Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Keris Setan Kober (Perang Niskala Tanah Jawa)
Rp 70.400 Rp 88.000| ISBN | 978-602-6799-08-1 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Novel |
Keris Setan Kober (Perang Niskala Tanah Jawa)
Banjir darah melanda tanah Jawa pada tahun 1549. Berhasrat menjadi penguasa tunggal Nusantara, Kesultanan Demak mengobarkan perang di mana-mana. Kerajaan-kerajaan pecahan Majapahit satu per satu ditaklukkan. Sunan Kalijaga berupaya membendung perubahan brutal yang merundung negerinya. Dalam keprihatinannya, ia melihat sosok Ratu Adil yang diramalkan Jayabaya pada diri Adipati Pajang Hadiwijaya. Maka, tatkala Arya Penangsang membumihanguskan ibu kota Demak untuk merebut takhta, wali sepuh itu merestui Hadiwijaya memindah kekuasaan ke Pajang. Arya Penangsang kemudian tewas oleh pusakanya sendiri: Keris Setan Kober!
Tak lama berselang, Keris Setan Kober hilang dari penjagaan Sunan Kudus, sosok kuat di belakang Arya Penangsang. Hilangnya pusaka itu memicu kecemasan. Para adipati yang menolak bergabung dengan Pajang, dan menyadari daya niskala keris itu, mencoba bersekutu dengan siapa saja yang berhasil menguasainya. Untuk menandingi perbawa Keris Setan Kober, seorang empu sakti pun bertapa demi menemukan Ndaru Kala Astika, batu meteor yang jatuh ke bumi lima ratus tahun silam.
Sementara itu, putra angkat Sultan Hadiwijaya, Pangeran Loring Pasar, diam-diam juga menghendaki takhta. Untuk mewujudkan ambisinya, ia mencoba bersekutu dengan kerajaan gaib Laut Kidul. Tak ayal, Sultan Hadiwijaya dikepung banyak musuh, baik yang nyata maupun niskala. Genderang perang ditabuh di mana-mana. Banjir darah kembali membayang-bayangi tanah Jawa!
Keris Setan Kober (Perang Niskala Tanah Jawa)
| Berat | 450 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 6.330 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Josephine Tey Tebal : 360 hlm Ukuran : Penerbit : Laksana Deskripsi : Sebuah pembunuhan terjadi di tengah keramaian orang yang mengantre tiket pertunjukan. Korbannya adalah seorang pria. Senjata pembunuhnya diduga adalah sebilah pisau. Peristiwa itu terjadi di pusat kota London, tempat orang-orang bersenang-senang dari malam hingga berganti pagi. Beberapa orang menyaksikan momen… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Penulis : Frida Kurniawati, dkk. Tebal : 151 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Di Sebujit, listrik membanjir hanya dari pukul enam atau tujuh malam selama kurang lebih empat jam. Bahkan, pernah dalam suatu masa ketika kami tinggal di sana, listrik menyala dua atau tiga hari sekali, bukan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Hangka Tebal : 264 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : Rene Islam Deskripsi : Ammar Ihsan Rodhiyyan Aku bukanlah orang yang pandai beribadah, banyak hal yang aku umpat, bahkan syukurku hanya sedikit. Namun, semuanya berubah saat aku menemukan sebuah buku. Zaritsa Puteri Cahaya Namaku Zaritsa, mereka memanggilku si bisu. Tapi,… selengkapnya
Rp 59.075 Rp 69.500Penulis : Makinuddin Samin Tebal : 505 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Javanica Deskripsi : Peralihan takhta tanah Jawa dari Raja Singasari, Kertanegara, ke tangan Jayakatwang, penguasa Kediri, memaksa Adipati Tuban Ranggalawe harus menentukan sikap. Saat Wijaya, menantu Kertanegara, melarikan diri ke Sumenep, Ranggalawe segera tahu kepada siapa ia mesti berpihak…. selengkapnya
Rp 78.400 Rp 98.000Pada tahun 1926-1927, pemberontakan rakyat terhadap Pemerintah Hindia Belanda rontok di tengah jalan. Tan Malaka, sosok revolusioner yang tak berhasil mencegah pemberontakan prematur tersebut, terlepas dari tangkapan. Bersama dua sahabatnya, Subakat dan Jamaluddin Tamin, ia mendeklarasikan Partai Republik Indonesia di Bangkok, kemudian berpencar, menyelundup ke negeri-negeri koloni di Asia Tenggara dan Tiongkok. Sementara di Tanah… selengkapnya
Rp 78.400 Rp 98.000Penulis : Emile Zola Tebal : 92 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Demi Cinta Satu Malam (Pour une Nuit d’Amour; terbit pertama tahun 1883); adalah salah satu novela yang paling kontroversial di masanya. Kisahnya dituturkan dengan hati-hati tentang kehidupan yang tenang seorang pemuda pemalu yang hidup terasing… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penuli : Augusto De Angelis Tebal : 276 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Laksana Deskripsi : Pikiran De Vincenzi berkelana. Dia kembali mengurutkan linimasa. Layng telah dibunuh pada suatu waktu yang belum dispesifikkan, pada Senin pagi, dan tidak mungkin selewat sore hari, bahkan jika perhitungan dokter itu keliru. Jadi, bagaimana jasadnya… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Daphne Du Maurier Tebal : 240 hlm Ukuran : Penerbit : Noktah Deskripsi : “Kami akan berada di sini sepuluh hari lagi. Dan dia tahu bahwa kami akan menyampaikan pesan apa pun yang mungkin dimiliki adik perempuan saya dari putri Anda di dunia roh.”—Jangan Lihat! Ada sesuatu yang tertulis di sisi lain, kata-kata… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Penulis : Mochtar Lubis Tebal : xxiv + 198 hlm Ukuran : 11 x 17 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : “Apakah yang terasa jika kita membaca tulisan Mochtar Lubis? Menurut saya: kedekatan, kepedulian tinggi, dan adanya rasa immediacy. Judul-judul cerita yang langsung dan lugas seperti “Perempuan” “Semuanya Bisa Dibeli” “Cerita Sebenarnya Mengapa Haji… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 50.000Penulis : Artie Ahmad Tebal : 228 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Sebuah Surau bercerita tentang surau berumur 100 tahun. Surau yang didirikan untuk mengganti surau lama yang diruntuhkan. Surau yang terlahir dari pohon jati tua, yang ditanam oleh ayah dari Kiai Moekti. Surau yang dilahirkan dalam… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.