Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Pokok-Pokok Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial
- Misteri Dr. Fu Manchu
- Serdadu Belanda di Indonesia 1945-1950; Kesaksian
- Kendali Sistem Tenaga Listrik dengan Matlab Edisi
- Kerancuan para Filsuf
- Gambar Teknik Manufaktur SMK/MAK Kelas XII
- Pokok-pokok Anatomi dan Fisiologi untuk Praktik Ke
- Larasmadya; Islamic Javanese Traditional Music
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Poskolonialisme dalam Sastra Amerika
Rp 61.200 Rp 72.000| ISBN | 978-602-386-364-8 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Sastra |
Penulis : Rasiah
Tebal : 240 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : UGM Press
Poskolonialisme dalam Sastra Amerika
Kajian poskolonial sudah tidak asing lagi dalam analisis sastra dan budaya, tetapi tidak dengan studi Amerika. Analisis ini masih sangat langka, setidaknya di Indonesia. Bahkan, ada yang menyebutkan studi poskolonial tidak cocok untuk studi Amerika karena di sana masyarakat poskolonial tidak eksis. Teori-teori poskolonial yang muncul dipandang hanya cocok untuk membedah permasalahan Timur dan Barat—dalam hal ini masalah kolonialisme dan warisan kolonialisme Eropa dan Asia ataupun Afrika. Sebuah hipotesis yang memandang teori seperti Orientalisme yang memang lahir dari permasalahan Barat dan Timur dipandang kurang tepat dalam menelaah persoalan Amerika. Namun, pemikiran baru dalam Pengkajian Amerika yang mulai mengkritisi nasionalisme “nation state” di negara itu mulai menguak tabir kolonialisme dan poskolonialisme. Pembedaan antara identitas official dan tidak official meminggirkan identitas nasional lainnya yang ada dan hidup di Amerika, di antaranya identitas Chicano, Black American, dan Native American atau Indian, yang sudah berlangsung lama. Kritik terhadap nasionalisme ini kemudian melahirkan teori dan metode baru, yakni transnasional dan posnasional dalam pengkajian Amerika.
Buku ini disusun dalam enam bagian, bagian pertama pendahuluan. Bagian ini menjelaskan mengenai peristiwa perbudakan yang terjadi sejak era antebellum yang masih diresepsi dalam sastra Amerika hingga kini. Bagian kedua berisi uraian selintas mengenai genealogi perbudakan orang kulit hitam dan munculnya sastra perbudakan. Pemaparan ini dapat memberikan kejelasan bukan saja kronologi perbudakan, melainkan juga lahirnya genre dalam sastra Amerika yang disebut sebagai slave Narrative. Bagian ketiga memerikan poskolonialisme dalam novel-novel yang ditulis oleh penulis kulit hitam. Kepingan ini mengeksplorasi sudut pandang orang kulit hitam dalam melihat dan membentuk identitasnya. Bagian keempat mengulas poskolonialisme dalam novel-novel perbudakan yang ditulis oleh penulis kulit putih. Bagian kelima mendeskripsikan potret ambivalensi terhadap rasialisme di awal abad dua satu melalui pencitraan identitas orang kulit hitam, baik yang muncul dalam novel penulis kulit putih maupun penulis kulit hitam. Bagian terakhir menutup dan menyimpulkan semua pembahasan pada beberapa bab sebelumnya.
Poskolonialisme dalam Sastra Amerika
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.044 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Muhammad Lutfi Tebal : 94 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Pustaka Kita Deskripsi : Sastra merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta ‘Sastra’. Kata dasar ‘sas’ memiliki arti instruksi atau ajaran dan ‘tra’ yang berarti alat atau sarana. Jadi, sastra adalah sarana atau alat berupa teks yang mengandung… selengkapnya
Rp 52.000 Rp 65.000Penulis : Robert Escarpit Tebal : xii + 162 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Yang menjadi pokok pembicaraan dalam buku Escarpit ini adalah sastra sebagai buku, tidak sekedar sebagai gagasan atau pandangan kita mengenai bagaimana dan seperti apa sastra itu seharusnya. Dan karena dalam pengertian itu pengarang-sebagai… selengkapnya
Rp 48.000 Rp 60.000Penulis : Sumiyadi Tebal : 236 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Alfabeta Deskripsi :
Rp 39.100 Rp 46.000Penulis : M. Rafiek Tebal : 160 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Refika Aditama Deskripsi : Pengetahuan dan praktik Pengkajian Sastra sangat diperlukan dalam memahami dan mengkaji karya sastra. Dalam mengkaji sastra diperlukan pengetahuan dan praktik yang cukup untuk mengkajinya. Dalam buku ini disajikan praktik pengkajian sastra secara praktis yang akan… selengkapnya
Rp 35.700 Rp 50.000Penulis : Saifur Rohman Tebal : 139 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: “Manusia adalah makhluk multitafsir; sastra adalah karya manusia; maka dari itu sastra adalah sesuatu yang multitafsir”. Kalimat silogisme di atas sepertinya tidaklah muluk-muluk dalam kapasitasnya untuk menjelaskan betapa luasnya manusia dan serpihan dunianya yang kita sebut sastra…. selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Iman Budhi Santosa Tebal : xvi + 224 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Interlude Deskripsi : Esai-esai ini memang dipresentasikan semacam “tarian pikiran pengebara”. Lewat Yogya, kita membayangkan Indonesia. Lewat kampung halaman, kita telusuri lekuk-liku perkembangan budaya bangsa ketika “isu” telah menjadi santapan utama setiap hari dimana media massa,… selengkapnya
Rp 50.150 Rp 59.000Penulis : Maman S Mahayana Tebal : 256 hlm Ukuran : cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Mantra itu entitas ajaib. Ia bisa berada dalam posisi yang sakral dan hanya orang-orang tertentu yang boleh merapalkannya, tetapi bisa juga jadi profan, dan sesiapa pun boleh mengujarkannya. Jadi, mantra berada dalam tarik-menarik sakralitas dan profanitas. Di… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Politik puisi sufi berposisi dan berhadapan dengan wacana nondiskursif, terutama wacana diskursif seperti Pancasila, ataupun wacana-wacana yang diadopsi sebagai akibat terjadinya globalisasi, seperti wacana pembangunan (ekonomi), modernisme (sekularisme), demokrasi, dan pluralisme. Hal itu dilakukan negara untuk menjaga kemapanan ordernya. Aparat-aparat ideologis yang dimanfaatkan oleh negara ialah situs-situs pendidikan, media massa, partai politik, dan kelompok-kelompok kepentingan… selengkapnya
Rp 57.800 Rp 68.000Melalui buku ini mahasiswa atau siapa saja yang tertarik pada budaya dan sastra populer dapat memahami cara fiksi populer diapresiasikan dunia akademik karena sampai sekarang masih sedikit buku-buku yang khusus membahas teori dan metode penelitian fiksi populer.
Rp 45.050 Rp 53.000Penulis : Cahyaningrum Dewojati Tebal : 126 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Ledakan sastra pop pada tahun 2000-an merupakan fenomena sastra yang sangat menarik. Penerbit yang semula enggan menerbitkan karya sastra pun kini berubah agresif. Mereka berlomba berburu penulis, berburu naskah novel… selengkapnya
Rp 34.850 Rp 41.000


Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.