Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami

Pemasaran
● online
Pemasaran
● online
Halo, perkenalkan saya Pemasaran
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Agama » Abu Hasan Al-Asy’ari dan Perkembangan Pemikiran Teologinya
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Abu Hasan Al-Asy’ari dan Perkembangan Pemikiran Teologinya

Rp 66.300 Rp 78.000
Hemat Rp 11.700
ISBN978-623-080-201-0
Stok Tersedia
Kategori Agama

Penulis     : Andi Aderus

Tebal         : 150 hlm

Ukuran     : 15 x 23 cm

Penerbit   : Rajawali Pers

Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

Abu Hasan Al-Asy’ari dan Perkembangan Pemikiran Teologinya

Buku “Abu Hasan al-Asy’ari dan Perkembangan Pemikiran Teologinya”, mengurai misteri kehidupan Abu Hasan al-Asy’ari dengan memaparkan latar belakang kehidupan politik, sosial keagamaan dan keilmuan di masanya. Abu Hasan al-Asy’ari hidup pada masa pemerintahan khilafah Abbasiyah terutama khilafah Abbasiyah II yang penuh pergolakan politik, mulai dari pengaruh bangsa Persia dalam tata kelola pemerintahan, sampai berpindahnya pengaruh tersebut ke bangsa Turki. Pengaruh bangsa Turki terlalu jauh dalam mencampuri urusan negara sehingga pemerintahan khilafah Abbasiyah mengalami berkali-kali turbulensi politik yang melahirkan munculnya beberapa revolusi seperti revolusi Assanj dan revolusi Qaramithah. Puncak dari situasi itu terjadinya gerakan separatis yang ingin memisahkan diri dari pusat pemerintahan sehingga muncul beberapa kerajaan kecil di luar kontrol khilafah Abbasiah. Kehidupan Sosial keagamaan di masa Abu Hasan al-Asy’ari juga tampak kontradiktif, di satu sisi para pejabat negara dan kelas elite hidup dalam bergelimang harta benda dan glamor, sementara masyarakat kecil hidup serba keterbatasan yang berujung pada gerakan sosial menentang kelas elite. Situasi sosial menjadi pemandangan yang unik, di satu sisi kehidupan glamor begitu nyata dalam masyarakat, namun kehidupan sufi juga semakin berkembang. Jika di dalam kota ditemukan banyak majelis- majelis lawak, humor dan pentas seni, pada sisi yang lain di sudut-sudut kota ditemukan majelis-majelis zikir, halaqah keilmuan, majelis tazkirah yang mengingatkan pentingnya akhlakul karimah. Suatu hal yang menarik di tengah suasana politik yang tidak menentu dan suasana sosial yang carut marut yaitu kehidupan ilmiah sangat berkembang pesat, masjid-masjid dibanjiri para pelajar yang datang dari berbagai negeri untuk bertalaqi pada syekh atau guru, dialog dan debat juga marak dilakukan. Kesemua ini memberi pengaruh kepada perkembangan pemikiran dan cara pandang teologi Abu Hasan al-Asy’ari. Beliau menguasai seluruh argumen aliran-aliran teologi yang ada, mulai dari Muktazilah sampai kepada aliran-aliran yang dianggap menyimpang. Kemampuan Abu Hasan al-Asy’ari menguasai aliran- aliran teologi mendorong beliau menyusun metode berpikir Ahlussunnah Wal Jamaah. Oleh karena itu, Abu Hasan al-Asy’ari dikenal sebagai peletak batu pertama teologi Ahlussunnah Wal Jamaah.

Tags: ,

Abu Hasan Al-Asy’ari dan Perkembangan Pemikiran Teologinya

Berat 200 gram
Kondisi Baru
Dilihat 813 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: