Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Pengantar Morfologi Bahasa Lampung....
- Pengantar Kartografi Dasar....
- Mengenal Sistem Politik Indonesia: Suatu Pengantar....
- Sejarah Kepulauan Nusantara Volume 2....
- Sistem Informasi Geografi Edisi 2; Konsep dan Impl....
- Islam, Sastra, Pengetahuan: Pergulatan Wacana Kolo....
- Awan Theklek Mbengi Lemek....
- Pedoman Penatalaksanaan Gizi Atlet....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Intuisi Moral: Fondasi Rasional dan Metafisik Etika dalam Relasi Agama, Akal, dan Realitas
Rp 68.000 Rp 80.000| ISBN | 978-634-292-050-3 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Filsafat |
Intuisi Moral: Fondasi Rasional dan Metafisik Etika dalam Relasi Agama, Akal, dan Realitas
Penulis : Yahya Muhammad
Tebal : 246 hlm
Ukuran : 14 x 20 cm
Penerbit : Ircisod
Deskripsi :
Buku ini menggebrak fondasi etika: etika bukan adat, bukan kalkulasi untung-rugi, dan bukan kumpulan aturan kosong. Ia sistem hidup yang berakar pada rasionalitas dan afektivitas, sekaligus mengikat dan menilai—mencakup tindakan lahiriah serta niat batiniah—sehingga nilai dan kewajiban tidak bisa dikosongkan dari realitas.
Buku ini membongkar reduksi moral menjadi sekadar proyeksi psikologis/sosial, lalu menegaskan moral sebagai fakta rasional apriori yang ditangkap oleh akal lewat intuisi dan kesadaran. Dari situ ia membedah Kant: kewajiban rasional murni itu kuat, tetapi formalismenya perlu dikoreksi agar lentur menghadapi benturan kewajiban; bahkan “keharusan demi kebaikan” ditegakkan agar norma terhubung dengan kemaslahatan dan mampu memandu konflik nilai di dunia nyata.
Puncaknya, buku ini menolak mitos netralitas sains: praktik ilmiah mensyaratkan nilai apriori seperti kejujuran dan amanah, sehingga etika menjadi prasyarat bagi pengetahuan, bukan pelengkap belaka. Intuisi moral diposisikan sebagai fondasi yang mendahului sains dan agama; etika pun dipetakan menjadi dua lingkaran—etika perilaku dan etika batin—untuk membentuk standar pengatur yang kokoh bagi manusia.
Intuisi Moral: Fondasi Rasional dan Metafisik Etika dalam Relasi Agama, Akal, dan Realitas
| Berat | 250 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 14 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Proyek filsafat modern ingin menguasai dunia lewat pemikiran rasional dan utuh. Tetapi, ternyata hal itu mengandung kelemahan. Maka bermunculan filsuf-filsuf yang mengkritisi proyek filsafat modern tersebut. Fenomena ini merupakan periode baru dalam sejarah filsafat, yaitu periode postmodern di era kontemporer. Dengan demikian, filsafat Yunani Kuno lahir untuk mengkritisi mitos. Filsafat Abad Pertengahan muncul untuk menundukkan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Modernisme mengantarkan beberapa inovasi paling menarik dalam seni dan sastra, dari Fauvisme, Kubisme, dan Dada, ke novel-novel James Joyce dan Franz Kafka, hingga karya-karya provokatif, seperti “Fountain” Marcel Duchamp. Tetapi, Modernisme juga membuat banyak orang bingung setelahnya. Bagaimana perlengkapan kamar mandi sehari-hari dapat dianggap sebagai karya seni? Tidakkah seharusnya sebuah novel memiliki awal, pertengahan, dan… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Ma’an Ziyadah Tebal : 260 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Turos Pustaka Deskripsi : Buku ini merupakan sebuah Tesis penelitian dari Ma’an Ziyadah (1938-1997) di Faculty of Graduate Studies and Research, McGill University, Institute of Islamic Studies, Kanada pada tahun 1969. Buku ini meneliti tentang… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Ahmad Sahidah Tebal : 188 hlm Ukuran : Penerbit : Ircisod Deskripsi : Memadukan beragam tema dalam satu rangkaian yang terjalin kuat tentu memerlukan kepiawaian tersendiri. Tidak semua intelektual bisa melakukannya. Namun di tangan Ahmad Sahidah persoalan dan tema beragam bisa terpadu dan terjalin. Selain itu, intelektual penerjemah Truth and Method-nya Hans-Georg Gadamer… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Ada orang yang meyakini bahwa manusia adalah domba, namun ada pula yang meyakini bahwa manusia ialah serigala. Kedua keyakinan itu sama-sama beralasan. Pihak yang berpendapat bahwa manusia adalah domba hanya perlu menunjukkan fakta bahwa manusia mudah dipengaruhi untuk melakukan perintah, meskipun itu membahayakan dirinya sendiri. Sedangkan, pihak yang berpendapat bahwa manusia ialah serigala, manusia dalam… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Imam Barnadib Tebal : 132 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Pedagogik, sebagai ilmu pokok dalam ranah pendidikan dan sesuai dengan jiwa dan isinya; agar dapat memenuhi persyaratan landasan konsep dan fungsinya, sudah barang tentu memerlukan landasan-landasan yang berasal dari filsafat atau setidak-tidaknya mempunyai hubungan dengan filsafat…. selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Sartono Kartodirdjo Tebal : 170 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Sejarah kebudayaan Barat menunjukkan perkembangan yang menarik. Dari abad pertengahan menuju ke zaman modern merupakan gerak kemajuan dari sifat-sifat kebudayaan yang teosentris, sakral, menuju ke kebudayaan yang antroposentris dan profan. Dan bila dirunut… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Simone Weil Tebal : 196 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Basabasi Deskripsi : Pemikir yang luar biasa, Simone Weil, adalah salah satu tokoh intelektual dan spiritual terkemuka di abad ke-20. Esais legendaris, filsuf, dan aktivis gerakan perlawanan di Prancis ini tulisan-tulisannya abadi meski masa hayatnya begitu singkat. Sebagian besar… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Friedrich Nietzche (1844 – 1900) adalah filsuf modern yang paling disalahmengerti dan digambarkan dengan keliru. Ungkapannya “Tuhan Telah Mati”, kekerasan hatinya bahwa makna kehidupan harus dicari dalam kerangka-kerangka manusiawi sepenuhnya, doktrinnya tentang manusia-unggul, dan kehendak untuk kuasa, semua diambil alih dan diputarbalikkan. Diputarbalikkan antara lain oleh para intelektual NAZI. Zarathustra adalah satu pengembaraan spiritual menjelajahi… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Pada tahun 1961, intelektual Perancis yang produktif Jean-Paul Sartre diundang untuk memberikan ceramah di Institut Gramsci di Roma. Hadir pula beberapa pemikir Marxis terkemuka Italia, seperti Enzo Paci, Cesare Luporini, dan Galvano Della Volpe, yang kontribusinya terhadap diskusi panjang dan luar biasa dikumpulkan dalam buku ini. Sartre mengajukan pertanyaan “Apa itu subjektivitas?”—sebuah pertanyaan yang kini… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.