● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Mencari yang Mustahil
Rp 46.750 Rp 55.000| ISBN | 978-623-293-617-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Puisi |
Faruq Juwaidah dikenal sebagai salah seorang penyair terkemuka dalam gerakan puisi Arab kontemporer. Puisi-puisinya liris, disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan jujur, namun menukik. Ia dianggap mampu mengorganisir banyak warna dalam puisi Arab, dari puisi-puisi dengan rima vertikal hingga puisi-puisi dengan gaya dramatik. Puisi-puisi dan dramanya telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa: Inggris, Prancis, Tiongkok, dan Yugoslavia. Samia Qaishar (Maroko), Kathem al-Saher (Iraq), grup musik Al-Khulud (Yaman), dan grup musik Aqd al-Jalal (Sudan) telah menggubah puisi-puisi Faruq Juwaidah menjadi lagu.
Mencari yang Mustahil
Penulis : Faruq Juwaidah
Tebal : 144 hlm
Ukuran : 14 x 21 cm
Penerbit : Diva Press
Deskripsi :
Faruq Juwaidah dikenal sebagai salah seorang penyair terkemuka dalam gerakan puisi Arab kontemporer. Puisi-puisinya liris, disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan jujur, namun menukik. Ia dianggap mampu mengorganisir banyak warna dalam puisi Arab, dari puisi-puisi dengan rima vertikal hingga puisi-puisi dengan gaya dramatik. Puisi-puisi dan dramanya telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa: Inggris, Prancis, Tiongkok, dan Yugoslavia. Samia Qaishar (Maroko), Kathem al-Saher (Iraq), grup musik Al-Khulud (Yaman), dan grup musik Aqd al-Jalal (Sudan) telah menggubah puisi-puisi Faruq Juwaidah menjadi lagu.
Sebagaimana Nizar Qabbani, Faruq Juwaidah kerap menulis puisi-puisi dengan tiga tema besar: cinta, perlawanan, dan nasionalisme. Dan, buku yang ada di tangan Anda ini termasuk masterpiece antologi puisi (atau prosa-dramatik) cintanya. Diterjemahkan dengan sangat baik dari karyanya yang berjudul Qâlat, puisi-puisi Faruq Juwaidah di dalam buku ini tampak lirih, tetapi tajam, lantang, namun mempesona. Demikianlah, dalam esai yang berjudul Al-Wathan fi Syi’r Faruq Juwaidah, Ibrahim Khalil Ibrahim menegaskan bahwa Faruq Juwaidah adalah penyair yang mewakili wajah Mesir.
Tags: diva press, puisi
Mencari yang Mustahil
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.534 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Octavio Paz Tebal : 76 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : aku menelusuri jalan-jalan diriku di bawah matahari abadi, dan di sampingku kau berjalan bagai pohon, kau berjalan ibarat sungai, dan berkata kepadaku seperti aliran sungai, kau tumbuh umpama gandum di antara tanganku, kau berkelejatan penaka… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Rainer Maria Rilke Tebal : 108 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Deskripsi : Kita mesti menyatu dengan getaran universum, lalu melalui tindakan ruhani jangan cuma mencipta hal-hal ruhani, melainkan –barangkali– bahkan mencipta bintang-bintang baru. (Rilke)
Rp 42.500 Rp 50.000Alhamdulillah. Telah rampung penulisan syarah singkat terhadap kitab Burdah yang sangat legendaris karya Imam Muhammad al-Bushiri. Setelah menempuh proses sekitar empat tahun, akhirnya buku yang berisi uraian terhadap bait-bait puisi yang berupa berbagai sanjungan kepada Nabi Muhammad Saw ini selesai juga. Melalui lidah rohani yang tidak lain merupakan karunia nyata dari Allah Ta’ala, memberikan syarah… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Hasan Aspahani Tebal : 96 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Deskripsi : Pandemi, wabah yang tak perlu disebut namanya itu, mengingatkan pada kekeraskepalaan Don Corleone yang mengajukan penawaran yang tak tertolak. Beberapa kawan baik kalah. Beberapa anggota keluarga dekat saya terjangkit dan menunggu kabar dari mereka selama menjalani isolasi mandiri seperti… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Kenangan ketiga sowan kepadamu dengan tubuh Gemetar, kau dengar suara hujan di bahunya Yang basah: kesedihanmu yang dulu, resonan Sekilas seperti kilat dari jendela kereta melaju Meski ini nonsens, tetap saja kau merasa Gembira, terpukau pada kemurnian mata ular itu Yang menghangatkan sesuatu dalam dadamu Semenjak pejam hanyalah dendam yang hitam Dan tak pernah bisa… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Mulut dan jariku memainkan suling Tapi kalah pada rohku yang melengking Ketika mataku melihat Merapi Ditandingi bayang-bayang yang menjulangi langit yang tinggi Tapi di tengah kenyataan ini Aku makin kecil makin bebal Seharkat sebutir debu yang melekat telapak sandal Mengaji Bukit Mengeja Danau merupakan buah dari program Rumah Puisi untuk mengundang sastrawan tamu. Karya ini… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Penulis : A. Mustofa Bisri Tebal : 96 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Deskripsi : Antologi puisi Negeri Daging adalah sebentuk “keistiqomahan” penulisnya dalam mengikuti perjalanan kehidupan makhluk Tuhan yang ia cintai: manusia dan Indonesia. Apa yang tertuang di dalamnya secara langsung, jernih, dan benderang mampu mengungkap sikap dan gerak hati penulisnya. Tak… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Puisi-puisi dalam buku ini menjadi semacam percakapan puitik Rieke Diah Pitaloka dan Agus Noor. Dari satu puisi ke puisi lainnya, ada semacam tema yang membuat puisi-puisi itu saling terkait dan terikat. Puisi menjadi ruang untuk saling berbagi, juga menjadi semacam jeda, untuk menikmati kenangan dan hal-hal lainnya. Maka, puisi-puisi dalam buku ini, seakan berada dalam… selengkapnya
Rp 57.800 Rp 68.000Penulis : Abdul Wachid B.S. Tebal : 102 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Basabasi Deskripsi : Kita tidak sedang memperdebatkan, lebih dulu mana antara cinta dan pengetahuan. Bagi Erich Fromm yang sesungguhnya jauh hari sebelumnya sudah diungkap oleh Imam al-Ghazali di dalam Ihya’ ‘ulumuddin, memang cinta selalu didahului oleh pengetahuan sebab… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Terpilihnya karya A Muttaqin (Mengerjakan Cinta) adalah atas pertimbangan; ia menggunakan metafora-metafora yang baru, banyak memuji tapi tidak menghapus jejak kesejarahan Nabi saw., bahkan menggambarkan fragmen sejarah tersebut dalam ungkapan yang berbeda dengan referensi yang pernah saya baca, seperti keunikan cara si penyair dalam menggambarkan runtuhnya Kisra dan Persia. Ia juga menggambar syamail muhammadiyah sesuai… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.