Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami

Pemasaran
● online
Pemasaran
● online
Halo, perkenalkan saya Pemasaran
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Biografi/Autobiografi » Perjalanan Seorang Diplomat Menyusuri Jalur Sutera
click image to preview activate zoom
Diskon
20%

Perjalanan Seorang Diplomat Menyusuri Jalur Sutera

Rp 128.000 Rp 160.000
Hemat Rp 32.000
ISBN978-623-321-215-1
Stok Tersedia
Kategori Biografi/Autobiografi
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

Perjalanan Seorang Diplomat Menyusuri Jalur Sutera

Penulis     : Mohamad Asruchin

Tebal         : xxxvi + 410 hlm

Ukuran     : 14,5 x 21 cm

Penerbit   : Obor Indonesia

Deskripsi :

Buku berjudul “Perjalanan Seorang Diplomat: MENYUSURI JALUR SUTERA merupakan kumpulan artikel tentang berbagai aspek di negara-negara ‘Stan’ Asia Tengah. Isi buku dikelompokkan menjadi 7 (tujuh) bagian, yaitu: Diplomasi, Penugasan di Perwakilan, Pengamatan Wilayah Akreditasi, Perkembangan Sosial & Politik, Konflik Internal & Eksternal, Sejarah & Kebudayaan, Tradisi Usang & Fenomena Alam.

Pada artikel ‘Asia Tengah Laksana Gadis Nan Sexy’ dikupas tentang wilayah Asia Tengah yang sejak dahulu menjadi ajang perebutan antara negara-negara besar: antara Kerajaan Inggris dengan Kekaisaran Tsar Rusia pada abad ke-19, untuk mengincar tempat persimpangan (cross-road) yang menghubungkan daratan Asia dan Eropa.

Persaingan memperebutkan wilayah pengaruh (sphere of influence) kembali berkobar setelah Uni Soviet bubar dan negara-negara Asia Tengah menjadi negara merdeka, kali ini persaingan berlangsung antara AS, Rusia dan China, yang mengincar kandungan sumber alam terutama minyak dan gas yang  melimpah di wilayah tersebut.

Perkembangan Sosial-Politik mengarah ke pergantian kekuasaan, baik yang berlangsung damai maupun dengan jalan kekerasan melalui ‘people’s power’. Suksesi kepemimpinan di Uzbekistan dan Turkmenistan berjalan aman karena penguasa lama meninggal dunia, namun di Kyrgyzstan dan Kazakhstan terjadi kerusuhan massal yang bermula dari ketidakpuasan rakyat terhadap pemerintahnya.

Dua negara ‘Stan’ di luar Asia Tengah, Pakistan dan Afghanistan, tidak kalah menariknya. Di Pakistan, pergantian kekuasaan lebih sering dalam suasana panas baik melalui Pemilu maupun dengan cara kudeta militer. Di Afghanistan, penguasa baru Taliban yang menggantikan pemerintahan boneka AS tidak berjalan mulus, mengingat akses berbagai pendanaan baik dari aset Bank miliknya di AS, maupun dana bantuan dari IMF, EU dan NATO dibekukan.

Napak tilas kebesaran Uzbekistan dan Asia Tengah pada umumnya disajikan dalam artikel ‘Uzbekistan Sumber Peradaban Dunia’ dan ‘Dua Sisi Coin Uzbekistan’. Artikel menarik lainnya, yaitu: ‘Mengenal Gerbang Neraka Darvaza’ dan ‘Laut Aral Mengering Menjadi Gurun Pasir’ merupakan fenomena alam dan ‘man-made disaster’ yang diwarisi oleh masyarakat di wilayah Asia Tengah dari nenek-moyangnya yang kurang bijak dalam mengelola alam.

 

Tags: ,

Perjalanan Seorang Diplomat Menyusuri Jalur Sutera

Berat 400 gram
Kondisi Baru
Dilihat 521 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: