● online
- The Art of Being Mediocre
- Paham Keagamaan Ahlussunnah Wal Jama'ah (Aswaja)
- Komputerisasi Grafik dan Diagram Statistik
- Analisis Obat dalam Sediaan Farmasi
- Invisible Diplomacy: The Untold Story Behind The C
- Modecular Docking Parasetamol Dan Analognya Menggu
- Belajar Mudah Python dengan Package Open Source
- Sejarah Asia Tenggara
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Pantun
Penulis : Rendra Setyadiharja
Tebal : viii + 138 hlm
Ukuran : 17,5 x 25 cm
Penerbit : Textium
Deskripsi :
“Pantun bukan hanya sekedar karya sastra yang masuk dalam katagori genre puisi lama. Pantun bukan hanya sekedar warisan budaya yang menjadi bahagian dari tradisi dan kehidupan masyarakat, terutama masyarakat rumpun melayu. Pantun adalah hujjah. Pantun sesungguhnya adalah produk sejarah dan terkadang menjadi pembuat sejarah. Banyak literatur di negeri melayu yang mencatat jejak pantun dalam perjalanan sejarah Kerajaan Melayu, termasuk kerajaan Melayu Riau. Karena itu kerja yang dilakukan oleh Rendra Setyadiharja menulis buku tentang pantun ini, bukan hanya berguna sebagai ikhtiar menyelamatkan pantun sebagai warisan budaya, tetapi juga sebuah kerja membuat sejarah. Sejarah pantun dan jejaknya di tengah kehidupan, terutama kehidupan masyarakat rumpun melayu. Shabas !
(Datuk Sri Lela Budaya Rida K Liamsi, Penyair )
Jika orang Indonesia hendak belajar pantun, buku ini berada di urutan pertama yang harus dibaca, dan jika pantun adalah agama, buku gubahan Rendra Setyadiharja ini adalah kitab sucinya. Buku ini menjadikan pantun sebagai ekspresi lisan yang mudah dipraktikkan, dipahami, dan dipelajari.
(Fatih Muftih, Redaktur Budaya Tanjungpinang Pos)
Pantun merupakan bahasa tutur sejak turun temurun yang dapat mencerminkan kesantunan pemadahnya, sosialisasi komunikasi pemakainya. Apa yang ditulis oleh Rendra Setyadiharja ini merupakan susur galur yang mendeskripsikan bahasa tutur kepada bahasa tulis yang dapat dijadikan sebagai penyangga tradisi bermadah di masa kini.
(Tamrin Dahlan, Seniman Pantun Kota Tanjungpinang)
Pantun
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.965 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Iman Budhi Santosa Tebal : x + 116 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Interlude Deskripsi: Kita diajak untuk kembali menengok kampung halaman si penyair, yakni Jawa. Dengan indah dan mat kita bisa membaca puisi-puisi yang jernih khas Iman Budhi Santosa. Mulai dari dunia wayang, wong cilik hingga dunia sang… selengkapnya
Rp 32.300 Rp 38.000Penulis : Octavio Paz Tebal : 76 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : aku menelusuri jalan-jalan diriku di bawah matahari abadi, dan di sampingku kau berjalan bagai pohon, kau berjalan ibarat sungai, dan berkata kepadaku seperti aliran sungai, kau tumbuh umpama gandum di antara tanganku, kau berkelejatan penaka… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Wawasan pengetahuan tentang bentuk, jenis, dan makna puisi merupakan wawasan dasar yang berguna sebagai titik tolak dalam mengembangkan kemampuan apresiasi puisi. Apresiasi puisi dimaksudkan untuk menanamkan kemampuan memahami isi puisi secara mendalam dan kritis. Pemahaman isi puisi yang tepat menjadi landasan bagi seorang pembaca untuk mengungkapkan kembali masalah, isi, pesan, suasana batin, sikap pengarang dalam… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Faruq Juwaidah Tebal : 104 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Deskripsi : “Andai aku diberi pilihan tentang suatu negeri Kukatakan bahwa engkau adalah negeriku Jika aku melupakanmu, oh kekasih hidupku Maka hatiku yang tulus juga akan melupakanku Jika aku tersesat di tengah jalan Di matamu alamatku” (Faruq Juwaidah)
Rp 42.500 Rp 50.000The presentation of feeling and experiences will be interesting in poetic forms especially if the poems are in English. But it seems that it is still rare to find a collection of English poetry books in Indonesia. This book is an English poetry anthology. In this book, the author seeks to express his feeling and… selengkapnya
Rp 86.530 Rp 101.800Buku ini sungguh merupakan karya penting tentang salah seorang penyair besar dalam tradisi intelektual muslim. Bagian Pengantar Penerjemah: Jalan Kepenyairan Abu Nuwas laksana lampu senter yang menerangi lorong-lorong gelap berbagai kesalahpahaman yang selama ini terjadi. Dari sana, kita beroleh anggur puisi yang dituangkan sang penyair: segar, inspiratif, dan tentu saja menceburkan kita pada lautan pemikiran… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Puisi-puisi dalam buku ini menjadi semacam percakapan puitik Rieke Diah Pitaloka dan Agus Noor. Dari satu puisi ke puisi lainnya, ada semacam tema yang membuat puisi-puisi itu saling terkait dan terikat. Puisi menjadi ruang untuk saling berbagi, juga menjadi semacam jeda, untuk menikmati kenangan dan hal-hal lainnya. Maka, puisi-puisi dalam buku ini, seakan berada dalam… selengkapnya
Rp 57.800 Rp 68.000Penulis : M. Faizi Tebal : 68 hlm Ukuran : cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Saya sadar, menggubah puisi itu—mulai menulis, menyunting, menerbitkan, hingga menjualnya—harus melalui tahapan yang panjang dan rumit. Anmum, hal itu tetap saya lakukan dengan pertimbangan bahwa puisi merupakan himpunan gagasan paling ‘orisinal’ di antara genre tulisan lain yang pernah… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Apa yang terjadi dalam dinamika perpuisian Indonesia? Buku ini menjawabnya dengan luas sekaligus menawarkan paradigma yang luput dari pengamatan dan kajian pakar sebelumnya. Selain membedah beberapa wacana penting dalam perpuisian Indonesia, buku ini pun menelisik cara-cara puisi Indonesia merespons realitas sosial dalam aspek teknis dan ideologisnya. Beberapa istilah kunci tidak luput dari pembahasan, di antaranya… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Engko Pasek Tamblingan, jani jan pejah engko, mai engko nunas Wisnu engko (Kalian Pasek Tamblingan, jika kalian mati/sakit, kemarilah untuk memohon air kehidupan). (Babad Kandan Sanghyang Merta Jati lembar ke-83a) Muman mingil kai bekhel smetwat Yus yata timtom fofuso Nu manggi uwel nekwaukhu Semfat yemse takhul yen Nasa aya khwas [Jalan ke tanah leluhurku tidak… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.