● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Troubled Transit: Politik Indonesia bagi Para Pencari Suaka
Rp 100.000 Rp 125.000| ISBN | 978-602-433-429-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial Politik |
Troubled Transit: Politik Indonesia bagi Para Pencari Suaka
Penulis : Anjte Missbach
Tebal : xviii + 348 hlm
Ukuran : 15 x 23 cm
Penerbit : Obor Indonesia
Deskripsi :
Troubled Transit melihat para pencari suaka yang terjebak di pengasingan Indonesia dari sejumlah sudut pandang. Buku ini menyajikan banyak cerita para migran transit dan persepsi otoritas Indonesia serta perwakilan-perwakilan organisasi internasional dan organisasi non-pemerintah yang bertanggung jawab dalam pengurusan pencari suaka.
Kagum akan besarnya kegigihan para pencari suaka selama menempuh perjalanan mereka yang cukup panjang dan berbahaya, buku ini secara khusus berusaha menyoroti fragmen perjalanan tersebut – Indonesia, yang bagi banyak pencari suaka merupakan batu loncatan terakhir menuju kehidupan yang baru. Saat keinginan untuk memperoleh hidup baru tak terbendung, banyak pencari suaka terjebak dalam kompleksitas kehidupan di transit. Indonesia, sebuah negara kepulauan yang memiliki lebih dari 17.000 pulau, lebih dari sekadar sebuah tempat di mana orang-orang menghabiskan waktu untuk menunggu; Indonesia merupakan negara-bangsa yang berinteraksi dengan para pencari suaka transit dan merumuskan kebijakan-kebijakan yang berdampak cukup besar bagi pengalaman para migran transit yang tinggal di sana.
Troubled Transit berupaya untuk menjelaskan kompleksitas migrasi transit dari sudut pandang para migran dalam konteks pemerintah Indonesia dan tantangan politiknya, termasuk hubungannya dengan Australia. Dengan memperhatikan kebijakan-kebijakan Indonesia dan proses pembuatan kebijakan akan memberikan Indonesia relevansi yang lebih luas, sebagai sebuah negara transit dan sebagai mitra dalam skema perlindungan regional dan pengelolaan migrasi.
Tags: Indonesia, obor indonesia, politik
Troubled Transit: Politik Indonesia bagi Para Pencari Suaka
| Berat | 375 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.877 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Syamsuddin Haris Tebal : viii + 286 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : …..hampir tidak ada upaya serius para pemimpin partai politik era reformasi dewasa ini untuk membenahi diri. Para politisi partai justru makin melestarikan problematik struktural partai-partai dan menikmati situasi tidak… selengkapnya
Rp 56.000 Rp 70.000Penulis : Jason Schenker Tebal : 216 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Pandemi Covid-19 berdampak sangat luas dalam kehidupan, bahkan belum pernah dirasakan umat manusia pada bisnis, ekonomi, dan masyarakat. Dampak tersebut kemungkinan akan membayangi—dalam cara yang buruk dan baik—pada tahun-tahun dan dekade… selengkapnya
Rp 41.650 Rp 49.000Even though Myanmar is dominated by nearly 70 percent Buddhists, there is also a sizeable Muslim minority. While many Muslims have been integrated into the mainstream Myanmar society, the Rohingyas, who constitute the majority of the Muslims, are an exception. Largely originating from neighbouring Bengal in present-day Bangladesh, they have been migrating to the Arakan… selengkapnya
Rp 39.100 Rp 46.000Penulis : Jamal Ma’mur Asmani Tebal : 200 hlm Ukuran : Penerbit : Ircisod Deskripsi : Pada tahun 2026, NU akan berusia 100 tahun. Menjelang usia satu abad tersebut, banyak orang menyandarkan harapan pada NU. Mereka berharap agar NU konsisten sebagai organisasi sosial-keagamaan (jam’iyah diniyah ijtima’iyah), dan tidak melibatkan diri dalam kontestasi politik kekuasaan, sesuai… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Toleransi sejak dahulu sudah mengakar dalam denyut nadi kehidupan masyarakat Indonesia, sehingga Indonesia dikenal sebagai Zamrud Toleransi. Nilai toleransi yang menjadi warisan budaya bangsa termanifestasi dalam unsur budaya material seperti simbol, praktik sosial, adat istiadat, dan tokoh-tokoh historis yang bijak bestari, maupun non-material seperti nilai-nilai kearifan, filosofi, mitologi, hingga pandangan hidup masyarakat yang luhur dan… selengkapnya
Rp 100.000 Rp 125.000Penulis : Y. Wahyu Saronto Tebal : xiv + 292 hlm Ukuran : 16 x 23 cm Penerbit : Andi Deskripsi: Dilihat dari sejarahnya, intelejen berkaitan erat dengan perang. Bahkan intelijen sudah dikenal saat manusia mengenal perang itu sendiri. Sejak perang masih dalam bentuknya yang sangat sederhana, intelijen telah memegang peranan penting. Kini, intelijen tidak… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000“Di tengah-tengah padang sahara kekerasan, ekstremisme, sektarianisme dan kekacauan yang sedang melanda dunia lslam, kehadiran Islam Indonesia yang direpresentasikan oleh Muhammadiyah dan Nandlatul Ulama mampu menjadi oase dan kiblat baru bagi masa depan Islam di dunia. Peran kedua ormas Islam terbesar di dunia ini sangat penting diwartakan agar umat Islam tidak terus menerus berada di… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Ambar Teguh S Tebal : xvi + 216 hlm Ukuran : 16 x 23 cm Penerbit : Gava Media Deskripsi :
Rp 45.050 Rp 53.000PERSOALAN “apakah agama bisa diteliti?” merupakan bagian tak terpisahkan dari dunia akademik, khususnya sejak munculnya pendekatan behaviorisme, fenomenologi dan empirisme dalam ilmu-ilmu sosial. Di negara kita dikenal adanya dua aliran dalam studi Islam, yaitu tekstual (yuridis, formalistik-legalistik) dan kontekstual (sosiologis, empiris-fenomenologis). Yang tersaji dalam buku ini adalah: analisis Ahmad Azhar Basyir, dan Quraish Shihab lebih… selengkapnya
Rp 40.800 Rp 48.000Penulis : Peter Burke Tebal : xx + 326 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi: Teori sosial telah mengalami banyak perkembangan dalam beberapa dekade terakhir ini. Beberapa sosiolog dan antropolog, seperti para sejarawan, telah membuat “cultural turn”. Dengan demikian, kebudayaan menjadi lebih difokuskan. Bakhtin dan Gombrich, misalnya, mendiskusikannya secara… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 90.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.