Beranda » Bahasa dan Sastra » Novel » Kisah 1001 Malam Jilid 7

Kisah 1001 Malam Jilid 7

DISKON 20% ISBN: 978-602-391-582-8 Stok: Tersedia
Berat 600 gram
Kondisi Baru
Kategori Novel
Dilihat 27 kali
Diskusi Belum ada komentar
Bagikan
Tentukan pilihan yang tersedia!

Kisah 1001 Malam Jilid 7

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lanjut Belanja
Keranjang Belanja
Rp 96.000 Rp 120.000
Hemat Rp 24.000
Pemesanan yang lebih cepat! Pesan Langsung
Kisah 1001 Malam Jilid 7
Rp 96.000 Rp 120.000
Tersedia / 978-602-391-582-8
Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Detail Produk Kisah 1001 Malam Jilid 7

Penulis     : Abu Abdullah Muhammad al-Jihsiyari

Tebal         : 532 hlm

Ukuran     :

Penerbit   : Diva Press

Deskripsi :

Pada zaman Khalifah Harun ar-Rasyid, seluruh jin di dunia ini tunduk kepada seekor Raja Diraja Jin yang berkuasa di kepulauan Waq Waq. Ia punya anak cantik bernama Putri Manar Sana. Nah, putri ini dinikahi oleh seorang manusia pengrajin emas, Hasan ash-Sha’igh al-Bashri. Petualangan lelaki asal Basrah itu dalam menjerat hati sang pujaannya, badai yang menerpa biduk rumah tangganya, serta penaklukannya terhadap Kerajaan Waq Waq yang fantastis, mengawali Kisah 1001 Malam Jilid 7 (dari malam 738 sampai 879) ini.

Selanjutnya, disajikan hikayat yang membangkitkan renungan-renungan sufistik tentang sepasang sahabat, yang satu jahat seumur hidup (Abu Qair), satunya lagi baik seumur hidup (Abu Shair). Hikayat ini mendedahkan bahwa rupanya kebaikan yang tak terbatas mampu “membunuh” kejahatan yang tak terbatas. Diangkat pula hikayat perselingkuhan seorang istri Yahudi—suaminya juga Yahudi—dengan lelaki Nasrani. Hikayat ini membuka kedok tabiat buruk bangsa Yahudi yang terkenal dalam al-Qur’an, yakni demi keselamatan, kesenangan, dan keuntungan dirinya, mereka mampu melakukan apa saja, termasuk sesuatu yang bertentangan dengan hati nuraninya sendiri.

Terakhir, dibentangkan kisah tentang saudagar bersahaja asal Mesir, Tajuddin, yang putranya, Nuruddin, terperosok dalam gemerlap kehidupan kawula muda yang melanggar batas-batas agama dan tradisi. Padahal, mulanya ia seorang pemuda yang tak akan melakukan apa pun tanpa diperintahkan oleh Allah Swt. dan tanpa izin dari orang tuanya. Ia lantas dihukum oleh Tuhan dengan “dibuang” ke kota jauh Iskandariah. Tetapi, ini bukan akhir hidupnya, justru permulaan dari petualangannya. Hal-hal fantastis apakah yang akan ia hadapi? Jilid ini akan menjawabnya.

Tags: ,

Produk Terkait
Diskusi Produk OFF

Mohon maaf, form diskusi dinonaktifkan pada buku ini.

Alamat:

Pringgading, Desa Guwosari,
Kec. Pajangan, Kab. Bantul, DIY 55751

Toko Online Lainnya:

Chat via Whatsapp
Pustaka Kita
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Pustaka Kita
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja