Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Model dan Paradigma Teori Sosiologi Sastra....
- Dasar Pemrograman Python 3 +cd....
- Administrasi Kepegawaian: Dasar dan Pelaksanaan....
- Pengendalian Mutu Hasil Perikanan....
- Intelijen, Teori Intelijen Dan Pembangunan Jaringa....
- Biologi Fisika Keperawatan....
- Teori dan Reparasi Mesin Diesel....
- Komunitas Multikultural dalam Sejarah Islam Period....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Rumah Leluhur Kami: Kelebihdahuluan dan Dualisme dalam Masyarakat Bali Dataran Tinggi
Rp 152.000 Rp 190.000| ISBN | 978-602-433-626-4 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial Politik |
Rumah Leluhur Kami: Kelebihdahuluan dan Dualisme dalam Masyarakat Bali Dataran Tinggi
Penulis : Thomas Reuter
Tebal : xii + 452 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Obor Indonesia
Deskripsi :
Rumah Leluhur Kami adalah etnografi tentang Masyarakat Bali Pegunungan (Bali Aga), kelompok etnik yang memiliki sejarah dan budaya khas sebagai penduduk asli Pulau Bali. Dalam gagasan populer tentang identitas Bali, masyarakat dataran tinggi ditampilkan sebagai imbangan konseptual untuk puri-puri yang didirikan di dataran rendah di wilayah selatan Pulau Bali oleh pendatang baru dari kerajaan Jawa, Majapahit. Tersembunyi dalam bayang-bayang budaya istana itu, dunia dataran tinggi Bali banyak terabaikan, meskipun Pulau Bali merupakan salah satu tempat yang paling banyak diteliti di dunia. Buku ini membahas organisasi sosial dan ekonomi status masyarakat Bali Aga dari perspektif teori inovatif tentang “kelebihdahuluan”. Semua domain regional, desa dan rumah asal di kalangan masyarakat Bali Aga dipahami dan diperingkat dengan mengacu pada gagasan dasar tentang asal suci pada masa lalu, dan tentang urutan kelebihdahuluan yang menautkan masa lalu dengan masa kini. Analisis tentang peringkat kelebihdahuluan, yang terdapat di semua lapisan organisasi sosial Bali Aga, memunculkan perkembangan teori status baru mengenai masyarakat Austronesia yang berbeda dengan paham hierarki seperti yang diusulkan oleh Luis Dumont dalam kajian klasiknya tentang sistem kasta India.
Lembaga unik yang lazim terdapat di semua desa dataran tinggi adalah majelis besar tetua berperingkat dan berpasangan (desa ulu apad). Anggota majelis lokal diperingkat secara rumit dan duduk di rumah panjang desa sesuai dengan urutan kelebihdahuluan. Peringkat kelebihdahuluan disusun berdasarkan urutan waktu dari kapan masing-masing anggota majelis membentuk rumah tangga tersendiri. Paro-masyarakat seremonial dalam ulu apad, pada gilirannya, merupakan ilustrasi yang relevan tentang nilai penting mendasar dualisme dalam alam pikiran dan masyarakat Bali Aga. Analisis berpuncak pada teori komparatif yang mengusulkan dua bentuk dasar dualisme (simetris dan inkremental) untuk masyarakat-masyarakat di Indonesia dan kawasan lain.
Fokus kemudian bergeser ke hubungan sosial di antara kerabat, kerabat dari hubungan perkawinan dan sesama warga di berbagai “rumah asal leluhur” (sanggah kemulan) yang membentuk desa. Sanggah-sanggah tersebut juga diperingkat berdasarkan urutan kelebihdahuluan, tergantung pada kedekatan temporalnya dengan rumah asal puncak. Teori kekerabatan klasik tidak dapat menjelaskan fleksibilitas hubungan sosial dalam jaringan-jaringan tersebut. Alih-alih, masyarakat Bali Aga merupakan contoh dari “masyarakat rumah” yang terdapat di seluruh dunia berbahasa Austronesia. Kajian ini menantang sebagian asumsi yang mendasari model-model kontemporer tentang rumah
Tags: obor indonesia, sosial politik
Rumah Leluhur Kami: Kelebihdahuluan dan Dualisme dalam Masyarakat Bali Dataran Tinggi
| Berat | 650 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.044 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Linda Rae Bennett, Sharyn Graham Davies Tebal : x + 460 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Seks, seksualitas dan relasi seksual adalah topik-topik yang diperdebatkan secara hangat di Indonesia, sehingga memicu respons-respons yang kompleks dan seringkali emosional. Buku ini mengeksplorasi topik-topik ini dalam beragam cara. Pertama, menyoroti sejarah dan… selengkapnya
Rp 128.000 Rp 160.000Penulis : Dini Suryani, R. Siti Zuhro, dkk. Tebal : x +206 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Pustaka Obor Indonesia Deskripsi : Buku bunga rampai ini merupakan kajian pada tahun keempat Tim Otonomi Daerah, Pusat Penelitian Politik LIPI tahun 2018. Kajian yang berjudul Aktor di Balik Tuntutan Otonomi Khusus: Studi Kasus… selengkapnya
Rp 56.000 Rp 70.000Penulis : Wempy Banga Tebal : xviii + 186 hlm Ukuran : 16 x 23 cm Penerbit : Gava Media Deskripsi : Terselenggaranya urusan-urusan kenegaraan dengan baik, menjadi tanggung jawab administrastor negara. Administrator negara adalah pimpinan puncak (top leader) organisasi kenegaraan (organisasi publik) yang bertanggung jawab dalam hal penentuan kebijakan dan pengambilan keputusan organisasi. Secara… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Ronny K. Pratama Tebal : xxiv + 176 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : EA Books Deskripsi : Bagaimana penciptaan dan perubahan makna hoaks dari momen-momen penting yang menandainya? Siapa saja aktor penting yang membentuk hoaks dalam sepuluh tahun terakhir? Bagaimana pesan berantai berisi ancaman santet membuat geger masyarakat? Masih… selengkapnya
Rp 57.800 Rp 68.000Penulis : Agus Dwiyanto Tebal : 114 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Selama lebih dari setengah abad, studi administrasi publik di Indonesia telah mengalami perubahan fokus dan orientasi, yang sedikit banyak memengaruhi persepsi para akademisi dan praktisi tentang “apa sebenarnya ilmu administrasi publik itu”. Buku ini mengidentifikasi… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Devi Riskianingrum Tebal : 185 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Benedict Anderson Tebal : xii + 378 hlm Ukuran : 14 x 20,3 cm Penerbit : Marjin Kiri Deksripsi: “Anderson mengajukan argumentasinya dengan kegigihan seorang peneliti yang sedang membongkar sejarah tersembunyi, merujuk sumber-sumber dari ber-bagai bahasa dalam rentang yang mengagumkan … paparan memukau tentang arus global ide-ide anarkis dan antikolonial.”PUBLISHERS WEEKLY “Anderson sendiri tak bisa dengan gampang digolong-golongkan. Seorang ilmuwan… selengkapnya
Rp 83.300 Rp 98.000Penulis : Nata Irawan Tebal : xxviii + 382 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku ini menjelaskan perubahan pemerintahan desa setelah berlakunya Undang-undang Nomor 6/2014 tentang Desa. Ditunjukkan secara detil pendekatan hibrida yang menggabungkan top down dan bottom up dalam kausalitas undang-undang serta praktik di lapangan. Angka, grafik, dan tabel perilaku… selengkapnya
Rp 96.000 Rp 120.000Penulis : Fareed Zakaria Tebal : 320 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Covid-19 merupakan akselerator tren global, ia akan mempercepat sejarah, serta dunia akan berubah sebagai akibatnya. Lantas bagaimana caranya? Bagaimana bentuk dunia yang akan datang? Serta bagaimana dan mengapa dunia berubah selamanya? Kecepatan penyebaran virus Covid-19 ke… selengkapnya
Rp 84.150 Rp 99.000Penulis : Lambang Trijono Tebal : 246 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Transformasi Aceh menuju demokrasi sebagaimana dibahas dalam buku ini merupakan perkembangan politik terkini Aceh dalam perjalanan politik menuju masyarakat demokratis. Perkembangan politik Aceh, sejak revolusi kemerdekaan Republik Indonesia mengalami pasang surut dalam hubungan dengan pemerintah… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.