● online
- Manipulasi dan Dehumanisasi Perempuan dalam Iklan
- Agama Faktual: Pertarungan Wacana dan Dinamika Sos
- Bahan Galian Industri
- Otomatisasi Tata Kelola Sarana dan Prasarana SMK/M
- Kitab Ushfuriyah
- Kersik Bahasa; Dari Karya ke Teks
- Panduan Mengelola Ambisi dan Cita-Cita
- Manajemen Keuangan Syariah Teori dan Praktik
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Kitab Kehidupan
Rp 63.750 Rp 75.000| ISBN | 978-623-5348-41-4 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial |
Kitab Kehidupan
Penulis : Bisri Effendy
Tebal : 230 hlm
Ukuran : 14 x 20 cm
Penerbit : Ircisod
Deskripsi :
Bisri Effendy, seorang santri, jurnalis, peneliti LIPI, dan juga dianggap sebagai guru riset para aktivis NU kultural itu telah wafat pada 17 Agustus 2020. Namun, hasil kerja kerasnya selama hidup tetap abadi. Ia mendirikan Yayasan Desantara yang hingga kini masih dijalankan oleh sejawatnya dan mempublikasikan banyak hasil riset dan ide yang cemerlang, termasuk buku ini. Buku ini berbicara tentang persilangan agama, politik, dan kebudayaan, namun tilikannya yang tajam mengungkap hal-hal yang hampir tak tersentuh oleh penulis lain. Ia berbicara persoalan-persoalan yang dialami oleh agama lokal, tradisi rakyat, kebudayaan daerah dalam tekanan yang diberikan oleh otoritas tertinggi (perselingkungan antara pemerintah dengan agamawan) hingga coraknya yang khas kini menjadi hilang sama sekali.
Lelaki asal Jember itu termasuk berani. Ia, misalnya, mengungkap ‘derita’ yang dialami oleh agama lokal, seperti Bissu, Totalang, Parmalim, Samin, Tengger, Sunda Wiwitan, Wektu Telu, Bodhe, Kaharingan, dan lain semacamnya ketika proses Islamisasi dijalankan oleh para wali atau Kristenisasi yang diprakarsai oleh misionaris Barat. Dalam proses itu, para agamawan menggunakan mesin negara untuk menindas agama lokal. Puncaknya, pada era Orde Baru, pemerintah secara resmi membuat kategori agama resmi (agama negara) dan agama tak resmi (agama lokal). Jelas, agama resmi yang ‘menang’. Karena itu, tradisi, kebudayaan, dan kesenian lokal yang tidak sejalan dengan agama resmi dipaksa untuk ‘diselaraskan’. Sehingga, sekarang kita benar-benar tidak menemukan kebudayaan daerah dalam bentuknya yang asli, kecuali yang telah ‘distabilkan’ oleh negara (yang bekerja sama dengan agamawan atau ormas).
Kitab Kehidupan
| Berat | 250 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.173 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Masalah dalam pendidikan ilmu sosial di Indonesia ialah terabaikannya penggunaan konsep dan teori ilmu sosial ke dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, keterkaitan konsep dan praktik sangat dibutuhkan oleh pemelajar (mahasiswa, dan lain-lain) pemula. Hubungan antara teori dan praktik diuraikan berdasarkan kasus konkret. Kasus yang dipilih adalah hubungan antara praktik relasi sosial dalam pembangunan di satu pihak,… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 85.000Sekarang dengan penerbit SAGE, dan ditulis bersama dengan penulis ternama dalam bidang teori sosiologi, Edisi Kesepuluh dari Teori Sosiologi oleh George Ritzer & Jeffrey Stepnisky memberikantinjauan menyeluruh pada para pembaca mengenai para teoretisi utama dan mahzab pemikiran sosiologi, dari asal usul sosiologi sepanjang abad ke-21. Hal yang baru dalam edisi ini: Bab 1 menampilkan pembahasan… selengkapnya
Rp 314.500 Rp 370.000Penulis : Suan Juanjuan dan Du Peng (Ed.) Tebal : 348 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Tiongkok memiliki populasi lansia terbesar di dunia. Pada 2015, jumlah orang yang berusia 60 atau lebih di Tiongkok mencapai 220 juta. Populasi yang menua telah memiliki dampak besar pada pertumbuhan ekonomi,… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 85.000Penulis : Bernando J. Sujibto Tebal : 182 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Bernando J. Sujibto termasuk salah seorang dari sedikit pemerhati Turki yang cukup produktif. Bersama rekan-rekannya, ia mendirikan Spirit Turki, dan melalui lembaga ini, ia mengenalkan kepada publik Indonesia tetek-bengek Turki. Selama tinggal di Turki (2013–2017),… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Satu di antara problem sosial keagamaan di Indonesia 1 yang masih terus bergejolak adalah menyoal kelompok-kelompok minoritas, termasuk Ahmadiyah. Keberadaan Jemaat Ahmadiyah sampai saat ini—secara politis dan sosiologis—masih dihantam pro dan kontra di kalangan masyarakat. Secara politis dan kekuasaan, mereka berada dalam bayang-bayang otoritas struktur kebijakan dan aturan yang mendiskreditkan dan di sisi sosiologis, sebagai… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000Penulis : Jim Ife dan Frank Tesoriero Tebal : xxxii + 721 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Pustaka Pelajar Deskripsi : Para praktisi masyarakat akan sangat terbantu, dengan membaca buku ini, untuk melakukan analisis kekuatan-kekuatan dalam masyarakat dan mengidentifikasi struktur-struktur yang melemahkan dan merugikan masyarakat, untuk kemudian menetapkan strategi (yang mencakup… selengkapnya
Rp 119.000 Rp 140.000Penulis : Haning Romdiati Dkk Tebal : xviii + 238 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku ini menyajikan data dan informasi tentang kondisi dan perubahan sosial demografi OAP di Provinsi Papua Barat. Sebagai lokasi kajian yang lebih mendalam adalah dua kabupaten, yaitu: (1) di Kabupaten Sorong yang… selengkapnya
Rp 52.000 Rp 65.000Penulis : Atik Rochaeni Tebal : 248 hlm Ukuran : 17,5 x 25 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Pembangunan yang tidak berorientasi pada kesejahteraan publik akan kehilangan legitimasi sosial dan bisa memicu krisis sosial-politik. Oleh karena itu, kesejahteraan publik harus menjadi poros utama dari setiap kebijakan pembangunan, dalam kerangka negara hukum yang demokratis… selengkapnya
Rp 89.845 Rp 105.700Penulis : Zuly Qodir Tebal : xii + 234 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Pustaka Pelajar Deskripsi : Buku ini ditulis untuk keperluan menjelaskan realitas sebagai suatu yang mandiri dan objektif dalam perspektif sosiologi agama. Kasus-kasus yang dikemukakan merupakan kasus terkini-masih berlangsung bias akan terjadi lagi. Sebagian sudah mereda, sehingga kita… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Sudah lebih dari 50 tahun dangdut hadir dan berkembang di tanah air, Indonesia. Sepanjang itulah interaksi dangdut terjalin di masyarakat dengan pelbagai konteks yang meliputinya. Tentu pada awalnya tiada yang menyangka jika musik yang kerap diolok-olok sebagai musik kampungan dapat bertahan demikian lama.
Rp 76.500 Rp 90.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.