Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Muhammadanisme....
- Strategi Jitu Bank dan UMKM Mendorong Pertumbuhan ....
- Gunungsewu: Menguak Jejak Sejarah Flora Merekonstr....
- Mengunjungi Jawa 1890; Perjalanan Penuh Kesan yang....
- Penginderaan Jauh untuk Lingkungan dan Konservasi....
- Perdagangan dan Politik di Nusa Tenggara 1815-1915....
- Teknik Pengelasan Gas Metal (MIG/MAG) SMK/MAK Kela....
- Pengantar Manajemen Komunikasi....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Merebut Kendali Kehidupan: Perjuangan Orang Wambon di Boven Digoel Menghadapi Serbuan Investasi
Rp 108.800 Rp 136.000| ISBN | 978-623-321-187-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial |
Merebut Kendali Kehidupan: Perjuangan Orang Wambon di Boven Digoel Menghadapi Serbuan Investasi
Penulis : Elvira Rumkabu, DKK
Tebal : xliv + 212 hlm
Ukuran : 14.5 x 21 cm
Penerbit : Obor Indonesia
Deskripsi :
Buku ini memperkaya khasanah pustaka tentang keberadaan Orang Asli Papua di daerah selatan Papua, khususnya Suku Wambon di Kampung Aiwat, yang secara administrasi pemerintahan dan politik berada di daerah ‘frontier’, daerah yang kaya dan menjadi rebutan, sasaran perluasan modal oleh korporasi transnasional maupun kelembagaan ekonomi penduduk migran semenjak zaman kolonial Belanda dan “zaman terang”, yang mengendalikan sistem sosial ekonomi dan memporak-porandakan struktur sosial masyarakat di kampung. Kajian ini menyajikan secara lengkap situasi etnografi dan relasi Suku Wambon dengan tanah dan hutan, situasi yang berubah, disharmoni dan perpecahan antara kelompok masyarakat, kebijakan dan pemaksaan yang mengeksklusi mereka, kontradiktif dengan amanat Undang Undang Otonomi Khusus Papua yang melindungi hak masyarakat adat. Terpapar kontradiksi sosial yang tidak adil membuat kesadaran kritis masyarakat adat di Kampung Aiwat untuk melawan ‘resistensi tiap hari’ dan mengembangkan prakarsa dalam berbagai bentuk aksi dan praktik. Membentuk kelompok usaha, penancapan salib berwarna merah, menolak menghadiri pertemuan negosiasi, berjejaring dengan organisasi masyarakat sipil dan gereja. Pengambil kebijakan negara, korporasi, pengelola program pembangunan, institusi keuangan, lembaga internasional, dan para pihak berkepentingan lainnya, perlu dan penting membaca buku ini, untuk berpikir cerdas dan menghasilkan kebijakan maupun tindakan yang bijaksana dalam memajukan dan memenuhi hak-hak Orang Aiwat, Suku Wambon, dan Orang Asli Papua.
Franky Samperante, Direktur Yayasan Pusaka Bentala Rakyat
Membaca fakta riil dari hasil riset di Boven Digoel ini menyakitkan bagi saya sebagai orang Papua. Namun di satu sisi, data-data ini membantu membongkar narasi palsu pemerintah Indonesia tentang keberhasilan pembangunan yang memanusiakan Orang Papua. Penjarahan kekayaan alam, deforestasi masif, perampasan lahan masyarakat bahkan difasilitasi dan dikawal oleh negara yang berkolaborasi dengan rezim kapital global. Potret ketidakhadiran negara benar-benar tersaji secara gamblang dalam tulisan ini. Terima kasih tak terhingga bagi para penulis yang membantu kami dan seluruh masyarakat Papua dengan menyediakan bukti otentik bahwa masih terjadi penjajahan melalui pembangunan terhadap orang Papua. Penelitian dan hadirnya buku ini adalah bagian dari gerakan penyelamatan kehidupan Orang Papua yang sedang termarginalkan dan menjadi kaum minoritas di atas tanahnya sendiri.
Esther Haluk, Aktivis Gerakan Rakyat Demokratik Papua (GARDA-P)
Tags: obor indonesia, sosial
Merebut Kendali Kehidupan: Perjuangan Orang Wambon di Boven Digoel Menghadapi Serbuan Investasi
| Berat | 250 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 697 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Sakaria To Anwar Tebal : 244 hlm Ukuran : 17,5 x 25 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Penyusunan buku ini mengacu pada standar materi perkuliahan sosiologi pedesaan sesuai Kurikulum yang telah ditetapkan di Departemen Sosiologi FISIP. Hal ini bertujuan agar buku ini dapat berfungsi sebagai patokan yang jelas dan terstruktur dalam mempelajari… selengkapnya
Rp 89.845 Rp 105.700Penulis : Pierre Wilbert Orelus Tebal : xxxviii + 350 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Pustaka Pelajar Deskripsi : Cara orang-orang di kelas menengah atas memahami keadilan sosial berbeda dari cara orang-orang dari kelompok-kelompoj yang sepanjang sejarah tertindas. Bagi kelompok-kelompok ini, keadilan sosial sebagai praksis tidak mencerminkan cara-cara yang menindas karena… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Angela Frenzia Betyarini Tebal : 176 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : EA Books Deskripsi : Kepada tubuh perempuan, telah diikatkan berutas-utas tanggung jawab. Ikatan itu tak terlihat tapi sangat erat, hingga membaur menjadi bagian dari tubuh itu sendiri. Ia penyusup yang menjajah tubuh perempuan.
Rp 66.300 Rp 78.000Ekspansi perkebunan kelapa sawit yang sangat pesat di Indonesia telah menimbulkan konflik yang meluas antara masyarakat perdesaan dan perusahaan sawit. Masyarakat di berbagai daerah di Indonesia telah kehilangan lahan yang luas karena ekspansi perusahaan sawit, dan seringkali tidak mendapatkan kompensasi yang memadai. Sebagai reaksi, masyarakat perdesaan melakukan aksi-aksi demonstrasi, lobi-lobi, litigasi di pengadilan serta blokade… selengkapnya
Rp 96.000 Rp 120.000Penulis : Ana Sabhana Azmy Tebal : xxxvi + 406 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku yang beranjak dari penelitian lapangan disertasi ini membingkai bagaimana kondisi kekerasan yang dialami oleh tiga Perempuan PMI di Malaysia dan dua Perempuan PMI di Hong Kong sebagai pekerja rumah tangga migran… selengkapnya
Rp 152.000 Rp 190.000Penulis : M. Falikul Isbah Tebal : xxvi + 208 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : Buku ini dihasilkan dari serangkain riset di beberapa pesantren di Indonesia, dengan perhatian utama pada peran mereka untuk turut memperbaiki kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar. Berdasarkan empat studi kasus, buku ini menganalisa… selengkapnya
Rp 127.330 Rp 149.800Penulis : Nur Rif’ah Hasaniy Tebal : 150 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Kajian-kajian tentang perempuan dan keragaman sesungguhnya sudah cukup kaya. Fokus kajiannya juga bermacam-macam. Tetapi, riset yang melihat perempuan sebagai korban ternyata lebih banyak dibandingkan riset yang memosisikan perempuan dalam peran konstruktif. Padahal, riset yang menunjukkan… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Metode penelitian merupakan jembatan yang lurus bagi peneliti untuk menemukan kebenaran ilmiah. Kepatuhan pada arahan metode penelitian memudahkan kebenaran itu terungkap secara jelas dan utuh. Oleh karena itu, narasi eksplanatif tentang bagaimana menerapkan metode penelitian harus mudah dipahami oleh peneliti. Kumpulan narasi tersebut disusun dalam suatu dokumen tertulis secara terstruktur, sistematis, dan lengkap dalam bentuk… selengkapnya
Rp 81.600 Rp 96.000Penulis : Sakaria To Anwar Tebal : 248 hlm Ukuran : 14,5 x 20,5 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Sosiologi birokrasi adalah ilmu yang membahas tentang berbagai aspek dalam masyarakat serta pengaruhnya bagi kehidupan manusia. Istilah sosiologi pertama kali digunakan oleh Auguste Comte dan kemudian diperluas menjadi suatu disiplin ilmiah oleh Émile Durkheim. Sosiologi… selengkapnya
Rp 75.437 Rp 88.750Penulis : Andang Widi Harto Tebal : viii + 362 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Secara umum, makhluk hidup yang ada di permukaan bumi dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu tumbuh-tumbuhan dan hewan. Kedua kelompok makhluk hidup tersebut menunjukkan sifat-sifat atau ciri-ciri kehidupan biologis yang khas. Manusia… selengkapnya
Rp 113.900 Rp 134.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.