● online
- Temukan Dirimu, Nikmati Hidupmu: Kiat-Kiat Sederha....
- Perjalanan Seorang Diplomat Menyusuri Jalur Sutera....
- Geologi Lingkungan....
- 50 Strategi Pembelajaran Populer....
- Panduan Lengkap Belajar Imla’ dan Menulis Arab O....
- Ilmu Pendidikan Islam....
- Take a Deep Breath and Relax; Seni Menghilangkan R....
- Perdagangan dan Masyarakat Indonesia....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Lenong: Masa Lampau, Masa Kini dan Masa Depan – Komedi Betawi
Rp 68.000 Rp 85.000| ISBN | 978-623-6421-47-5 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Lenong: Masa Lampau, Masa Kini dan Masa Depan – Komedi Betawi
Penulis : Syaiful Amri
Tebal : xviii + 178 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Obor Indonesia
Deskripsi :
Putu Wijaya., Sastrawan Indonesia
DKJ pernah punya program mensosialisasikan Teater Rakyat ke masyarakat. Lenongpun dibawa keliling. Habis pergelaran seorang anak muda berkomentar. “Lho in ikan niru-niru Lenong Rumpi”. Anekdot yang beneran terjadi itu sebuah alasan yang tepat untuk mengatakan buku “Lenong Masa Lampau, Masa Kini dan Masa Depan”, karya Sohib Saya Doktor Syaiful Amri ini sangat penting untuk meluruskan opini yang keliru.
Julianti Parani, PH.D., Dosen senior-purnabhakti Institut Kesenian Jakarta
Buku ketiga di tahun 2022 dari Syaiful Amri yg produktif ini, membawa harapan baru terhadap teater Lenong untuk lebih maju. Mendambakan Lenong, yang bermula sebagai ikon tradisional Betawi, menghantarkan pemekaran prospek sesuai tulisanku di tahun 2005 sebagai exponen penting budaya Jakarta yaitu Intercultural Jakarta : Ambience of Betawi Theatre to Indonesian Theatre – Jounal Wacana Seni (USM)- vol 5 – 2006 – 4. Pada Bab III nya tercantum konteks interkultural Jakarta dengan Betawi, yang membahas Lenong Menuju Masa Depan sebagai teater Indonesia, yang searah dengan visi Syaiful Amri dengan rekacipta Kombet Lenong untuk meningkatkan profesionalisme baru dalam perkembangan kesenian Betawi ke era globalisasi.
Dr. Seno Gumira Ajidarma, S.Sn., M.Hum. Dosen Fak. Film & Televisi IKJ, dan FIB UI.
Cara ngebélain lenong tentu tak cukup dengan slogan, dalam hal Syaiful Amri, seorang putra Betawi, itu dilakukan dengan penelitian dan pengkajian, sehingga tradisi dapat dipandangnya secara kritis dalam konteks masa kini. Dengan metode yang sama, dapatlah pula ia bicara tentang kehidupan tradisi budaya Betawi yang satu ini pada masa depan. Artinya pembaca dapat mengikuti suatu aktivisme kebudayaan yang bertanggung jawab—dan suatu pendekatan ilmiah yang dengan cara itu mendapatkan nilai sosialnya.
Prof. Yasmin Zaki Shahab M.A. Ph.D., Staf Pengajar Departemen Antropologi FISIP UI.
Buku ini yang menuangkan pengalaman Syaiful Amri sebagai penggiat Lenong merupakan buku ketiga yang menunjukkan keperdulian dan keprihatinan penulis terhadap eksistensi kesenian Betawi ini. Komedi Betawi merupakan kreasi penulis dalam menjawab ancaman akan kepunahan lenong. Menyadari bahwa tidak mungkin mempertahan lenong dalam bentuk aslinya, Komedi Betawi muncul dalam bentuk lenong baru dimana silat, gambang kromong, pantun dan humor sebagai karakter khas lenong tetap dipertahankan, sehingga lenong tetap memiliki masa depan sebagai identitas kebetawian di Jakarta.
Tags: budaya, obor indonesia
Lenong: Masa Lampau, Masa Kini dan Masa Depan – Komedi Betawi
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.449 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Candi Borobudur semenjak lama diyakini sebagai peninggalan Dinasti Sailendra dari Kerajaan Mataram Kuno pada abad ke-8. Lalu ada seseorang bernama KH. Fahmi Basya yang mencetuskan sebuah teori bahwa Borobudur adalah peninggalan Nabi Sulaiman dan Indonesia adalah Negeri Saba. Ia mengklaim memiliki bukti-bukti ilmiah yang kuat untuk mendukung teorinya. Benarkah demikian? Teori bahwa Borobudur peninggalan Nabi… selengkapnya
Rp 48.000 Rp 60.000Pada suatu hari, Darmagandhul, seorang murid yang tajam hatinya, bertanya kepada gurunya, Kiai Kalamwadi, tentang awal mula kenapa penduduk Jawa meninggalkan agama Shiwa Buddha dan beralih memeluk agama Islam. Pada saat itulah Kiai Kalamwadi mulai menyadari bahwa rahasia kehancuran Majapahit dan Jawa yang tersembunyi selama berabad-abad patut dibabarkan kepada Darmagandhul, agar menjadi pelajaran bagi generasi mendatang…. selengkapnya
Rp 108.000 Rp 135.000Penulis : Anthony Synnott Tebal : 468 hlm Ukuran : 15 x 21 cm Penerbit : Jalasutra Deskripsi : Inilah buku yang menunjukkan bahwa tubuh dan indra kita telah dikonstruksi secara sosial dengan pelbagai cara, oleh pelbagai macam populasi. Dalam argumennya buku ini pun mencoba untuk mengembalikan tubuh pada tempatnya yang utama di dalam kehidupan… selengkapnya
Rp 150.000Penulis : Sugeng Priyadi Tebal : xiv + 170 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Di tengah kehidupan modern yang—harus diakui—banyak berkiblat pada budaya Barat, identitas masih merupakan sesuatu yang amat penting bagi suatu bangsa. Identitas suatu bangsa salah satunya dapat ditunjukkan oleh mentalitas di mana ia mengadung kompleksitas… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Bakdi Soemanto Tebal : xii + 276 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Media Pressindo Deskripsi : Buku ini memuat tulisan-tulisan Prof. Bakdi Soemanto mengenai dunia teater. Beliau membahas tema-tema elementer di panggung teater, misalnya “Pengertian Drama” sampai “Irama Tragika”. Buku ini patut dibaca oleh para pekerja teater, mahasiswa sastra… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Penulis : Jajang Suryana Tebal : xii + 372 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : Seni rupa menurut teori seni rupa Barat kerap menjadi bahan bahasan utama di sekolah-sekolah seni Indonesia. Hal ini sangat gayut dengan sumber awal teori seni rupa yang wajib menjadi bahasan arus utama. Arus… selengkapnya
Rp 212.330 Rp 249.800Penulis : Ni Wayan Sumitri Tebal : xviii + 124 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Dalam konteks pemertahanan tradisi budaya lokal terbitnya buku ini, merupakan kulminasi dari penelitian yang panjang. Rongga adalah salah satu dari etnis di Flores yang bahasa dan budayanya kini telah diteliti dengan baik. Ini dimulai secara intensif… selengkapnya
Rp 60.000 Rp 75.000Buku ini menceritakan kisah cinta seorang gadis bernama Julia terhadap dosennya. Kisah ini memuat nilai kemanusiaan terutama perhatian seorang kakak kepada adiknya. Bahkan buku ini memberikan pengajaran yang mendalam tentang filosofi bahasa pada aplikasinya sehari-hari.
Rp 81.430 Rp 95.800“Memimpin adalah menderita, bukan menumpuk harta.” Itulah salah satu ungkapan Haji Agus Salim yang patut kita renungkan. Ya, ia adalah sosok karismatik dan salah satu guru bangsa di Indonesia. Keseharian yang penuh kesederhanaan tetapi bermakna istimewa, menjadikannya tokoh yang patut untuk diteladani. Selain Haji Agus Salim, masih banyak tokoh bangsa yang patut kita jadikan panutan…. selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Kuntowijoyo Tebal : xiv + 218 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Tiara Wacana Deskripsi : Orang bisa memberi tafsir yang bermacam-macam tentang perubahan masyarakat dan kebudayaan, karena kedua-duanya memang kaya dengan nuansa. Buku ini merupakan hasil pengembaraan intelektual KUNTOWIJOYO selama sekitar enam tahun. Dalam kapasitasnya sebagai sejarawan dan budayawan… selengkapnya
Rp 38.400 Rp 48.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.