● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Dua Kota Tiga Zaman: Surabaya dan Malang sejak Kolonial Sampai Kemerdekaan
Rp 55.250 Rp 65.000| ISBN | 978-602-8335-22-5 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Penulis : Purnawan Basundoro
Tebal : 319 hlm
Ukuran : 15 x 23 cm
Penerbit : Ombak
Pilih Kuponmu!
- puskit001
- puskit002
- puskit003
- puskit004
Dua Kota Tiga Zaman: Surabaya dan Malang sejak Kolonial Sampai Kemerdekaan
Dua Kota Tiga Zaman karya Purnawan Basundoro ini adalah buku kedua yang diterbitkan dalam Seri Kota, Kata, dan Kuasa, menyusuli karya Abidin Kusno, Ruang Publik, Identitas, dan memori Kolektif: Jakarta Pasca-Suharto, yang tclah diterbitkan sebagai karya perdana seri ini. Jika Abidin Kusno menyoroti isu-isu kontemporer Jakarta sebagai metropolis sekaligus ibu kota negara, maka dalam terbitan Seri Kota yang kedua ini, Purnawan menyajikan potret historis dua kota besar di Jawa Timur, yakni Surabaya dan Malang, yang melingkupi tiga kurun waktu penting dalam sejarah Indonesia modern: zaman Belanda, zaman Jepang, dan zaman Kemerdekaan.
Kekuatan buku Purnawan ini terletak terutama pada pendekatannya. Penulis menyinergikan beberapa disiplin ilmu untuk menguak pelbagai sisi dan dimensi kedua kota dari masa ke masa. Dalam perbincangan dan kajiannya, pembaca dengan jelas dapat melihat bagaimana ilmu sejarah dan sosiologi, bahkan juga ekonomi-politik, secara bersama-sama dikerahkan untuk menghasilkan suatu tinjauan kritis yang unik. Ini sejalan dengan nafas seri ini, yang mengedepankan kajian interdispliner sebagai ujung tombaknya.
Buku ini tak hendak menyajikan riwayat kelahiran dua kota utama di Jawa Timur inisatu di pesisir dan satu lagi di pedalaman. Titik-berat penelusuran dan kajian Purnawan atas Surabaya dan Malang terletak pada sejarah perkembangan kedua kota dari segi urbanitas dalam rangkaian tiga zaman yang saling terkait erat tapi pada saat yang sama juga saling berkontradiksi satu sama lain. Ketiga zaman tersebut sama-sama memainkan peran penting dalam transformasi kedua kota ini. Mengikuti ulasan Purnawan, pemahaman kita akan pelbagai aspek dan faktor yang terlibat dalam pertumbuhan kedua kota dipertajam sekaligus diperluas. Saya yakin bahwa, seusai membaca buku ini, pembaca akan memiliki gambaran baru tentang kedua kota dalam benak mereka.
Tags: kota malang, ombak, sejarah, surabaya
Dua Kota Tiga Zaman: Surabaya dan Malang sejak Kolonial Sampai Kemerdekaan
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.942 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Filsafat sejarah merupakan jantung filsafat Hegel. Dalam buku yang sangat berpengaruh ini, Hegel tidak menulis sejarah, tetapi menulis filsafat. Jika sejarah membicarakan apa yang telah terjadi (masa lampau), atau dalam perkembangannya yang maju membahas apa yang akan terjadi (masa depan), maka sejarah dalam kerangka filsafat membicarakan apa yang ada, yang memiliki efisiensi abadi-yakni rasio.
Rp 102.000 Rp 120.000Penulis : Lies Rahayu Wijayanti Faida, Sunarto, Sutikno Tebal : 204 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Sebuah jejak sejarah bukan hanya berbicara mengenai dinamika dalam konteks relasi-relasi sosial, melainkan juga dapat berbicara mengenai sebuah ekosistem dalam konteks relasi-relasi ekologi, bahkan kemudian persilangannya dengan suatu peradaban. Pengetahuan mengenai dinamika ekosistem dapat memberikan… selengkapnya
Rp 68.850 Rp 81.000Penulis : Husnul Hakim Tebal : 174 hlm Ukuran : Penerbit : Laksana Deskripsi : Islam di Jawa tidak dapat dipisahkan dari budaya Jawa itu sendiri. Ibarat kata, Islam di Jawa memiliki konsep keberagaman sekaligus budaya dalam satu napas. Konsep ini tentu baik untuk dilestarikan. Sebab, dengan begitu, semangat nilai-nilai budaya dalam masyarakat tidak akan… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Penulis : Sofwan Noerwidi (Editor) Tebal : 184 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Pustaka Obor Indonesia Deskripsi : Secara geografis, Riau terletak di bagian tengah pantai timur Sumatra, berhadapan dengan Selat Melaka. Pada Juli 2004, kawasan ini secara administratif dibagi menjadi dua, yakni Provinsi Riau yang mencakup daratan utama di Pulau… selengkapnya
Rp 60.000 Rp 75.000Penulis : Sri Margana, dkk. (editor) Tebal : 517 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Beberapa waktu belakangan, identitas Kebangsaan Indonesia yang majemuk (seolah) sedang terancam. Menguatnya politik identitas—khususnya identitas agama, lebih khususnya lagi Islam—dan berkembangnya organisasi Islam trans-nasional dipersepsikan sebagai ancaman bagi keindonesiaan. Kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur… selengkapnya
Rp 170.000 Rp 200.000Sejarah Arab Sebelum Islam (1) Geografi, Iklim, Karakteristik, dan Silsilah (2) Daulah, Mamlakah, Kabilah, dan Imarah (3) Daulah, Mamlakah, Kabilah, dan Imarah [Lanjutan] (4) Kondisi Sosial-Budaya, (5) Politik, Hukum, dan Tata Pemerintahan (6) Agama dan Kepercayaan (7) Sumber Daya Alam dan Perekonomian (8) Bahasa dan Literasi (9) Kesusastraan Arab adalah salah satu peradaban penting dan… selengkapnya
Rp 126.650 Rp 149.000Penulis : Syamsul Bakri Tebal : 396 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : LKiS Deskripsi: Dalam penggalan sejarah pergerakan di Indonesia, terdapat komunitas masyarakat yang melakukan aktualisasi ajaran Islam dalam gerakan komunisme. Hal itu dilakukan dengan jalan menemukan titik temu, dan menghilangkan pemahaman yang menjauhkan di antara keduanya. Adaptasi ini kemudian berkembang menjadi… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Demak Bintara merupakan negara Islam pertama di Tanah Jawa, negara Islam ketiga di Nusantara, dan negara Islam keempat di Asia Tenggara. Kerajaan ini—yang didirikan oleh Wali Sanga dengan Raden Patah bertindak sebagai raja—dicetuskan tidak lebih dari alasan sebagai penopang dakwah Islam yang dikomando oleh Sunan Ampel dan Raden Santri. Para wali menginginkan dakwah Islam yang… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Bani Umayyah dan Bani Hasyim, dua klan besar Quraisy keturunan Abdu Manaf bin Qushay, telah terlibat dalam konflik, bahkan sebelum era Islam. Pada masa Islam, banyak tokoh Bani Umayyah yang menentang begitu keras Rasulullah dan Bani Hasyim, bahkan hingga menyakiti secara fisik dan mental serta berperang untuk membunuh beliau di Badar, Uhud, dan Khandaq. Sebagian… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Meta Sekar Pujiastuti Tebal : 220 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Cerita kehidupan para warga Jepang di Indonesia pada masa itu sangat menarik dan dramatis. Kebanyakan kisah orang-orang Jepang di masa itu kurang lebih sebagai berikut: Awalnya, terdesak oleh kemiskinan dan kesulitan hidup di Jepang sehingga mereka mencoba mencari… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.