● online
- Hubungan Industrial Pendekatan Komprehensif – In
- You Are Not Able to Control Everything Tha Happens
- Tiga Guru Besar Filsafat Yunani Kuno
- Manajemen
- Aku Ingin Bangun Di Masa Lalu Sebagai Anak Kecilmu
- Empat Mazhab yang Mempengaruhi Dunia
- Bawalah Mayatku pada Kekasihku
- Ijtihad Maqasidi; Rekonstruksi Hukum Islam Berbasi
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Filsafat Politik Plato dan Ariestoteles Edisi 2
Rp 95.880 Rp 112.800| ISBN | 978-602-5879-94-4 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Filsafat |
Penulis : Agus Hiplunudin
Tebal : x + 102 hlm
Ukuran : 17 x 24 cm
Penerbit : Suluh Media
Filsafat Politik Plato dan Ariestoteles Edisi 2
Filsafat politik merupakan pemikiran yang mendasar tentang konsep negara, kekuasaan, dan keadilan. Dalam hal ini, ditinjau dari sudut pandang filsuf terbesar sepanjang zaman yaitu Plato dan Aristoteles. Uraiannya akan kian menarik sebab berkaitan dengan kosmologi Yunani Kuno, sebagai refleksi awal peradaban tradisi filosofis dan ilmu pengetahuan.
Bagian BAB I dalam buku ini mengupas perihal memahami filsafat politik. dilihat dari sisi Perspektif Filsafat, Perspektif Politik, dan Memaknai Filsafat Politik itu sendiri. Dilanjutkan pada BAB II mengenai Keadaan Sosial Politik dan Kosmologi Yunani Kuno, yang di dalamnya akan diuraikan mengenai: Acropolis, Polis Athena, Polis Sparta. Selanjutnya diuraikan pula mengenai: Mitologi Yunani dan Kosmologi Yunani dengan para pemikirnya, di antaranya Thalas, Anaximendros, dan Anaximeses. BAB III akan menguraikan biografi filsafat politik Plato dan Aristoteles. Biografi Plato, lingkungan sosial politik semasa hidup Plato, riwayat dan konsep pendidikan Plato, gambaran filsafat Plato dan ditutup oleh biografi Aristoteles. Selanjutnya BAB IV akan membahas tentang Helenisme dengan tokoh sentralnya yaitu Alexander Agung, yang kemudian akan membidani terlahirnya beberapa aliran filsafat seperti Sinisme, Skeptisisme, Epikureanisme, dan Stoisisme. BAB V akan diuraikan mengenai Konsep Keadilan Menurut Plato dan Aristoteles, yang ditutup oleh BAB VI berupa uraian filsafat politik Plato dan Aristoteles secara spesifik.
Tags: filsafat, suluh media
Filsafat Politik Plato dan Ariestoteles Edisi 2
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.121 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Simon Blackburn Tebal : xi + 951 hlm Ukuran : 15 x 24 cm Penerbit : Pustaka Pelajar Deskripsi: 1. Kamus Filsafat memiliki lebih dari 3.000 entri- termasuk 500 biografi filsuf paling terkenal dan berpengaruh 2. Mencakup istilah-istilah dan konsep-konsep terbaru di tradisi-tradisi filsafat barat, China, India, Islam, dan Yahudi. 3…. selengkapnya
Rp 168.000 Rp 210.000Modernisme mengantarkan beberapa inovasi paling menarik dalam seni dan sastra, dari Fauvisme, Kubisme, dan Dada, ke novel-novel James Joyce dan Franz Kafka, hingga karya-karya provokatif, seperti “Fountain” Marcel Duchamp. Tetapi, Modernisme juga membuat banyak orang bingung setelahnya. Bagaimana perlengkapan kamar mandi sehari-hari dapat dianggap sebagai karya seni? Tidakkah seharusnya sebuah novel memiliki awal, pertengahan, dan… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Metafisika adalah salah satu cabang filsafat yang berusaha mencaari hakikat dari segala yang ada. Kajian metafisika adalah kajian yang bersifat mengatasi pengalaman inderawi yang antara lain bersifat individual. Metafisika bertugas mencari kedudukan yang individual itu dalam konteks keseluruhan. Metafisika mengajak orang untuk tidak terpaku pada hal-hal tertentu, misalnya masalah kesehatan manusia dan lain-lain yang tertentu,… selengkapnya
Rp 61.200 Rp 72.000Penulis : Nur Khalik Ridwan Tebal : 255 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod “Bagi Gus Dur, Pancasila sangatlah penting bagi eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Gus Dur menyatakan, ‘Tanpa Pancasila negara akan bubar. Pancasila ialah seperangkat asas, dan ia akan ada selamanya. Ia adalah gagasan tentang negara yang harus kita… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Wahyudin Tebal : 244 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Basabasi Deskripsi : “Membaca,” kata Goenawan Mohamad, “adalah berargumentasi, menciptakan, membentuk, mengubah: semua itu pada saat yang sama juga proses menghidupkan apa yang dibaca.” Dengan hikmat itulah tiga puluh tiga tulisan Wahyudin di buku ini lahir. Kalau boleh menegaskannya dengan… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Liberalisme adalah salah satu dari teori-teori dan ideologi politis yang paling utama dan meresap, namun tunduk pada tafsiran-tafsiran serta penyalahgunaan-penyalahgunaan yang berbeda-beda. Sejarahnya membawa warisan penting pemikiran beradab, praktik politik, dan kreativitas filosofis-etis. Pengantar singkat ini menguraikan konsep liberalisme dan berbagai tafsirannya melalui tiga pendekatan yang beragam: historis, ideologis, dan filosofis. Sebagai pakar teori ideologi… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Bagi orang Jawa, laku tirakat (prihatin) ternyata tidak boleh dikerjakan secara asal-asalan, insidental, sejam dua jam, atau sehari dua hari, tetapi mesti dikerjakan sepanjang hidup. Bisa dikatakan, manusia Jawa semasa hidupnya harus pandai-pandai mengolah cita-citanya berlandaskan laku prihatin yang tidak pernah berhenti. Mengapa? Sebab, hal yang didambakan oleh manusia Jawa sejatinya ialah sukses dunia dan… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Umberto Eco Tebal : 216 hlm Ukuran : cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : “…Pada prinsipnya, disiplin (itu) belajar segala sesuatu yang dapat digunakan untuk berbohong. Jika sesuatu tidak bisa digunakan untuk berbohong, sebaliknya hal itu tidak dapat digunakan untuk mengatakan yang sebenarnya: tidak sebenarnya bisa digunakan ‘untuk memberitahu’ sama sekali.” Umberto Eco
Rp 57.800 Rp 68.000Penulis : Daniel L. Pals Tebal : 492 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Boleh saja Sigmund Freud menganalogikan pemeluk agama dengan pasien neurotisnya di rumah sakit jiwa, ataupun Karl Marx yang menuduh agama sebagai “candu” yang harus dibasmi agar tercetus revolusi proletar, ataupun Emile Durkheim yang mensubordinasikan agama… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Abu Nasr al-Farabi (870-950)—yang dijuluki Guru Kedua setelah Aristoteles, dan mereka yang mengikuti dan mengembangkan ajaran pemikirannya—adalah salah satu capaian intelektual tertinggi di dalam seluruh rentang perkembangan pemikiran Islam Abad Pertengahan. Era itu, meminjam istilah Ibrahim Madkour, disebut sebagai “Era Farabisme”: dengan batasan waktu mulai dari lahirnya Al-Farabi pada 870 sampai meninggalnya Abu Hayyan al-Tawhidi… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.