Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS
● online
CS
● online
Halo, perkenalkan saya CS
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon mulai 10%;
  • Buku dijamin ASLI;
  • Tidak Menjual buku bajakan;
  • Pengiriman ke seluruh Indonesia;
  • Pengiriman ke luar negeri sila WA kami;
  • Pembayaran: Transfer (BCA, Mandiri, BRI, BNI), Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay)
Beranda » Geografi dan Geologi » Analisis Bencana untuk Menunjang Pembangunan Daerah: Studi Kasus Batang
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Analisis Bencana untuk Menunjang Pembangunan Daerah: Studi Kasus Batang

Rp 80.750 Rp 95.000
Hemat Rp 14.250
ISBN978-602-386-131-6
Stok Tersedia
Kategori Geografi dan Geologi
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

Analisis Bencana untuk Menunjang Pembangunan Daerah: Studi Kasus Batang

Penulis     : Muh Aris Marfai, Suprapto Dibyosaputro, dan Hendy Fatchurohman

Tebal         : 255 hlm

Ukuran     : 15,5 x 23 cm

Penerbit   : UGM Press

Deskripsi :

Buku ini merupakan pengembangan dari laporan akhir penyusunan studi daerah rawan bencana di Kabupaten Batang yang merupakan kerja sama penelitian antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah dengan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada pada tahun 2014. Buku ini membahas tentang analisis bencana dalam menunjang pembangunan daerah dengan studi kajian di Kabupaten Batang. Terdapat empat bencana utama yang paling signifikan terjadi dalam lima tahun terakhir di Kabupaten Batang, yakni banjir sungai, longsor lahan, erosi pantai, dan rob. Dalam buku ini, dijelaskan parameter-parameter yang diperhitungkan dalam menentukan tingkat bencana yang ada di Kabupaten Batang. Berdasarkan parameter-parameter tersebut, disusun pemetaan bahaya di Kabupaten Batang, yakni bahaya banjir sungai, longsor lahan, erosi pantai, dan rob yang dapat dijadikan sebagai basis data spasial daerah rawan bencana. Informasi daerah rawan bencana tersebut akan diintegrasikan dalam suatu sistem informasi geografis yang dapat dijadikan basis data spasial sehingga mudah diimplementasikan. Informasi daerah rawan bencana ini merupakan hasil identifikasi, pemetaan, dan analisis menggunakan beberapa data spasial, seperti data pengindraan jauh satelit, peta digital, maupun survei langsung di lapangan. Sebagai pelengkap hasil identifikasi, pemetaan, dan analisis, dilakukan kompilasi data kejadian bencana alam dari berbagai dinas, instansi, dan masyarakat. Informasi daerah rawan bencana yang dihasilkan, terintegrasi dan tersusun dalam satuan unit pemetaan dengan batasan parameter yang cukup jelas, kemudian menghasilkan luaran akhir yang berupa informasi spasial berupa peta.

Tags: ,

Analisis Bencana untuk Menunjang Pembangunan Daerah: Studi Kasus Batang

Berat 300 gram
Kondisi Baru
Dilihat 1.299 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Buku Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: