● online
- Sekarang atau 50 Tahun Lagi; Merawat Cinta Agara T
- Metodologi Penelitian Kebudayaan
- Pemberdayaan Masyarakat Desa
- Dunia Sunyi
- Sejarah Hajar Aswad dan Maqam Ibrahim
- Sherlock Holmes; Misteri Kacamata Berbingkai Emas
- Manajemen Pengembangan Sumberdaya Manusia Konsep-k
- Serdadu Belanda di Indonesia 1945-1950; Kesaksian
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Airmata Darah untuk Pangeran Madinah
Rp 63.750 Rp 75.000| ISBN | 978-623-293-675-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Puisi |
Penulis : Kuswaidi Syafi’ie
Tebal : 360 hlm
Ukuran : 14 x 20 cm
Penerbit : Diva Press
Airmata Darah untuk Pangeran Madinah
Alhamdulillah. Telah rampung penulisan syarah singkat terhadap kitab Burdah yang sangat legendaris karya Imam Muhammad al-Bushiri. Setelah menempuh proses sekitar empat tahun, akhirnya buku yang berisi uraian terhadap bait-bait puisi yang berupa berbagai sanjungan kepada Nabi Muhammad Saw ini selesai juga.
Melalui lidah rohani yang tidak lain merupakan karunia nyata dari Allah Ta’ala, memberikan syarah singkat terhadap kitab Burdah ini tidak saja merupakan aktivitas keilmuan belaka, namun lebih dari itu juga merupakan petualangan spiritual yang sangat mengasyikkan.
Bagaimana mungkin tidak. Setiap untaian bait puisi Imam Muhammad al-Bushiri tentang kegigihan Nabi Muhammad Saw dalam beribadah, setiap penderitaan yang dialami beliau, penolakan beliau terhadap kemegahan harta benda duniawi, tertangguhnya penciptaan alam semesta terhadap kehendak hadiratNya untuk menciptakan beliau: semua itu merupakan cara Allah Ta’ala menggugah dan membangkitkan spiritualitas kita, utamanya saya pribadi, agar terus melakukan pendakian rohani.
Membaca jejak-jejak kehidupan beliau melalui telaah kita terhadap kitab Burdah ini adalah menjelajahi musim semi yang begitu menawan, menikmati aneka ragam taman bunga yang terlampau rupawan, menakjubi berbagai panorama pegunungan yang sangat menggetarkan, terkagum-kagum terhadap beragam pesona pantai yang sangat mencengangkan.
Tags: diva press, puisi
Airmata Darah untuk Pangeran Madinah
| Berat | 400 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.322 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Lailatul Kiptiyah Tebal : 76 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Deskripsi : Kata-kata jatuh ke ceruk batu seorang lelaki dengan luka-luka mencintaiMu “Paman, paman pembelaku yang kukuh…” Ia terus berlari dari pengejaran dari penyerbuan tiba di suatu bukit sebuah gerbang membuka Gua yang telah menunggu sebagaimana Jibril yang setia ketika lelaki… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penuli : Acep Zamzam Noor Tebal : 96 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Aku tak pernah mengundang bulan Ke dalam pelukan. Aku masih percaya awan Yang akan mempersilakan cahaya lewat Dan menerangi perjalananku Aku tak pernah memohon bintang Menjadi petunjuk. Aku masih percaya malam Yang kegelapannya selalu… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Arco Transept Tebal : 96 hlm Ukuran : cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Aku tak menghitung berapa jarak yang telah kutempuh mencarimu, tapi kau tahu aku akan berjalan sendiri di kota yang kata-katanya bukan cuma milikku. Banyak yang harus kita tanggalkan untuk menjadi tunggal, dan kau satu-satunya yang kuinginkan tinggal di… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Usman Arrumy Tebal : 84 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Deskripsi : Aku ingin jadi mata waktu Yang tahu cara memandang rindu Dengan denyut doa di jantung ibu Ibu meminjamiku mata Untuk melihat kehilangan Dan membalasnya dengan kehadiran Ibu meminjamiku waktu Untuk merangkai hidup Dengan penuh degup Aku ingin jadi mata… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Melalui puisi-puisi yang pendek, IR Zamzami seperti hendak menyuarakan suara terdalam hati seorang pencinta kepada Insan Mulia, Rasulullah saw, dengan cara yang langsung menghunjam. Tidak mendayu untuk merayu, tidak bersuji untuk memuji, alih-alih ia bergerak cepat demi langkah cergas. Pilihan demikian dipertahankan pada hampir semua karyanya di dalam buku ini. Akan tetapi, pendek atau panjang… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Pudentia MPSS dan Mujizah (editor) Tebal : xvi + 310 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku ini disusun sebagal salah satu tanggung jawab Indonesia yang telah mengusulkan pantun sebagal joint nomination nomina (WBTb) dunia yang telah ditetapkan UNESCO pada tanggal 17 Desember tahun 2020. Karena… selengkapnya
Rp 120.000 Rp 150.000Penulis : Agus Noor Tebal : 171 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Puisi-puisi Agus Noor bukanlah puisi yang membuat kening kita berkerut, tetapi membawa kita dalam kehangatan. Kata-kata itu seperti menyentuh perasaan kita dengan lembut dan kadang tak terduga, kemudian terasa lega. (Sha Ine Febriyanti) Seperti menikmati… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Puisi-puisi di dalam buku ini dihimpun dari proses penciptaan yang panjang, yaitu selama 31 tahun (1993-2024). Hal itu tertera berdasarkan datum yang disemat pada setiap akhir baris masing-masing puisi. Maka, adalah wajar jika citarasa dan gaya puisi-puisinya relatif berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Adapun tali pengikatnya adalah kenabian, yaitu puisi-puisi yang bertema nabawi…. selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Apa yang terjadi dalam dinamika perpuisian Indonesia? Buku ini menjawabnya dengan luas sekaligus menawarkan paradigma yang luput dari pengamatan dan kajian pakar sebelumnya. Selain membedah beberapa wacana penting dalam perpuisian Indonesia, buku ini pun menelisik cara-cara puisi Indonesia merespons realitas sosial dalam aspek teknis dan ideologisnya. Beberapa istilah kunci tidak luput dari pembahasan, di antaranya… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Acep Zamzam Noor Tebal : 96 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Deskripsi : Kekhusyukan adalah gelombang Yang mengendap jauh di balik dada Hempasan ombak yang mengental Pada lubuk hati. Adapun keheningan Tak lain puncak tertinggi dari puisi Yang dibangun seorang penyair Menjadi doa. Sebuah menara sunyi Yang tegak di antara kehancuran… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.