Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Evaluasi Pembelajaran....
- Aplikasi Perbankan Syariah....
- Juara Pidato 3 Bahasa Arab-Inggris-Indonesia....
- Manajemen Model Pada Sistem Pendukung Keputusan....
- Strategi Kebangkitan Hijau Materi Evaluasi Penyulu....
- Soto; Masakan Khas Nusantara Edisi Pulau Jawa....
- Dasar-Dasar Suplementasi pada Atlet....
- Sesanti Tedhak Siti (Antologi Geguritan)....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Agama dan Demokrasi: Dialektika Iman, Kekuasaan, dan Kebebasan di Era Modern
Rp 45.050 Rp 53.000| ISBN | 978-623-8234-87-5 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial |
Agama dan Demokrasi: Dialektika Iman, Kekuasaan, dan Kebebasan di Era Modern
Penulis : Irfan Rofiq Hamdan Romadhoni, Dera Izar Hasanah
Tebal : 168 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Manggu
Deskripsi :
Sejarah peradaban manusia menunjukkan bahwa agama dan politik tidak pernah benar-benar berjalan pada jalur yang terpisah. Keduanya hadir sebagai dua kekuatan besar yang membentuk arah perjalanan masyarakat, memengaruhi cara manusia memahami kehidupan, menata kekuasaan, serta membangun tatanan sosial yang dianggap adil dan bermartabat.
Dalam berbagai periode sejarah, agama menjadi sumber nilai yang menginspirasi lahirnya keadilan dan kemanusiaan. Namun pada saat yang sama, agama juga kerap berada dalam pusaran kepentingan politik yang menjadikannya alat legitimasi kekuasaan. Di sinilah dialektika antara iman dan kekuasaan menemukan ruang pergulatannya.
Era modern menghadirkan tantangan yang semakin kompleks.
Globalisasi, perkembangan teknologi informasi, menguatnya demokratisasi, serta meningkatnya kesadaran akan hak asasi manusia telah mengubah lanskap hubungan antara agama dan negara. Demokrasi tidak lagi dipahami sekadar sebagai mekanisme pergantian kekuasaan, melainkan juga sebagai ruang kebebasan yang memungkinkan setiap warga negara mengekspresikan keyakinan, identitas, dan pandangan hidupnya secara setara.
Dalam konteks ini, agama dan demokrasi sering kali dipandang jarang pula dipersepsikan sebagai dua kekuatan yang saling berhadapan. Buku ini hadir untuk menjelajahi berbagai dimensi hubungan tersebut secara kritis, reflektif, dan mendalam. Melalui uraian yang sistematis, pembaca diajak memahami bagaimana agama memberikan fondasi moral bagi kehidupan demokratis, bagaimana demokrasi menjamin kebebasan beragama, serta bagaimana keduanya dapat saling memperkuat dalam mewujudkan kehidupan publik yang adil dan berkeadaban.
Di sisi lain, buku ini juga mengajak pembaca menelaah berbagai ketegangan yang muncul ketika agama memasuki arena politik praktis, ketika identitas keagamaan digunakan sebagai instrumen mobilisasi kekuasaan, atau ketika kebebasan demokratis berhadapan dengan klaim-klaim kebenaran yang bersifat absolut.
Agama dan Demokrasi: Dialektika Iman, Kekuasaan, dan Kebebasan di Era Modern
| Berat | 150 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 9 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Arif Maftuhin Tebal : xii + 209 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Gading Publishing Deskripsi : Yerusalem: Kota Suci, Kota Api merupakan catatan perjalanan Arif Maftuhin selama berada di Yerusalem, Israel untuk studi post-doctoralnya. Tidak seperti banyak orang yang kagetan dengan hal berbau Israel, Arif mencoba untuk menyelami diri… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Penulis : David Goldblatt Tebal : 100 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Ulrich Beck mengarusutamakan gagasan sosiologi risiko dalam bukunya yang berumbul Risk Society: Towards a New Modernity. Ini merupakan karya besar Beck, yang mencoba meneliti masalah sosial dan menyelesaikannya dengan akal bulus. Apabila modernitas diibaratkan sebuah kereta… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Shofia Nur Inaya dkk. Tebal : 178 hlm Ukuran : 14,5 x 20,5 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Buku Fenomena sains dan sosial humaniora di era industri membahas mengenai 2 bidang yaitu; sains dan teknik, dan ilmu sosial humaniora. Sains adalah usaha-usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai… selengkapnya
Rp 122.400 Rp 144.000Penulis : Michael H.B. Raditya Tebal : xxx + 302 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Gading Publishing Deskripsi : Sudah lebih dari 50 tahun dangdut hadir dan berkembang di tanah air, Indonesia. Sepanjang itulah interaksi dangdut terjalin di masyarakat dengan pelbagai konteks yang meliputinya. Tentu pada awalnya tiada yang menyangka jika… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Henry A. Kissinger, Eric Schmidt, Craig Mundie Tebal : 296 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Bagaimana Artificial Intelligence (AI) mempengaruhi kehidupan umat manusia pada masa depan? Apakah AI dapat berkembang sedemikian rupa hingga mencapai kecerdasan yang setara dengan manusia? Dapatkah AI menggantikan umat manusia? Bisakah AI… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Penulis : Wasisto Raharjo Jati (Ed.) Tebal : xvi + 244 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi :
Rp 120.000 Rp 150.000Penulis : Nina Widyawati Tebal : vi + 246 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku ini menyajikan isu etnisitas dan agama yang diangkat oleh JK-Wiranto sebagai tema kampanye pada pemilihan presiden 2009. Isu etnisitas dituangkan dalam bentuk advokasi politik yang menawarkan egalitarianism dalam kekuasaan kepresidenan. Pemilihan isu… selengkapnya
Rp 48.000 Rp 60.000Penulis : Bernando J. Sujibto Tebal : 182 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Bernando J. Sujibto termasuk salah seorang dari sedikit pemerhati Turki yang cukup produktif. Bersama rekan-rekannya, ia mendirikan Spirit Turki, dan melalui lembaga ini, ia mengenalkan kepada publik Indonesia tetek-bengek Turki. Selama tinggal di Turki (2013–2017),… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Satu di antara problem sosial keagamaan di Indonesia 1 yang masih terus bergejolak adalah menyoal kelompok-kelompok minoritas, termasuk Ahmadiyah. Keberadaan Jemaat Ahmadiyah sampai saat ini—secara politis dan sosiologis—masih dihantam pro dan kontra di kalangan masyarakat. Secara politis dan kekuasaan, mereka berada dalam bayang-bayang otoritas struktur kebijakan dan aturan yang mendiskreditkan dan di sisi sosiologis, sebagai… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.