Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Wasilah Sejoli....
- Kamus Arkeologi dan Prasejarah....
- Aplikasi Matematika-Statistika dan Metode Numerik ....
- Jejak Pengabdian Ulama - Pelopor Penasihatan Perka....
- Cara Cepat dan Mudah Memahami Pengantar Manajemen ....
- Penyair tentang Puisinya....
- Restrukturisasi Perusahaan....
- 12 Laws of Life: 12 Hukum Abadi Kehidupan....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Dari Desain Kebaya Hingga Masyarakat Adat Raja Ampat
Rp 127.500 Rp 150.000| ISBN | 978-602-258-507-7 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Dari Desain Kebaya Hingga Masyarakat Adat Raja Ampat
Penulis : Budiawan dan I Ketut Ardhana (Editor)
Tebal : 398 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi :
Dalam membahas isu-isu lokal dalam kaitannya dengan yang global, sejumlah makalah di dalam buku ini mewarisi tradisi berpikir yang melihat bahwa yang global itu sama dengan imperial. Dalam konteks inilah globalisasi dipahami sebagai imperialisme, dalam arti arus pengaruh satu arah dari “pusat” (yang mungkin masih dibayangkan bersifat tunggal) ke “pinggiran-pinggiran”. Ini berarti, yang di “pinggiran” atau lokal itu dibayangkan merupakan “agen-agen” pasif dalam keterpaparannya dengan yang “global”. Akan tetapi karena pertautan dengan yang global merupakan sesuatu yang tak terelakkan, maka perspektif yang menyamakan globalisasi dengan imperialisme itu cenderung terjebak ke dalam pandangan-pandangan yang romantis-normatif: bahwa dahulu–sebuah dimensi waktu yang cenderung tidak diberi keterangan secara partikular–kesenian ini tidak seperti ini, mengapa sekarang begini, mengapa jadi seperti ini, bukankah seharusnya bla… bla… bla…, dan seterusnya. Pandangan semacam ini bukannya tidak bermanfaat. Minimal, pandangan semacam ini merupakan pengingat akan apa yang dianggap “tradisi”, suatu “noktah” dari mana suatu budaya mestinya bergerak, meskipun terkadang “tradisi”, itu adalah sesuatu yang ditemu-ciptakan dalam konteks ruang dan waktu yang mungkin belum lama berlalu.
Tags: budaya, penerbit ombak
Dari Desain Kebaya Hingga Masyarakat Adat Raja Ampat
| Berat | 480 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.653 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Kris Budiman, dkk Tebal : 154 hlm Ukuran : 21 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Gunung Penanggungan dianugrahi keajaiban alamiah dan kultural. Selama berabad-abad ia telah diberi makna sebagai sebuah ruang sakral. Formasi konsentris Penanggungan secara alamiah tersusun bak sebuah mandala:ia serupa diagram yang merepresentasikan kesatuan tatanan kosmis dan psikis…. selengkapnya
Rp 170.000 Rp 200.000Penulis : Maria Fauzi Tebal : 224 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : Gading Publishing Deskripsi : Buku ini saya tulis bukan untuk mengenang romantisme yang dipenuhi dengan kegemilangan dan kejayaan di sebuah masa ketika Islam berada di puncak peradaban dunia. Bukan juga untuk mengungkapkan sebuah temuan bernuansa islami yang menggaung di… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Indonesia mempunyai keragaman suku bangsa dan budaya. Setiap suku bangsa mempunyai kearifan lokal yang menjadi dasar kehidupannya. Dari situlah keseimbangan alam dan manusia terbentuk secara utuh dan berkesinambungan. Secara turun-temurun tradisi itu diwariskan ke generasi bcrikutnya. Kebhinckaan dan harmoni suku-suku bangsa itu menjadi khazanah budaya yang dikagumi dunia. Permasalahan muncul ketika kita—manusia Indonesia—memasuki tahap modern…. selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : R.M. Soedarsono Tebal : 418 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Buku ini merupakan semacam ensiklopedia mini yang menyajikan secara lengkap perkembangan seni pertunjukan di Indonesia. Untuk itulah perlunya penelusuran sejarahnya sejak masa prasejarah hingga masa kini, karena ada beberapa bentuk seni pertunjukan yang jika dilihat… selengkapnya
Rp 45.900 Rp 54.000“Kedua tanganku ini berlumuran darah, Resi.” Kesatria paling tangguh di Dunia Wayang ini merupakan putra dari garis Pandawa yaitu Bima dan Raksasa bernama Arimbi. Kelahirannya telah dinantikan para Dewa untuk melindungi mereka dari berbagai serangan yang membahayakan negeri Jonggring Saloka. Untuk menunaikan tugas tersebut, Gatotkaca sudah diberikan berbagai kesaktian. Tak ada senjata yang bisa melukai… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Pada suatu hari, Darmagandhul, seorang murid yang tajam hatinya, bertanya kepada gurunya, Kiai Kalamwadi, tentang awal mula kenapa penduduk Jawa meninggalkan agama Shiwa Buddha dan beralih memeluk agama Islam. Pada saat itulah Kiai Kalamwadi mulai menyadari bahwa rahasia kehancuran Majapahit dan Jawa yang tersembunyi selama berabad-abad patut dibabarkan kepada Darmagandhul, agar menjadi pelajaran bagi generasi mendatang…. selengkapnya
Rp 108.000 Rp 135.000Buku Sekaten ini berbicara tentang seluk-beluk perayaan Sekaten. Penulis mencoba menjelaskan sejarah Sekaten, berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan perayaan Sekaten di Surakarta dan Yogyakarta, serta makna yang terkandung dalam setiap prosesi perayaan Sekaten. Selain itu, penulis juga membahas tentang upacara Grebeg Maulud—acara yang tidak dapat dipisahkan dari perayaan Sekaten—yaitu raja memberikan sedekah berupa bahan… selengkapnya
Rp 53.380 Rp 62.800Kisah horor yang selama ini beredar di Indonesia cenderung didominasi oleh kategori hantu dan paranormal. Padahal, cerita horor Indonesia, khususnya dari tanah Jawa, sebenarnya cukup beragam dan tidak hanya memuat dua kategori tersebut. Buku ini sengaja dihadirkan untuk memperluas mindset tersebut, yaitu dengan menyajikan berbagai kategori kisah mistik, khususnya yang berasal dari tanah Jawa. Cerita… selengkapnya
Rp 59.075 Rp 69.500Penulis : A. Rani Usman Tebal : hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Hubungan antara Indonesia, khususnya Aceh dengan Dataran Cina dimulai semenjak lancarnya transportasi laut. Kontak budaya antara Cina dan Aceh secara diplomasi diawali pada abad 13 dan 15 M. Pada suatu lawatan utusan diplomat Cina pergi… selengkapnya
Rp 76.000 Rp 95.000Di sela rutinitas kita berlari cepat setiap saat, kadangkala kita perlu berhenti, duduk rileks barang sekejap. Karena itulah, kita membutuhkan banyak rest area. Air bah informasi mengalir susul-menyusul. Jika kita memaksa diri untuk terus mengikutinya, kita pasti terengah-engah. Kita memang akan sampai pada tahap “mengetahui”, namun belum tentu kita paham ada apa di balik segunung… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.