itu. Saya terkesan dengan kejelian penulisnya dalam menangkap berbagai… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Yasraf Amir Piliang dan Jejen Jaelani Tebal : 281 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Setidak-tidaknya ada dua ‘semangat zaman’ (Zeitgeist) yang membangun cultural studies sebagai sebuah kecenderungan pemikiran, yaitu modernisme dan posmodernisme. Pada fase modern, cultural studies akrab dengan dengan isu-isu budaya populer, budaya massa, industrialisasi, media… selengkapnya
Rp 93.500 Rp 110.000Gunungan Wayang Kulit purwa atau Kayon adalah simbol hidup, gambaran alam semesta beserta isinya. Menjadi simbol hidup karena dalam pertunjukkan wayang kulit apabila kayon belum digerakkan oleh sang dalang berarti belum ada kehidupan, masih kosong, sepi, tak ada gerak, tidak ada dinamika. Bedhol kayon atau pertama kali Gunungan dicabut dari panggung pakeliran kemudian digerakkan oleh… selengkapnya
Rp 125.630 Rp 147.800“Kedua tanganku ini berlumuran darah, Resi.” Kesatria paling tangguh di Dunia Wayang ini merupakan putra dari garis Pandawa yaitu Bima dan Raksasa bernama Arimbi. Kelahirannya telah dinantikan para Dewa untuk melindungi mereka dari berbagai serangan yang membahayakan negeri Jonggring Saloka. Untuk menunaikan tugas tersebut, Gatotkaca sudah diberikan berbagai kesaktian. Tak ada senjata yang bisa melukai… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : S.K. Sewan Susanto Tebal : xxiv + 592 hlm Ukuran : 19 x 23 cm Penerbit : Andi Deskripsi : Seni Batik merupakan perpaduan antara karya seni rupa dan teknologi oleh leluhur bangsa Indonesia secara turun temurun. Seni budaya khas Indonesia yang bahkan telah diakui oleh dunia sebagai refresentatif budaya tak benda warisan… selengkapnya
Rp 416.500 Rp 490.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.