● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Penyimpangan Seks dalam Novel Jawa Tahun 1960-1970-an
Rp 33.600 Rp 42.000| ISBN | 978-979-1392-28-0 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sastra |
Penyimpangan Seks dalam Novel Jawa Tahun 1960-1970-an
Penulis : Pardi Suratno
Tebal : xvi + 126 hlm
Ukuran : 14 x 21 cm
Penerbit : Tiara Wacana
Deskripsi :
Tema dari sebuah novel seringkali menjadi cermin dari realitas sosial, dan pendapat sang pengarang novel tidak jarang membawa pesan zaman, baik pesan itu berupa permakluman, kritikan, atau seruan moral.
Buku ini memotret pesan-pesan zaman dari para pengarang Jawa yang mengangkat penyimpangan seks ke dunia fiksi. Dengan mengambil novel-novel saku panglipur wuyung yang terbit sekitar tahun 1960-1970-an sebagai objek kajian, buku ini berusaha meneguhkan keberhasilan para pengarang novel Jawa dalam mewacanakan eksistensi penyimpangan seksual di dalam masyarakat Jawa. Novel-novel tersebut tentu menjadi cermin sosial yang amat berguna, mengingat penyimpangan seks merupakan aib sosial yang amat memalukan bagi masyarakat Jawa. .
Di samping itu, dengan membandingkan berbagai alur cerita dari novel-novel yang menjadi objek kajian, buku ini menyuguhkan temuan bahwa penyimpangan seks tidak mengenal batas-batas segregasi sosial. Fenomena itu bisa terjadi pada strata sosial manapun, orang kaya ataupun orang miskin, baik rakyat biasa maupun kalangan priyayi.
Daftar Isi
- Prakata
- Pengantar Penulis
- Pengantar Penyunting Ahli
- Pendahuluan
- Bentuk-bentuk Penyimpangan Seks dalam Novel Jawa
- Pengantar
- Penyimpangan Seks dalam Keluarga Priyayi
- Penyimpangan Seks Pranikah
- Penyimpangan Seks Berlatar Keterbatasan Ekonomi
- Penyimpangan Seks Interkeluarga
- Penyimpangan Seks dalam Budaya Jawa
- Tanggapan Pengarang terhadap Penyimpangan Seks
- Penyimpangan Seks dan Budaya Jawa
- Penutup
- Pustaka Acuan
- Pustaka Data
- Indeks
- Tentang Penulis
Tags: sastra, tiara wacana
Penyimpangan Seks dalam Novel Jawa Tahun 1960-1970-an
| Berat | 250 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.422 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Sastra lisan merupakan salah satu bukti kekayaan budaya yang terintegrasi dengan kehidupan masyarakat. Sastra lisan merupakan warisan nenek moyang yang harus dilestarikan karena mengandung nilai-nilai kearifan lokal yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat dan dapat berkontribusi bagi pembentukan karakter bangsa. Indonesia sangat kaya dengan berbagai jenis sastra lisan, baik yang berbentuk sastra lisan naratif, sastra lisan… selengkapnya
Rp 52.700 Rp 62.000Buku ini merupakan bunga rampai persoalan sastra anak Indonesia. Teori dan metode yang digunakan oleh penulis pantas diterapkan dalam analisisnya terhadap berbagai genre sastra anak. Aneka topik dalam sejumlah bab buku ini merupakan referensi akademik bagi mahasiswa, dosen, guru, siswa, dan pemerhati sastra anak. Dengan diterbitkannya buku ini, diharapkan acuan atau referensi sastra anak yang… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Imam at-Tanukhi Tebal : 320 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Alifia Deskripsi : Kita sering kali menganggap bahwa ketika kita memberi atau bersedekah, harta kita menjadi berkurang. Apalagi bila kita merasa bahwa kebutuhan kita juga tidak sedikit. Ditambah lagi dalam situasi ekonomi sulit, memberi sedikit saja rasanya sudah begitu… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Mahbub Djunaidi Tebal : 226 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Kelebihan Mahbub dalam kolom-kolomnya, yang belum tertandingi siapa pun, ialah bahwa ia bisa menggerakkan kata-kata, kalimat kalimat, dalam pelbagai “perumpamaan” yang tidak pernah membosankan karena selalu tak terduga. Mahbub memiliki ketangkasan yang menyatu dengan seluruh ide… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Wiyatmi, Maman Suryaman, dan Esti Swatikasari Tebal : xiv +154 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Kritik Sastra berwawasan ekofeminisme, diharapkan pembelajar memiliki kesadaran untuk lebih menghargai kelestarian ekologi dan kesetaraan gender, yang akhirnya secara pelan-pelan tetapi pasti akan tercipta generasi pembelajar yang berwawasan ekologis dan… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Rétna Kencana Colliq Pujié Arung Pancana Toa (editor) Tebal : xx + 544 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi: Ketika Batara Lattuq telah menjadi dewasa, tiba saatnya untuk mencari permaisuri. Sayangnya tak satu pun orang di negeri Luwuq yang memiliki darah yang sederajat dengannya. Alangkah gusar hati Batara Guru… selengkapnya
Rp 128.000 Rp 160.000Penulis : Shin Young Duk Tebal : 284 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Seiring dengan meningkatnya minat terhadap bahasa dan budaya Korea, semakin banyak pula masyarakat yang tertarik belajar tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan Korea, salah satunya tentang sastra Korea. Buku ini ditulis oleh profesor dan… selengkapnya
Rp 64.000 Rp 80.000Penulis : R. Setiawan Tebal : 184 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Apa itu pascamodernisme dalam kajian sastra? Bagaimana jika pascamodernisme itu diterapkan dalam praktik kritik sastra? Apa saja implikasinya? Buku yang ditulis oleh R. Setiawan ini mencoba mengulas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Secara garis besar, buku ini terbagi… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : I Nyoman Yasa Tebal : viii + 140 hlm Ukuran : 21 x 26 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : Paradigma masyarakat tentang sastra sudah berubah. Cara pandang sastra hanya memuat khayalan pengarang saja sudah berubah pada cara pandang bahwa karya sastra mengungkap fakta kehidupan yang menelisik… selengkapnya
Rp 61.030 Rp 71.800Buku ini adalah sebuah kajian ringkas dan sederhana bagaimana memahami humor Gus Dur. Salah satu hal yang menarik dari buku ini adalah humor Gus Dur yang ditampilkan dan menjadi kajian, diyakini “shahih”, dalam arti benar-benar pernah dilontarkan atau dialami Gus Dur.
Rp 42.500 Rp 50.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.