Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Iblis dan Pengelana
Rp 49.300 Rp 58.000| ISBN | 978-623-7284-28-4 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Esai |
Iblis dan Pengelana
Penulis : Panji Sukma
Tebal : vi +98 hlm
Ukuran : 12 x 18 cm
Penerbit : Buku Mojok
Deskripsi :
Iblis dan pengelana bukanlah kata-kata yang disusun agar nikmat diucapkan sebagai kalimat, melainkan lebih seperti sebuah peringatan bahwa jangan pernah main-main dengan apa yang disebut perasaan, haram apabila menghidupinya dengan setengah-setengah.
Tags: buku mojok, esai
Iblis dan Pengelana
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 815 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Udi Samanhudi Tebal : 268 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deksripsi : Salah satu tren sastra Indonesia belakangan ini adalah kisah sukses “anak kampung” menjadi “warga dunia” tanpa kehilangan jati diri. Lebih dari itu, kita sedang menyadari pentingnya pendidikan yang merdeka, tapi belum menemukan cara yang tepat… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Heidi Priebe Tebal : 168 hlm Ukuran : 13 x 19cm Penerbit : Renebook Deskripsi : This Is Me Letting You Go karya Heidi Priebe adalah kumpulan esai yang mengeksplorasi tema cinta, kehilangan, dan proses melepaskan seseorang yang bermakna dalam hidup kita. Dengan gaya tulisan yang puitis dan emosional, Priebe membawa pembaca melalui berbagai… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Fatris MF Tebal : 14 x 21 cm Ukuran : 349 hlm Penerbit : Buku Mojok Deskripsi : Indonesia tidak semata bisa terdefinisikan lewat carut-marut politik dan gejolak ekonomi di kota-kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar. Tidak. Indonesia adalah juga pelosok, daerah-daerah terpencil dan terlupakan walau di atlas dan Google Map… selengkapnya
Rp 108.800 Rp 128.000“Bahasa tulis itu lebih merepotkan daripada bahasa lisan karena tidak mencakup intonasi pengucapan dan, kadang, konteks situasi. Kalau menulis sampai lepas kon**l, eh kontrol, sehingga salah tulis atau salah tanda baca sehingga penekanan kata jadi enggak sesuai dengan yang dimaksudkan semula, kan berabe, Bung. Paling sederhana sih cuma dikoreksi di depan umum atau diejek, menjadi… selengkapnya
Rp 57.800 Rp 68.000Penulis : Fatmawati Adnan Tebal : xvi + 190 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Kepak Sayap Bahasa: Kata, Makna, dan Ruang Budaya merupakan kumpulan esai yang mengangkat pernak-pernik kebahasaan yang “berkeliaran” mengelilingi kehidupan manusia Indonesia. Persoalan bahasa memang penuh warna dan lika-liku, meski kadangkala diabaikan tetapi terkadang… selengkapnya
Rp 76.000 Rp 95.000Saya selalu kebingungan jika ditanya puisi yang seperti apakah yang baik itu. Saya juga akan kebingungan jika ditanya bagus mana antara puisi cinta dan puisi protes, antara puisi pendek dan puisi panjang, antara puisi yang sulit dan mudah dipahami, atau puisi yang ditulis wanita dan lelaki. Saya selalu menjawab bahwa puisi yang baik adalah puisi… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Penulis : Rusdi Mathari Tebal : vi + 266 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Buku Mojok Deskripsi : Ketika konsentrasi kepemilikan media meningkat, senjakala media cetak hampir tiba, tsunami hoax dan berita palsu muncul, gejala ketidakpercayaan terhadap media arus utama membesar, jurnalisme sedang berada dalam episode-episode menegangkan. Di buku ini, Rusdi… selengkapnya
Rp 66.300 Rp 78.000Penulis : Sarani Pitor Pakan Tebal : 150 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 51.000 Rp 60.000Termotivasi oleh rasa muak terhadap perbudakan dan Perang Meksiko–Amerika Serikat (1846–1848), Thoreau menulis sebuah esai berjudul “Pembangkangan Sipil”. Dalam esai itu ia berpendapat bahwa individu tidak boleh membiarkan pemerintah untuk menolak atau menghentikan penggunakan hati nurani mereka sebagai masyarakat, dan bahwa tiap individu memiliki kewajiban untuk menghindari kondisi semacam itu—yang memungkinkan pemerintah menjadikan mereka agen… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Mendatangi lokasi kejadian, di perkampungan yang padat, mengusik pikiranku, betapa “senyapnya” kejadian sehingga tidak seorang pun mendengar apa-apa yang terjadi di kamar korban. Padahal, di lantai dua ada sedikitnya 10 kamar, yang kalau seseorang menaiki anak tangga, maka orang yang berada di kamar-kamar itu, kemungkinan besar akan mendengar detak langkahnya. Tidak adakah sama sekali variabel… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.