Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami

Pemasaran
● online
Pemasaran
● online
Halo, perkenalkan saya Pemasaran
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Agama » Nabi Mempermudah, Kita Mempersulit
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Nabi Mempermudah, Kita Mempersulit

Rp 72.250 Rp 85.000
Hemat Rp 12.750
ISBN978-623-8108-56-5
Stok Tersedia
Kategori Agama

Penulis     : Husein Muhammad

Tebal         : 336 hlm

Ukuran     : 16 x 24 cm

Penerbit   : Ircisod

 

Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

Nabi Mempermudah, Kita Mempersulit

Mengapa kita kok seolah gemar mempersulit diri dan orang lain dalam berbagai urusan, utamanya urusan agama? Mengapa kita membuat standar-standar tinggi yang sulit untuk dilakukan secara istiqamah?

Belakangan ini, banyak orang yang terlalu bersemangat dalam beragama, menerapkan standar bahwa beragama itu harus kaffah, sehingga dengan gampangnya mereka menghakimi orang lain dengan kafir, sesat, dan bid’ah. Betapa beratnya agama versi mereka. Padahal, agama (ibadah) pada dasarnya “mudah”. Tujuan agama sejatinya adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Namun, bagaimanakah jadinya jika agama justru membuat orang jera? Ibnu Mas’ud Ra. menerangkan bahwa seumur hidup ia tidak pernah menemui Nabi Saw marah lebih daripada ketika mengetahui ada seorang sahabat tidak ikut jamaah Subuh gara-gara imamnya memanjangkan bacaan suratnya. “Wahai manusia, sesungguhnya di antara kalian ada orang-orang yang menyebabkan orang lain lari,” demikian sabda Nabi Saw. Hadits ini menunjukkan bahwa agama semestinya membuat orang lain nyaman, bukan justru jengah, lalu lari dari agama.

Tags: ,

Nabi Mempermudah, Kita Mempersulit

Berat 350 gram
Kondisi Baru
Dilihat 314 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: