Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Marxisme dan Subjektivitas
Rp 34.000 Rp 40.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Filsafat |
Penulis : Jean-Paul Sartre
Tebal : 68 hlm
Ukuran : 14 x 20 cm
Penerbit : Basabasi
Marxisme dan Subjektivitas
Pada tahun 1961, intelektual Perancis yang produktif Jean-Paul Sartre diundang untuk memberikan ceramah di Institut Gramsci di Roma. Hadir pula beberapa pemikir Marxis terkemuka Italia, seperti Enzo Paci, Cesare Luporini, dan Galvano Della Volpe, yang kontribusinya terhadap diskusi panjang dan luar biasa dikumpulkan dalam buku ini. Sartre mengajukan pertanyaan “Apa itu subjektivitas?”—sebuah pertanyaan yang kini semakin penting dalam perdebatan kontemporer mengenai “subjek” dalam teori kritis. Karya ini diberi kata penutup oleh Fredric Jameson, yang memberikan argumen yang menarik tentang pentingnya filosofi Sartre.
*
Masalah kita di sini adalah subjektivitas dalam konteks filsafat Marxis. Tujuan sayaadalah mengungkap dengan tepat apakah prinsip-prinsip dan kebenaran-kebenaran yangmembentuk Marxisme memungkinkan adanya subjektivitas dan fungsinya, atau apakahmereka mereduksinya menjadi serangkaian fakta yang dapat diabaikan dalam studi dialektistentang perkembangan manusia. Contohnya Lukács, saya berharap dapat meyakinkan Andabahwa interpretasi yang salah dari teks-teks Marxis tertentu yang tidak diragukan lagi ambigudapat memunculkan apa yang saya sebut “dialektika idealis (an idealist dialectics)”, yang dalampraktiknya mengabaikan subjek, dan menunjukkan bagaimana posisi seperti itu dapat merusakperkembangan studi Marxis.
Jean-Paul Sartre
Pengantar Jean-Paul Sartre, dalam buku ini, berusaha mencari posisi subjektivitas dalam teori dan praksis Marxisme. Buku ini diberikata penutup oleh Fredric Jameson, yang memberikan argumen yang menarik tentang pentingnya filosofi Sartre.
Marxisme dan Subjektivitas
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 399 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Ilmu pengetahuan atau ilmu (sains) mempunyai pengaruh yang luar biasa terhadap peradaban umat manusia, terutama terhadap intelektualitas manusia. Sains berperan besar dalam menghapus kepercayaan-kepercayaan tradisional dengan mengadopsi pengetahuan yang diperoleh melalui metode ilmiah. Dengan metode ini, secara bertahap manusia menguak berbagai misteri alam raya. Ilmu mempunyai akar dan berkembang dari filsafat yang merupakan induk dari… selengkapnya
Rp 117.130 Rp 137.800Saya pernah membela praktik filsafat di sebuah program radio di mana salah satu tamu undangan lainnya adalah seorang profesional yang selamat dari kamp konsentrasi Nazi. Dia bertanya kepada saya, dengan cukup agresif, apa gunanya filsafat dalam pawai kematian? Jawabannya, tentu saja, tidak banyak—tidak lebih dari sastra, seni, musik, matematika, atau ilmu pengetahuan yang akan berguna… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Versi Ringkas 33 Strategies of War karya Robert Greene adalah panduan praktis yang menyaring taktik dan strategi peperangan dari berbagai sejarah dunia untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Buku ini memberikan wawasan bagaimana menghadapi konflik, persaingan, dan tantangan dengan pendekatan strategis, baik dalam karier, hubungan pribadi, maupun situasi sosial lainnya. Greene menggunakan kisah-kisah dari tokoh-tokoh sejarah, seperti… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000Penulis : Ade Hidayat Tebal : 288 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Alfabeta Deskripsi :
Rp 58.650 Rp 69.000Penuli : Muhammad Nur Ibrahimi Tebal : 160 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Dalam Islam, peran logika pada disiplin-disiplin pengetahuan pokok, seperti ushul fiqh, teologi, gramatika bahasa Arab, dll., tidak dapat diragukan lagi. Prestasi gemilang yang dicapai pemikir dan intelektual Islam awal maupun era modern tidak dapat dilepaskan… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Penulis : Frederick Copleston Tebal : 136 hlm Ukuran : Penerbit : Basabasi Deskripsi : Pada usia lima belas tahun, Schelling diterima di yayasan teologi Protestan di Universitas Tubingen, berteman dengan Hegel dan Hoderlin, yang mana keduanya berusia lima tahun lebih tua darinya. Di usia tujuh belas, ia telah menulis sebuah disertasi tentang bab ketiga… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Sejarah ilmu kalam pada mulanya adalah sejarah tentang perkembangan pemikiran dan penalaran. Lalu, seiring berjalannya waktu, sejarah ilmu kalam penuh dengan intrik dan kritik, sanggahan, bahkan perang pemikiran yang menjurus pada “saling mengafirkan” antara satu mazhab dengan mazhab lainnya. Buku Al-Kasf ‘an Manahij al-Adillah fi Aqa’id Millah ini berbicara tentang kritik Ibnu Rusyd terhadap ilmu… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Frederick Copleston Tebal : 502 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Basabasi Deskripsi : Pada periode Socrates, kehidupan politik Yunani tumbuh intensif, khususnya di Athena yang demokratis. Warga bebas memainkan peran apa pun, dalam hal apa pun, dan jika ingin terjun ke dalam politik, mereka mengikuti semacam pendidikan. Namun, pendidikan… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Berlandaskan prinsip-prinsip ilmu ekonomi pasar-bebas, “neoliberalisme” kerap dipertalikan dengan para pemimpin politik, seperti Ronald Reagan, Margaret Thatcher, Bill Clinton, Tony Blair, Augusto Pinochet, dan Junichiro Koizumi. Pada masa keemasannya selama 1990-an, neoliberalisme tampil sebagai paradigma ekonomi dominan dunia. Ia membentang mulai dari jantung kapitalisme Anglo-Amerika hingga bekas blok komunis dan pelbagai kawasan berkembang di Selatan… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : David Tobing Tebal : 208 hlm Ukuran : Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Emmanuel Levinas, filsuf Yahudi itu, punya pengalaman pahit di abad ke-20. Enam kerabatnya—kedua orang tua dan dua saudaranya, serta kedua mertuanya—mati di tangan para serdadu. Mereka adalah korban sebuah gagasan politik yang berdarah-dingin terhadap ‘yang-lain’: Nazisme. Di atas dasar… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.