Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Nabi Muhammad Menurut Zoroaster
- Produk Kreatif dan Kewirausahaan Agribisnis Organi
- Metode Penelitian Kualitatif
- Pada Masa Intoleransi
- Romusa: Sejarah yang Terlupakan
- Karya Seni Lukis Berbasis Kearifan Lokal: Pencipta
- Ular Berbisa dan Buah Delima: 30 Cerita dari Asia-
- Nilai-Nilai Utama Kebudayaan Bugis
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Di Antara Para Wali
Rp 46.750 Rp 55.000| ISBN | 978-623-189-431-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Puisi |
Penulis : Mustofa W. Hasyim
Tebal : 124 hlm
Ukuran : 14 x 21 cm
Penerbit : Diva Press
Di Antara Para Wali
Para wali menjadi pemandu dan penyelesai masalah dan kadang menjadi teman dialog jenaka yang cerdas bagi masyarakat Jawa yang terhimpit masalah pelik dan menemui jalan buntu. Para wali tidak terbatas oleh Wali Sanga, tidak terbatas pada wilayah waktu silam dan di situs-situs sejarah mukim atau jalur kelana mereka dulu.
Menulis karya sastra, termasuk menulis puisi, adalah sebuah ikhtiar untuk menghadirkan realitas alternatif di tengah arus realitas kehidupan yang nyata, dalam koridor mumkinul wujud. Penghadiran realitas alternatif ini pun merupakan ikhtiar atau upaya agar realitas nyata menjadi punya makna dan punya nilai. Pilihan pemberian makna dan nilai ini saya lakukan dengan menggunakan metode transendensi dan spiritualisasi. Jadilah puisi-puisi berjenis naratif ini penuh dengan tokoh wali, malaikat, dan orang-orang yang mendapat sinyal hidup dari langit, dari alam gaib. Alam gaib berfungsi sebagai kantong hikmah atau semacam pintu nubuwah dalam arti sebagai pintu menuju kesadaran bahwa pada hakikatnya, realitas itu satu, yaitu satu rangkaian realitas.
Tags: diva press, puisi
Di Antara Para Wali
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 483 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Melalui puisi-puisi yang pendek, IR Zamzami seperti hendak menyuarakan suara terdalam hati seorang pencinta kepada Insan Mulia, Rasulullah saw, dengan cara yang langsung menghunjam. Tidak mendayu untuk merayu, tidak bersuji untuk memuji, alih-alih ia bergerak cepat demi langkah cergas. Pilihan demikian dipertahankan pada hampir semua karyanya di dalam buku ini. Akan tetapi, pendek atau panjang… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Apa yang terjadi dalam dinamika perpuisian Indonesia? Buku ini menjawabnya dengan luas sekaligus menawarkan paradigma yang luput dari pengamatan dan kajian pakar sebelumnya. Selain membedah beberapa wacana penting dalam perpuisian Indonesia, buku ini pun menelisik cara-cara puisi Indonesia merespons realitas sosial dalam aspek teknis dan ideologisnya. Beberapa istilah kunci tidak luput dari pembahasan, di antaranya… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Georg Trakl Tebal : 80 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Deskripsi : Cara penghayatan Trakl berjalan bagai dalam bayang cermin dan mengisi ruangnya sendiri, yang bagai ruang dalam cermin, tak bisa dimasuki. (Rainer Maria Rilke) Aku tak memahami puisi-puisi Trakl. Namun, nadanya membahagiakan saya: nada manusia yang benar-benar jenius. (Ludwig Wittgenstein)… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Puisi itu adalah permainan bunyi. Tanpa memahami aspek bunyi dengan baik maka sulit seorang penyair dapat mencipta puisi dengan bunyi indah, merdu, dan berkualitas. Selain itu, sebagai penikmat karya sastra kita juga perlu mengenal unsur-unsur bunyi dalam puisi agar dapat memahami puisi lebih dalam, nikmat, dan terarah. Buku ini berisi penjelasan singkat secara sistematis mengenai… selengkapnya
Rp 148.580 Rp 174.800Penulis : Daruz Armedian Tebal : 76 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Dalam buku ini, saya ingin mendokumentasikan sebuah kota yang dulu pernah berjaya di masa lalu, pada zaman kerajaan, lalu kejayaan itu runtuh ketika orang-orang Alas Angin atau Eropa datang ke Nusantara. Meski tidak lengkap, setidaknya ada secuil yang bisa saya catat… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Objek-objek yang kelihatannya berjauhan sifat dan hakikatnya itu dikondensasikan dalam satu bayangan tunggal. Dalam keadaan demikian, pembaca yang tidak mampu merunutbentukancitraan simbolik akan terganggu pemaknaannya meskipun pembaca yang bersangkutan cukup tercekam dengan pesona imaji surealistis itu. (Abdul Wachid B.S., penyair) Zawawi termasuk penyair alam yang besar karena bakat bersajaknya yang besar. Ia mampu mengeksploitasi lingkungan… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Kenangan ketiga sowan kepadamu dengan tubuh Gemetar, kau dengar suara hujan di bahunya Yang basah: kesedihanmu yang dulu, resonan Sekilas seperti kilat dari jendela kereta melaju Meski ini nonsens, tetap saja kau merasa Gembira, terpukau pada kemurnian mata ular itu Yang menghangatkan sesuatu dalam dadamu Semenjak pejam hanyalah dendam yang hitam Dan tak pernah bisa… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Imam Bushiri Tebal : 128 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Bintang gemintang berjatuhan ingin mendekat kepadanya sampai-sampai seluruh penjuru terang benderang dihujani cahaya Gedung paviliun kaisar Rum satu per satu menampakkan diri sampai-sampai semua orang di Lembah Makkah dapat melihatnya *** Buku puitis karya Imam… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Terpilihnya karya A Muttaqin (Mengerjakan Cinta) adalah atas pertimbangan; ia menggunakan metafora-metafora yang baru, banyak memuji tapi tidak menghapus jejak kesejarahan Nabi saw., bahkan menggambarkan fragmen sejarah tersebut dalam ungkapan yang berbeda dengan referensi yang pernah saya baca, seperti keunikan cara si penyair dalam menggambarkan runtuhnya Kisra dan Persia. Ia juga menggambar syamail muhammadiyah sesuai… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Lalu sungai itu, sungai itu, Kekasihku, bangkit menjadi zebu bertanduk badar yang berenang dari arus ketuban ke hilir perkabungan panjang. Dan di kaki-kaki Doa, ia bersimpuh dengan lenguh yang hanya dipahami sang Duka: “Ibu, di keheningan rahim-Mu, aku pulang sebagai hewan jantan yang terluka.” * Uroboro Syekh Kholil Bangkalani bukan hanya penulisan ulang, melainkan remitikalisasi… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.