Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Tuhan Tidak Makan Ikan (Edisi Baru)....
- Agus Salim: Peran dan Sumbangsihnya Bagi Indonesia....
- Estimasi Biaya Konstruksi, Sanitasi, dan Perawatan....
- Theory Of Structures (English Version)....
- Adabiah: Perintis Pendidikan Modern Di Sumatra Bar....
- Sosiologi Birokrasi untuk Masyarakat Benua Maritim....
- Jalan Hening: 101 Pintu Memasuki Meditasi Zen....
- Khotbah Nikah Perspektif Teoretis....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Membongkar Kekerasan Seksual di Pendidikan Tinggi: Pemikiran Awal
Rp 112.000 Rp 140.000| ISBN | 978-623-321-177-2 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial |
Membongkar Kekerasan Seksual di Pendidikan Tinggi: Pemikiran Awal
Penulis : Khaerul Umam Noer, Titiek Kartika H, dkk. (Editor)
Tebal : xvi + 298 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Obor Indonesia
Deskripsi :
Angka kekerasan seksual di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Catatan Tahunan Komnas Perempuan (2021) mencatat, dalam kurun waktu 12 tahun, kekerasan seksual meningkat sebanyak 792%. Kekerasan seksual dapat terjadi di berbagai tempat, salah satunya Perguruan Tinggi. Kekerasan seksual dapat terjadi di mana saja. baik pada ruang privat maupun publik. Kekerasan seksual yang terjadi di kampus bentuknya beragam, meliputi perilaku fisik maupun non-fisik (termasuk juga pelecehan seksual luar dan dalam jaringan), korbannya tidak hanya perempuan, namun juga laki-laki maupun orang dengan disabilitas. Dengan demikian, dalam rangka menciptakan kehidupan PT yang aman bagi sivitas untuk melaksanakan kegiatannya, perlu ada tindakan untuk menciptakan ruang yang aman tersebut.
Terciptanya kondisi aman tidak hanya ditentukan oleh persoalan fasilitas, namun juga kondisi di mana sivitas merasa terlindungi pada saat melakukan kegiatan belajar mengajar maupun ekstrakurikuler. Salah satunya adalah jaminan rasa aman tidak mengalami kekerasan seksual (Noer 2019, Nurtjahyo dan Saraswati, 2019). Jaminan rasa aman itu perlu berbentuk semacam peraturan khusus di PT, yang berbeda dari peraturan administratif lainnya.
Meski statistik mengenai angka kasus kekerasan seksual di PT tidak tersedia, namun pemberitaan di media massa menunjukkan bahwa kasus kekerasan seksual di PT di Indonesia masih terus bermunculan. Berdasarkan survei terhadap 76 pengelola PT di Indonesia, 75% responden menyatakan di kampusnya terjadi kasus kekerasan seksual (Jewkes, Sen and Garcia-Moreno, 2020). Hasil survei tersebut mengkonfirmasi pengamatan dan pemberitaan-pemberitaan tentang adanya kasus kekerasan seksual di PT. Kasus-kasus kekerasan seksual sangat sulit untuk diketahui dan diungkap.
Keberadaan aturan dan kebijakan terkait kekerasan seksual di PT semakin krusial, sebab angka kekerasan seksual di PT semakin meningkat setiap tahunnya. Laporan dari Tirto, Vice Indonesia dan the Jakarta Post misalnya, mencatat 174 laporan kekerasan seksual yang tersebar di 79 PT di Indonesia, dari total tersebut, tercatat 172 laporan oleh mahasiswa, 1 laporan oleh dosen, dan 1 laporan oleh staf (Tirto, 2020). Laporan ini tentu hanya puncak gunung es, sebab berdasarkan data Kemendikbud, terdapat 4550 PT dengan lebih dari 8 juta mahasiswa, artinya potensi tindak kekerasan seksual lebih tinggi dari laporan yang tersedia.
Kondisi ini bukannya tidak disadari oleh pemerintah. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi telah mengeluarkan Peraturan Menteri 30/2021 tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di PT. Titik masalahnya terletak pada asumsi bahwa semua PT memiliki sumber daya dan dinamika sosio-kultural yang sama. Hal ini menjadi titik krusial, sebab tidak semua PT memiliki sumber daya, kompetensi, kapabilitas, dan komitmen yang sama untuk mengimplementasikan Permen tersebut.
Buku ini pada dasarnya adalah upaya advokasi bahwa kampus harus bebas dari kekerasan seksual. Dengan berbagi pengalaman, perspektif, dan praktik baik dari berbagai kampus, buku ini diharapkan mampu menyumbangkan gagasan dan menambah bahan bakar baru dalam upaya kolaboratif memberantas kekerasan seksual di pendidikan tinggi di Indonesia
Tags: obor indonesia, sosial
Membongkar Kekerasan Seksual di Pendidikan Tinggi: Pemikiran Awal
| Berat | 350 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 718 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : George Ritzer dan Douglas J. Goodman Tebal : xx + 794 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Kreasi Wacana Deskripsi : Memang agak berlebihan bila sampai disebut sebagai kitab suci. Dilihat dari tebalnya pun sudah membuat malas membacanya, paling tidak untuk anak muda jaman sekarang. Tetapi anggapan “kitab suci” yang disematkan… selengkapnya
Rp 148.750 Rp 175.000What is the impact of the 1997 Asian Financial Crisis, Reformasi, or democratization since 1998 and constant economic development in 1990-1997 and 2004-2012 on rural Javanese society? This book has attempted to answer these questions by conducting a 1,000- household socioeconomic survey of six villages in Comal, in the north-coastal area of Java Island in… selengkapnya
Rp 136.000 Rp 160.000Buku yang ditulis Prof. Dr. Aksin Wijaya dkk. ini bisa menjadi salah satu rujukan dalam memperdalam penguatan moderasi beragama yang diamanatkan oleh pemerintah. Di dalamnya, kita bukan hanya akan mendapati moderasi beragama dalam tataran konsep-konsep abstrak, melainkan juga variasi metode dan langkah-langkah praksis yang dapat diupayakan. Buku ini mengusung misi bahwa kesadaran menyuarakan moderasi beragama… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Dahlan Iskan Tebal : xii + 214 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Padahal, sebelum 1978, Tiongkok masih jauh lebih miskin ketimbang Indonesia. Tapi, mengapa setelah 1978 Tiongkok bisa sebegini majunya? Bayangkan, apapun yang ”ter”, kini ada di Tiongkok: yang tercepat memberantas kemiskinan, tercepat pertumbuhan ekonomi,… selengkapnya
Rp 94.400 Rp 118.000Penulis : Akhmad Siddiq Tebal : 184 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Kajian Akhmad Siddiq atas topik yang menjadi judul buku ini didasarkan pada realitas konkret: keberadaan serta hubungan antara umat Islam dan umat Kristen di Pulau Madura dan sekitarnya. Tetapi, beliau tidak hanya menyajikan potret masa… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Penulis : Jim Ife dan Frank Tesoriero Tebal : xxxii + 721 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Pustaka Pelajar Deskripsi : Para praktisi masyarakat akan sangat terbantu, dengan membaca buku ini, untuk melakukan analisis kekuatan-kekuatan dalam masyarakat dan mengidentifikasi struktur-struktur yang melemahkan dan merugikan masyarakat, untuk kemudian menetapkan strategi (yang mencakup… selengkapnya
Rp 119.000 Rp 140.000Buku ini mendiskusikan isu perbudakan modern dalam kerangka pelaporan keberlanjutan perusahaan. Memulai dengan penjelasan tentang isu ini dalam konteks global dan nasional, penulis lalu memaparkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kerentanan perusahaan terhadap isu perbudakan modern dan bagaimana faktor-faktor ini dapat mendorong perusahaan untuk melaporkan informasi perbudakan modern kepada para pemangku kepentingan. Selanjutnya penulis menguraikan proses… selengkapnya
Rp 84.830 Rp 99.800Penulis : Elvira Rumkabu, DKK Tebal : xliv + 212 hlm Ukuran : 14.5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku ini memperkaya khasanah pustaka tentang keberadaan Orang Asli Papua di daerah selatan Papua, khususnya Suku Wambon di Kampung Aiwat, yang secara administrasi pemerintahan dan politik berada di daerah ‘frontier’, daerah yang… selengkapnya
Rp 108.800 Rp 136.000Penulis : Husein Muhammad & Siti Aminah Tebal : 94 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : Gading Publishing Deskripsi : Hate-speech has currently become the attention to many society circles because it has religious and political nuance. The existence of internet and social media becomes the main factors to the increasing speed… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.