● online
- Come to The Secret Garden....
- Menunggu Hujan Reda....
- Remaja dan Perilaku Berisiko di Era Digital: Pengu....
- Metode Penelitian Kualitatif....
- Kepak Sayap Bahasa: Kata, Makna, dan Ruang Budaya....
- Keterasingan Pendidikan Nasional....
- Sejarah Amerika Serikat....
- Kewargaan Demokratis; Politik Menuju Indonesia Dem....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Merebut Kendali Kehidupan: Perjuangan Orang Wambon di Boven Digoel Menghadapi Serbuan Investasi
Rp 108.800 Rp 136.000| ISBN | 978-623-321-187-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial |
Merebut Kendali Kehidupan: Perjuangan Orang Wambon di Boven Digoel Menghadapi Serbuan Investasi
Penulis : Elvira Rumkabu, DKK
Tebal : xliv + 212 hlm
Ukuran : 14.5 x 21 cm
Penerbit : Obor Indonesia
Deskripsi :
Buku ini memperkaya khasanah pustaka tentang keberadaan Orang Asli Papua di daerah selatan Papua, khususnya Suku Wambon di Kampung Aiwat, yang secara administrasi pemerintahan dan politik berada di daerah ‘frontier’, daerah yang kaya dan menjadi rebutan, sasaran perluasan modal oleh korporasi transnasional maupun kelembagaan ekonomi penduduk migran semenjak zaman kolonial Belanda dan “zaman terang”, yang mengendalikan sistem sosial ekonomi dan memporak-porandakan struktur sosial masyarakat di kampung. Kajian ini menyajikan secara lengkap situasi etnografi dan relasi Suku Wambon dengan tanah dan hutan, situasi yang berubah, disharmoni dan perpecahan antara kelompok masyarakat, kebijakan dan pemaksaan yang mengeksklusi mereka, kontradiktif dengan amanat Undang Undang Otonomi Khusus Papua yang melindungi hak masyarakat adat. Terpapar kontradiksi sosial yang tidak adil membuat kesadaran kritis masyarakat adat di Kampung Aiwat untuk melawan ‘resistensi tiap hari’ dan mengembangkan prakarsa dalam berbagai bentuk aksi dan praktik. Membentuk kelompok usaha, penancapan salib berwarna merah, menolak menghadiri pertemuan negosiasi, berjejaring dengan organisasi masyarakat sipil dan gereja. Pengambil kebijakan negara, korporasi, pengelola program pembangunan, institusi keuangan, lembaga internasional, dan para pihak berkepentingan lainnya, perlu dan penting membaca buku ini, untuk berpikir cerdas dan menghasilkan kebijakan maupun tindakan yang bijaksana dalam memajukan dan memenuhi hak-hak Orang Aiwat, Suku Wambon, dan Orang Asli Papua.
Franky Samperante, Direktur Yayasan Pusaka Bentala Rakyat
Membaca fakta riil dari hasil riset di Boven Digoel ini menyakitkan bagi saya sebagai orang Papua. Namun di satu sisi, data-data ini membantu membongkar narasi palsu pemerintah Indonesia tentang keberhasilan pembangunan yang memanusiakan Orang Papua. Penjarahan kekayaan alam, deforestasi masif, perampasan lahan masyarakat bahkan difasilitasi dan dikawal oleh negara yang berkolaborasi dengan rezim kapital global. Potret ketidakhadiran negara benar-benar tersaji secara gamblang dalam tulisan ini. Terima kasih tak terhingga bagi para penulis yang membantu kami dan seluruh masyarakat Papua dengan menyediakan bukti otentik bahwa masih terjadi penjajahan melalui pembangunan terhadap orang Papua. Penelitian dan hadirnya buku ini adalah bagian dari gerakan penyelamatan kehidupan Orang Papua yang sedang termarginalkan dan menjadi kaum minoritas di atas tanahnya sendiri.
Esther Haluk, Aktivis Gerakan Rakyat Demokratik Papua (GARDA-P)
Tags: obor indonesia, sosial
Merebut Kendali Kehidupan: Perjuangan Orang Wambon di Boven Digoel Menghadapi Serbuan Investasi
| Berat | 250 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 651 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
What is the impact of the 1997 Asian Financial Crisis, Reformasi, or democratization since 1998 and constant economic development in 1990-1997 and 2004-2012 on rural Javanese society? This book has attempted to answer these questions by conducting a 1,000- household socioeconomic survey of six villages in Comal, in the north-coastal area of Java Island in… selengkapnya
Rp 136.000 Rp 160.000Penulis : Khoirul Rosyadi dan Nor Hayati Sa’at (Editor) Tebal : xii + 386 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Permasalahan masyarakat nelayan di Malaysia dan Indonesia adalah unik dan khas. Keduanya mirip, tapi berbeda. Kemiskinan struktural, patronase, marginalisasi, sumberdaya manusia, ketidakadilan, hingga kesejahteraan adalah masalah masalah yang… selengkapnya
Rp 128.000 Rp 160.000Penulis : Derita Prapti Rahayu dkk Tebal : viii + 256 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Senjakala Tata Kelola Timah di Bangka Belitung adalah potret buram buruknya tata kelola pertambangan timah yang berakar dari sejarah kelam masa lalu, penegakan hukum yang setengah hati, konflik agraria bernuansa pembiaran,… selengkapnya
Rp 152.000 Rp 190.000Dalam buku ini Edward W. Said seolah menegaskan bahwa hanya dengan mengkaji teks-teks orientalis melalui operasi diskursif yang berlangsung di dalamnya, kita bisa menyingkap relasi ideologis yang terdapat dalam orientalisme. Dengan meminjam teori Michel Foucault sebagai pisau bedah, said membagi empat jenis relasi kekuasaan yang hidup dalam wacana orientalisme: kekuasaan politis (pembentukan kolonialisme dan imperialisme);… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Penulis : Khaerul Umam Noer, Titiek Kartika H, dkk. (Editor) Tebal : xvi + 298 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Angka kekerasan seksual di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Catatan Tahunan Komnas Perempuan (2021) mencatat, dalam kurun waktu 12 tahun, kekerasan seksual meningkat sebanyak 792%. Kekerasan seksual… selengkapnya
Rp 112.000 Rp 140.000Penulis : Henny Warsilah dan Dede Wardiat Tebal : xii + 182 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi: Wilayah perbatasan antar-Negara seharusnya menjadi beranda terdepan dari Negara Indonesia, dan tentunya harus memiliki keunggulan dan daya saing yang mampu meningkatkan keunggulan-keunggulan lokal dan regional sehingga wilayah perbatasan memiliki posisi tawar-menawar… selengkapnya
Rp 56.000 Rp 70.000Penulis : Rianto Adi Tebal : x + 256 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku tentang metode penelitian sudah banyak ditulis dan diterbitkan. tetapi mengapa buku metodologi penelitian yang ini masih juga diterbitkan? Seorang teman dosen yang mengajar mata kuliah metodologi penelitian, dan menggunakan bahan ini (sewaktu… selengkapnya
Rp 76.000 Rp 95.000Penulis : Sharyn Graham Davies Tebal : xiv + 422 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Indonesia, terutama, memiliki bermacam contoh gender. Relasi antarsesama jenis kelamin, transversti, dan perilaku lintas budaya, yang sudah lama diamati orang Indonesia dari berbagai kalangan. Berdasarkan penelitian-penelitian etnografis yang ekstensif, buku ini membahas… selengkapnya
Rp 128.000 Rp 160.000Penulis : Agung Purwandono Tebal : 208 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : Buku Mojok Deskripsi : Jogja Bawah Tanah berisi kumpulan liputan khusus tentang hal-hal yang bisa jadi belum kamu ketahui tentang Jogja.
Rp 66.300 Rp 78.000Penulis : Hans Gagas Tebal : 250 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Gading Publishing Deskripsi : Azan di Israel merupakan catatan perjalanan dan renungan Han Gagas selama di Israel. Han Gagas menemukan banyak hal yang sangat jauh sekali berbeda dengan informasi tunggal yang selama ini dia dapat. Israel dengan berbagai hal… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.