Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Mengembangkan Aplikasi Enterprise Berbasis Android
- Pembelaan Socrates
- Struktur Layar Sentuh Tipe Incell dan Teknologi An
- Politik Perdagangan Organ Manusia di Cina
- Himpunan Kitab Undang-Undang Hukum Utama Indonesia
- Dasar Pemrograman Robot Menggunakan Arduino+cd
- Pasar Modal, Bisnis dan Transformasi Ekonomi Masa
- Spesies Ginseng di Seluruh Dunia; Mengenal lebih j
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Gus Dur di Mata Perempuan
Rp 68.000 Rp 80.000| ISBN | 978-602-14913-9-3 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Gus Dur di Mata Perempuan
Penulis : Ala’i Nadjib (Editor)
Tebal : xxx + 295 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Gading Publishing
Deskripsi :
Buku ini berawal dari cita-cita Fatayat untuk mendokumentasikan, pandangan dan pengalaman perempuan terhadap sosok dan perjuangan Gus Dur. Beliau sendiri adalah pribadi yang tak terpisahkan dalam perjalanan dan perjuangan fatayat sejak menjadi Ketua Umum sampai akhir hayatnya. Kami ingat, November 2008 adalah saat bersama dengan fatayat dalam acara publik, seminar tentang gender dan kebudayaan, Gus Dur bahkan sempat meledek dengan gayanya khas, katanya, fatayat ketinggalan zaman, baru bicara soal itu sekarang. Rupanya itu pertemuan terakhir dengan Fatayat dalam forum resmi.
Sebagai kaum minoritas dalam berpartisipasi di wilayah publik dan kaum mayoritas dalam jumlah, perempuan termasuk kaum yang dipinggirkan dan ada dalam agenda besar Gus Dur, sebagai isu kemanusian yang harus diperjuangkan. Karena itulah, kami memberi amanat sahabat Ala’i Nadjib untuk meminta pengalaman perempuan yang berbeda – beda dengan Gus Dur, dari berbagai kalangan.
Banyak sekali masukan-masukan dan tulisan-tulisan dari para kontributor buku ini. Mereka banyak memberikan inspirasi dan menjadi bagian pengalaman perempuan yang berhubungan langsung dengan Gus Dur yang kemudian bisa menjadi inspirasi bagi pembaca.
Kami selaku ketua umum Fatayat dan tim penulis sebagai pemrakarsa buku ini mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas masukan-masukan yang telah diberikan untuk buku ini, baik berupa naskah tulisan, puisi, wawancara yang tel ditulis ulang dan juga kartun. Semuanya sungguh sangat menggugah, mengesankan dan amat berharga bagi kami. Tak terlupakan kepada Ibu Sinta Nuriyah yang telah berkenan memberi pengantar dan seluruh putri-putri beliau yang telah berkenan diwawancarai dan hasilnya dihidangkan kepada pembaca semua. Sekali lagi terima kasih, Jazakumullahu ahsanal jazaa…
Tags: budaya, gading publishing
Gus Dur di Mata Perempuan
| Berat | 250 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.637 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Selalu tergetar membaca tulisan feminis muda, yang merawat gelisah dan mencari mata baru dalam melihat realitas. Buku ini adalah mozaik pencarian tentang makna adil sebagai perempuan, dengan menelusuri diri, kehidupan sosial, nasib semesta, dan bacaan. Tulisan-tulisan Ayu mengajak untuk disikapi dengan koma, bukan titik. Karena memicu dan memacu dilanjut, dicari, direfleksi, dan yang terpenting untuk… selengkapnya
Rp 58.650 Rp 69.000Penulis : Hartatik Tebal : 188 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Pada masa kolonial, kata dayak dan melayu digunakan oleh para peneliti pada masa itu untuk membedakan antara penduduk Kalimantan yang masih menganut kepercayaan leluhur dan yang telah menjadi muslim. Penduduk yang muslim dan tinggal di sekitar muara… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Melalui survei CNN, Soto Ambengan Pak Sadi dari Surabaya dipuji dan diakui dunia sebagai salah satu dari 20 makanan lezat tingkat Asia yang surveinya dilakukan pada tahun 2007. Menyadari bahwa makanan menjadi salah satu identitas bangsa, maka saat ini semakin banyak pemerhati industri kuliner mulai merapatkan diri dan membentuk Forum Komunikasi Kuliner Indonesia (Forkomkulindo)serta mencoba… selengkapnya
Rp 109.650 Rp 129.000Penulis : Angela Mc Robbie Tebal : x + 402 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Kreasi Wacana Deskripsi : Ada banyak kajian tentang budaya pop dan posmodernisme yang termuat dalam buku ini. Kajian tersebut mengungkap berbagai ragam isu menarik bagi para akademis dan orang-orang yang tertarik pada segala wacana posmodernisme dan… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : A. Rani Usman Tebal : hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Hubungan antara Indonesia, khususnya Aceh dengan Dataran Cina dimulai semenjak lancarnya transportasi laut. Kontak budaya antara Cina dan Aceh secara diplomasi diawali pada abad 13 dan 15 M. Pada suatu lawatan utusan diplomat Cina pergi… selengkapnya
Rp 76.000 Rp 95.000Para penulis yang diasingkan ke Pulau Buru pada dekade akhir tahun 60an, kembali ke daerahnya lebih satu warsa kemudian dengan membawa banyak cerita dan kenangan. Demikianlah misalnya, sastrawan terkemuka Indonesia Pramoedya Ananta Toer menulis dua jilid buku memoarnya di Pulau Buru: Nyanyi Sunyi Seorang Bisu 1-2. Penulis lain, Hersri Setiawan menulis kitab tebal sejenis: Memoar… selengkapnya
Rp 17.000 Rp 20.000Penulis : Riana Diah Sitharesmi dan Trubus Semiaji Tebal : x + 66 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Deepublish Deskripsi : Sifat ephemeral tari menyebabkan penyajian suatu karya tari menjadi satu perisiwa kreatif yang “sekali hilang”. Citra dinamis, meminjam istilah Suzanne K. Langer, bisa tidak akan tertangkap jika sedetik saja perhatian kita teralihkan…. selengkapnya
Rp 70.550 Rp 83.000Penulis : Sumarsam Tebal : 343 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Gading Publishing Deskripsi : Wayang dan gamelan telah membawa kita pada diskursus-diskursus yang tebanya sangat luas. Dua seni pertunjukan “adiluhung” ini merupakan pertunjukan multimedia yang mempunyai sejarah yang panjang, mengandung kedalaman estetika dan ungkapan simbolis dan religiusita, dan berafiliasi kuat… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000“Memimpin adalah menderita, bukan menumpuk harta.” Itulah salah satu ungkapan Haji Agus Salim yang patut kita renungkan. Ya, ia adalah sosok karismatik dan salah satu guru bangsa di Indonesia. Keseharian yang penuh kesederhanaan tetapi bermakna istimewa, menjadikannya tokoh yang patut untuk diteladani. Selain Haji Agus Salim, masih banyak tokoh bangsa yang patut kita jadikan panutan…. selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.