Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Metode Etnografi
Penulis : James P. Spradley
Tebal : xxiv + 348 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Tiara Wacana
Deskripsi :
…. bagi Spradley, “ilmu untuk ilmu” sudah ketinggalan zaman. Ilmu harus mempunyai kegunaan praktis dalam menyelesaikan masalah-masalah kemanusiaan. Begitu juga halnya dengan penelitian etnografi: seorang peneliti yang berhasil adalah juga seorang problem solver.
Metode etnografi yang diuraikan dalam buku ini adalah tipe metode yang bersumber pada ethnoscience, atau yang dikenal sebagai etnografi baru. Bila etnografi modern, yang dipelopori oleh Radcliffe-Brown dan Malinowski, berusaha mengarahkan kajian etnografi pada upaya generalisasi, yakni penyusunan kaidah-kaidah umum tentang masyarakat (melalui komparasi antara organisasi internal masyarakat dan sistem sosial), maka etnografi baru justru berusaha menemukan keunikan’ dari suatu masyarakat, yakni persepsi dan organisasi pikiran dari masyarakat atas fenomena material yang ada di sekelilingnya. Oleh karenanya, objek kajian antropologi tidak lagi berkenaan dengan fenomena material, melainkan dengan cara fenomena tersebut diorganisasikan di dalam pikiran (mind) manusia. Singkatnya, lantaran budaya berada di dalam pikiran manusia, dan bentuknya adalah organisasi pikiran tentang fenomena material, maka tugas etnografi adalah menemukan dan menggambarkan organisasi pikiran tersebut. Dengan acuan perspektif yang demikian itu, di dalam buku ini Spradley melukiskan empat tipe analisis etnografis, yakni analisis domain; analisis taksonomik; analisis komponen; dan analisis tema.
Cara terbaik untuk belajar menulis adalah dengan menulis itu sendiri. Anjuran serupa juga disampaikan oleh James P. Spradley di dunia etnografi. Menurutnya, cara terbaik untuk belajar etnografi adalah dengan melakukan etnografi. Dan, agar proses tersebut bisa berjalan secara sistematis, terarah, dan efektif, Spradley melengkapinya dengan suatu panduan metode yang khas, yang disebutnya The Developmental Research Sequence, yang didasarkan pada lima prinsip, yaitu teknik tunggal, identifikasi tugas, maju bertahap, penelitian orisinal, dan problem-solving. Kemudian, dengan menggunakan pendekatan etnosemantik, Spradley mengajak para (calon) etnografer untuk menekuni dua belas (12) langkah pokok yang dapat digunakan sebagai panduan dalam teknik wawancara etnografis.
Dalam tingkatan kebutuhan yang paling praktis, buku ini cukup tepat untuk digunakan sebagai buku panduan perihal cara melakukan entografi selangkah demi selangkah. Oleh karenanya, buku ini sangat dianjurkan sebagai buku acuan bagi para peneliti etnografi pemula. Di samping itu, untuk kepentingan kajian komparasi dan pengembangan lebih lanjut mengenai metode penelitian, buku ini juga relevan untuk digunakan sebagai referensi pembanding — jika pun bukan sebagai referensi utama — bagi kalangan etnografer berpengalaman.
Daftar Isi
- Bagian Satu
Penelitian Etnografi
Bab Satu Etnografi dan Kebudayaan
Bab Dua Bahasa dan Penelitian Lapangan
Bab Tiga Informan
- Bagian Dua
Alur Penelitian Maju Bertahap
Langkah 1. Menetapkan Seorang Informan
Langkah 2. Mewawancarai Seorang Informan
Langkah 3. Membuat Catatan Etnografis
Langkah 4. Mengajukan Pertanyaan Deskriptif
Langkah 5. Melakukan Analisis Wawancara Etnografis
Langkah 6. Membuat Analisis Domain
Langkah 7. Mengajukan Pertanyaan Struktural
Langkah 8. Membuat Analisis Taksonomik
Langkah 9. Mengajukan Pertayaan Kontras
Langkah 10. Membuat Analisis Komponen
Langkah 11. Menemukan Tema-tema Budaya
Langkah 12. Menulis Sebuah Etnografi
- Apendiks A
- Apendiks B
- Apendiks C
- Bibliografi
- Indeks
Tags: antropologi, budaya, tiara wacana
Metode Etnografi
| Berat | 400 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 3.801 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Umberto Eco Tebal : x + 530 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Kreasi Wacana Deskripsi : Buku ini bermaksud menggali kemungkinan teoretis suatu pendekatan terpadu terhadap setiap fenomena signifikasi dan/atau komunikasi yang berlangsung antarmanusia. Lebih penting lagi, dia juga ingin menelisik fungsi-fungsi sosial seperti apa yang bisa dimainkan pendekatan… selengkapnya
Rp 127.500 Rp 150.000Penulis : Indra Hermawan, Novitasari Ratna Dewi, Okti Fathoni Purnama, Dyah Ratna Widi Atmaja Tebal : 235 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi: Cerita dari Timur adalah cerita sekelompok anak muda yang tergabung dalam Tim Ekspedisi 50 Taman Nasional-Mahasiswa Pecinta Alam Silvagama sekembalinya mereka menjelajahi empat taman nasional di… selengkapnya
Rp 72.675 Rp 85.500Penulis : Rochman Romadon Tebal : 168 hlm Ukuran : 21 x 15 cm Penerbit : Rene Islam Deskripsi : Siapa bilang belajar di pondok pesantren seperti Gontor itu enggak enak? Pilihannya cuma dua: uenakk atau uenakk banget? Hehe… Bangun dini hari, tidur tengah malam. Tiap hari full activity, sampai terkantuk-kantuk. Disiplin bak militer, ngomong… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : R.M. Soedarsono Tebal : 418 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Buku ini merupakan semacam ensiklopedia mini yang menyajikan secara lengkap perkembangan seni pertunjukan di Indonesia. Untuk itulah perlunya penelusuran sejarahnya sejak masa prasejarah hingga masa kini, karena ada beberapa bentuk seni pertunjukan yang jika dilihat… selengkapnya
Rp 45.900 Rp 54.000“Saya punya kecemburuan pada Mahbub. Bagaimana dia bisa menulis hingga orang tertawa, padahal isinya cukup serius? Kelebihan Mahbub pada kolom-kolomnya, yang belum tertandingi oleh siapa pun, ialah bahwa ia bisa mengatasi mempergunakan bahasa Indonesia dengan kecakapan seorang mime yang setingkat Marcel Marcau. Kata-kata, kalimat-kalimat, ia gerakkan dalam pelbagai perumpamaan yang tidak pernah membosankan karena selalu… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Penulis : M. Kholiq Arif Rozaq dan A. Sujud Tebal : 342 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku Kelola Seni # 2 ini mengetengahkan kisah- kisah di balik pengoleksian benda seni. Sejumlah hal yang terkait di dalamnya adalah kisah pengerjaan karya seni, distribusi, hingga seluk beluk karya di… selengkapnya
Rp 106.250 Rp 125.000Minangkabau (Minang) adalah kelompok etnis Nusantara yang berbahasa dan menjunjung adat Minangkabau. Wilayah kebudayaan Minang meliputi daerah Sumatera Barat, separuh daratan Riau, bagian utara Bengkulu, bagian barat Jambi, pantai barat Sumatera Utara, barat daya Aceh, dan juga Negeri Sembilan di Malaysia. Etnografi Minangkabau adalah “the way of life” masyarakat Minangkabau, dalam hal etnografi tidak hanya… selengkapnya
Rp 73.185 Rp 86.100Penulis : I Ketut Sandika Tebal : 372 hlm Ukuran : 13,5 x 20 cm Penerbit : Javanica Deskripsi : Jagat raya bermula dari kehendak Sanghyang Suwung yang misterius. Kehendak itu terekspresi melalui sabda Ong yang mengoyak kehampaan, menciptakan ruang-waktu, menyebar ke segala arah dan membentuk pusaran-pusaran energi yang menempati 8 arah mata angin. Di… selengkapnya
Rp 80.000 Rp 100.000Para penulis yang diasingkan ke Pulau Buru pada dekade akhir tahun 60an, kembali ke daerahnya lebih satu warsa kemudian dengan membawa banyak cerita dan kenangan. Demikianlah misalnya, sastrawan terkemuka Indonesia Pramoedya Ananta Toer menulis dua jilid buku memoarnya di Pulau Buru: Nyanyi Sunyi Seorang Bisu 1-2. Penulis lain, Hersri Setiawan menulis kitab tebal sejenis: Memoar… selengkapnya
Rp 17.000 Rp 20.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.