● online
- Disleksia Perkembangan di Indonesia....
- Tanaman Pertanaman SMK/MAK Kelas XI....
- Kaum Kolonial Belanda dan Islam di Indonesia (1596....
- Kitab Firasat....
- Selayang Pandang K.H. Abdurrahman Wahid....
- Eco dan Iman....
- Sejarah Resmi Indonesia Modern....
- Koperasi Sebagai Suatu Sistem Perekonomian Indones....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Bukan Takdir: Kisah Pencitraan Orang Tionghoa di Nusantara
Rp 170.000 Rp 200.000| ISBN | 978-602-258-594-7 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Sejarah |
Bukan Takdir: Kisah Pencitraan Orang Tionghoa di Nusantara
Penulis : Widjajanti Wediarini Dharmowijono
Tebal : xxii + 664 hlm
Ukuran : 15 x 23 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi :
Dengan diterbitkannya versi Indonesia dari disertasinya tahun 2009, Van koelies, klontongs en kapiteins; het beeld van de Chinezen in Indisch-Nederlands literair proza 1880–1950, akhirnya Dr. Widjajanti Wediarini Dharmowijono mencapai pembaca yang dituju: saudara-saudaranya masyarakat Indonesia. Prof. Em. Bert Paasman Ia mencakup bukan hanya bahan-bahan yang terekam di dokumen kekuasaan, tapi juga apa yang diproduksi dan dinikmati orang ramai: “sastra naratif”, buku bacaan umum—sebuah simpanan “tradisi” tersendiri. Ia disusun seseorang yang mengalami, dengan jiwa raganya, sebagai bagian apa yang disebut “minoritas” dalam bangsa Indonesia, dan dengan demikian menampilkan kepekaan yang pas tentang “mimpi buruk” kita.
Goenawan Muhamad
Tags: ombak, sejarah, sosial politik
Bukan Takdir: Kisah Pencitraan Orang Tionghoa di Nusantara
| Berat | 700 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.036 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Rihlah atau melancong telah menjadi aktivitas umum banyak orang dari berbagai bangsa sejak zaman kuno. Motifnya bermacam-macam, mulai dari ekonomi, politik, ilmu pengetahuan, pekerjaan, hingga sekadar jalan-jalan untuk memuaskan rasa ingin tahu akan daerah atau negeri lain. Namun, dari beragam rihlah itu, tak banyak yang mengamati secara cermat dan mencatat secara detail daerah-daerah atau negeri-negeri… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Keberhasilan sebuah program, termasuk program pembelajaran, harus didukung oleh berbagai komponen baik input maupun proses, sehingga menghasilkan output vang diharapkan. Dalam pembelajaran sejarah, selama ini belum tersedia model yang dapat digunakan untuk mengevaluasi program pembelajaran secara komprehensif. Oleh karena itu, kehadiran buku Model Evaluasi Pembelajaran Sejarah ini akan banyak membantu bagi para dosen sejarah, guru… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Abu Abdullah Muhammad bin Abdullah al-Lawati at-Tanji bin Batutah, atau yang kita kenal dengan Ibnu Batutah, memulai perjalanannya ketika berusia 20 tahun pada 1325. Alasan utamanya untuk bepergian adalah menunaikan ibadah haji, atau ziarah ke Mekkah, seperti yang ingin dilakukan oleh semua Muslim yang shaleh. Dari Tangier, Maroko, menuju Mekkah dan kembali lagi ke Maroko… selengkapnya
Rp 106.250 Rp 125.000Dua Kota Tiga Zaman karya Purnawan Basundoro ini adalah buku kedua yang diterbitkan dalam Seri Kota, Kata, dan Kuasa, menyusuli karya Abidin Kusno, Ruang Publik, Identitas, dan memori Kolektif: Jakarta Pasca-Suharto, yang tclah diterbitkan sebagai karya perdana seri ini. Jika Abidin Kusno menyoroti isu-isu kontemporer Jakarta sebagai metropolis sekaligus ibu kota negara, maka dalam terbitan… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Buku ini berupaya merekonstruksi perjalanan historis al-Quran yang diharapkan dapat bertahan terhadap kritik sejarah sekaligus bisa berhadapan dengan berbagai prasangka ilmiah Barat. Masalah-masalah utama dalam pewahyuan al-Quran serta pengumpulan dan stabilisasi teksnya menjadi fokus kajian dalam buku ini. Dengan demikian, obyek studi ini mencakup keseluruhan etape perjalanan kesejarahan al-Quran, dan hasilnya diharapkan memberikan kontribusi signifikan… selengkapnya
Rp 106.250 Rp 125.000Demak Bintara merupakan negara Islam pertama di Tanah Jawa, negara Islam ketiga di Nusantara, dan negara Islam keempat di Asia Tenggara. Kerajaan ini—yang didirikan oleh Wali Sanga dengan Raden Patah bertindak sebagai raja—dicetuskan tidak lebih dari alasan sebagai penopang dakwah Islam yang dikomando oleh Sunan Ampel dan Raden Santri. Para wali menginginkan dakwah Islam yang… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Nur Khalik Ridwan Tebal : xiv + 562 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ndiko Publishing Deskripsi : Aspek penting yang menggerakkan para wali di Jawa abad XV—XVI adalah batin-tasawuf-tarekat, tetapi sering luput dalam analisis para orientalis. Dengan aspek tasawuf-tarekat itu, para wali penyebar Islam di Jawa abad XV—XVI melakukan… selengkapnya
Rp 148.750 Rp 175.000Penulis : Himawan Prasetyo Tebal : 98 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Pustaka Kita Deskripsi : Kauman adalah nama sebuah kampung di kota Surakarta yang memiliki ciri-ciri khusus. Ciri-ciri khusus ini tampak dalam kehidupan masyarakatnya, pergeseran dan perubahan sosial yang terjadi di dalamnya. Komunitas atau masyarakat Kauman merupakan masyarakat yang anggotanya… selengkapnya
Rp 52.000 Rp 65.000Buku ini membahas keberadaan sungai sebagai salah satu rupa bumi di Sumatra dan pengalaman warga tersebut dengan “batang air” itu. Dasar pemikiran penulisan dan penerbitan buku ini adalah kenyataan yang menunjukkan bahwa sungai mempunyai peran yang besar dalam perkembangan penduduk dan ikut memengaruhi berbagai perubahan dalam aspek sosial, politik, ekonomi, dan budaya pada umumnya. Diharapkan,… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Sebagai salah satu kelas penting penghuni strata sosial masyarakat Jawa, tak dapat disangsikan bahwa priayi pernah punya peran besar dalam menentukan nasib jutaan rakyat Jawa. Kelas priayi, yang agaknya sinonim dengan pejabat, bangsawan, atau penggedhe-penggedhe lainnya, biasanya memegang kuasa atas sumber daya ekonomi dan manusia di Tanah Jawa. Dengan demikian, priayi adalah kebalikan dari mayoritas… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.