Beranda » Budaya » Riak Di Laut Tawar, Tradisi Dan Perubahan Sosial Di Gayo Aceh Tengah

Riak Di Laut Tawar, Tradisi Dan Perubahan Sosial Di Gayo Aceh Tengah

DISKON 15% ISBN: 978-602-258-401-8 Stok: Tersedia
Berat 300 gram
Kondisi Baru
Kategori Budaya, Sejarah
Dilihat 1.134 kali
Diskusi Belum ada komentar
Bagikan

Riak Di Laut Tawar, Tradisi Dan Perubahan Sosial Di Gayo Aceh Tengah

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lanjut Belanja
Keranjangku
Rp 63.750 Rp 75.000
Hemat Rp 11.250
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Riak Di Laut Tawar, Tradisi Dan Perubahan Sosial Di Gayo Aceh Tengah
Rp 63.750 Rp 75.000
Tersedia / 978-602-258-401-8
Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Detail Buku Riak Di Laut Tawar, Tradisi Dan Perubahan Sosial Di Gayo Aceh Tengah

Penulis     : Mukhlis Peni

Tebal         : 266 hlm

Ukuran     : 16 x 24 cm

Penerbit   : Ombak

Deskripsi:

Tidak pernah hilang dari memori kolektif orang-orang Gayo tentang sebuah pengakuan, baik dalam mitos maupun dalam realitas sejarah, bahwa negerinya, Tanah Gayo adalah bagian dari kekuasaan Sultan Aceh, karena tidaklah sah kekuasaan seorang kejurun penguasa Gayo tanpa Sarakata (Naskah Pengangkatan) dan Bawar (Golok Pusaka). Keduanya merupakan regalia legalitas Sultan Aceh.

Akan tetapi seperti kata C. Snouck Hurgronje dalam bukunya yang diterbitkan tepat 100 tahun lalu (1903) Het Gajo Land en zijne Bewoners, sekalipun Gayo adalah bagian yang terpenting dari Aceh tapi Gayo bukan Aceh. Meskipun secara politis Gayo memiliki peran dan keterikatan emosional yang kuat dalam sejarah politik Aceh, tapi karakteristik ethnisnya meminta perhatian khusus untuk tidak dapat disamakan begitu saja dengan Aceh Pesisir. Pendapat C. Snouck Hurgronje ini adalah bagian yang terpenting dari nasehat akademisnya pada penguasa ketika itu agar tidak gegabah dalam mengambil kebijakan di Aceh. Dewasa ini letupan kebhinnekaan mulai muncul ke permukaan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Seiring dengan itu, Otonomi Daerah mencari bentuk dan berusaha mengenali wajahnya dalam sejarah. Dalam suasana seperti ini, aktualisasi kebhinnekaan itu merupakan kebutuhan yang mendesak, dan makna dari pemahaman multikultural menjadi penting artinya. Karena itulah buku RIAK DI LAUT TAWAR ini, ada gunanya untuk dibaca. Pertama, menambah khasanah pengetahuan tentang kebudayaan dan sejarah suatu masyarakat; Kedua, membuat kita menjadi lebih arif melangkah ke masa depan.

 

Tags: , , , ,

Buku Terkait
Diskusi Produk (0)

Silakan tulis komentar Anda

Alamat:

Jl. Kasongan (Agen Wahana Timur Balai Desa Bangunjiwo) Gendeng RT 15, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, DIY 55184

Kurir

Pembayaran

Chat via Whatsapp
Pustaka Kita
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Pustaka Kita
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja