Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Muazin Pertama di Luar Angkasa....
- Pembelajaran Matematika Yang Menyenangkan....
- Surabaya 1945; Sakral Tanahku....
- Percakapan di Pintu Pengasingan....
- Peradaban di Pantai Barat Sumatra....
- Sastra Kebahagiaan; Kajian Psikologi Positif dalam....
- Panduan Tumbuh Kembang dan Stimulasi untuk Orangtu....
- Audit Internal Konsep dan Praktik Sesuai Standar A....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Seni Pertunjukan dari Perspektif Politik, Sosial, dan Ekonomi
Rp 85.850 Rp 101.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Penulis : R.M. Soedarsono
Tebal : 440 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : UGM Press
Seni Pertunjukan dari Perspektif Politik, Sosial, dan Ekonomi
Kehadiran buku berjudul Seni Pertunjukan: Dari Perspektif Politik, Sosial, dan Ekonomi ini merupakan upaya penulis untuk membantu para mahasiswa, khususnya mahasiswa pascasarjana dari bidang seni pertunjukan dalam memahami perkembangan seni pertunjukan lebih komprehensif, yang temyata banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal non seni. Di antara faktor-faktor eksternal yang sangat dominan pengaruhnya itu ialah politik, sosial, dan ekonomi. Sampai kini memang belum tampak adanya usaha penelitian tentang topik yang sangat menarik ini, selain beberapa tesis yang pernah dihasilkan oleh para mahasiswa penulis di bidang seni rupa dan desain. Sebagai contoh, ada mahasiswa yang meneliti tentang pengaruh Reformasi 1998 terhadap penampilan iklan rokok A Mild. Jelas, penelitian ini hanya bisa dilakukan karena adanya perkembangan politik di negara ,kita pada tahun 1998 yang ditandai oleh lengsernya Presiden Suharto dari kursi kepresidenan. Ada pula mahasiswa penulis yang mencermati penampilan komik “Panji Koming” yang dimuat dalam Harian Kompas pada era yang sama. Penelitian ini juga berkaitan dengan gerakan Reformasi 1998. Kedua peneliti tersebut membatasi jangka waktu penelitian hanya satu tahun, yaitu dari 1998 sampai 1999. Hasilnya sangat mengagumkan, bahwa perubahan kehidupan tata politik di negara kita pada tahun itu telah menggoncang para perencana iklan serta penulis komik untuk menghadirkan karya mereka yang khas, yang mengandung kritik politik dan sosial yang sangat menggelitik. Selain itu, dalam bidang seni pertunjukan ada pula yang mengamati statemen politik Presiden Gus Dur, yang dengan terbuka menyatakan, bahwa agama Khonghucu merupakan agama resmi yang harus diakui oleh bangsa Indonesia.
Seni Pertunjukan dari Perspektif Politik, Sosial, dan Ekonomi
| Berat | 500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.882 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Buku ini ini mencoba menelisik eksistensi adat pada sistem pengelolaan pemerintahan dan politik lokal pasca-Orde Baru, yakni dari sentralisasi ke desentralisasi. Fokus bahasannya lebih pada aras penggunaan simbol-simbol tradisi atau adat dalam berbagai segmen kehidupan, terlebih pada soal politik lokal khususnya pada masyarakat Ternate. Beberapa kesimpulan yang ditemukan dalam buku ini adalah sebagai berikut. Pertama,… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Seno Gumira Ajidarma Tebal : 386 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Ini bukan tentang film, melainkan ideologi—sebagaimana tiada yang melebihi film dalam menanggung beban nasionalisme di Indonesia. Sejak pemutaran pertama Darah dan Doa di Istana Merdeka pada 1950; pengalaman Orde Baru yang memisahkan film dari… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Candi Borobudur semenjak lama diyakini sebagai peninggalan Dinasti Sailendra dari Kerajaan Mataram Kuno pada abad ke-8. Lalu ada seseorang bernama KH. Fahmi Basya yang mencetuskan sebuah teori bahwa Borobudur adalah peninggalan Nabi Sulaiman dan Indonesia adalah Negeri Saba. Ia mengklaim memiliki bukti-bukti ilmiah yang kuat untuk mendukung teorinya. Benarkah demikian? Teori bahwa Borobudur peninggalan Nabi… selengkapnya
Rp 48.000 Rp 60.000Pararaton adalah naskah berbahasa Jawa Pertengahan yang berisi riwayat raja-raja Singhasāri (Tumapĕl) dan Majapahit (Wilwatikta) dari sebelum tahun 1222 hingga 1478. Diduga ditulis oleh seorang brahmana yang selamat dari huru-hara di istana Majapahit pada tahun 1478 dan berpindah ke Bali, naskah ini menempati posisi istimewa dalam sejarah Jawa Kuno karena mengisahkan Dinasti Rājasa (keturunan Ken… selengkapnya
Rp 156.000 Rp 195.000Di sela rutinitas kita berlari cepat setiap saat, kadangkala kita perlu berhenti, duduk rileks barang sekejap. Karena itulah, kita membutuhkan banyak rest area. Air bah informasi mengalir susul-menyusul. Jika kita memaksa diri untuk terus mengikutinya, kita pasti terengah-engah. Kita memang akan sampai pada tahap “mengetahui”, namun belum tentu kita paham ada apa di balik segunung… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Fantastis, itulah ungkapan untuk menggambarkan eksotisme megalitik Indonesia. Fenomena megalitik muncul sebagai manifestasi gagasan kepercayaan terhadap pemujaan nenek moyang. Kehadirannya tentu saja dipicu oleh adanya inovasi-inovasi teknologi pada masyarakat akhir prasejarah yang membawa dampak dalam perkembangan kebudayaan. Manusia yang semula hidupnya bergantung sepenuhnya pada alam melalui berburu dan meramu, kemudian berubah mulai menguasai alam sekitarnya…. selengkapnya
Rp 54.400 Rp 64.000Berbicara tentang industri tenun, hal ini tidak hanya mengenai produsen tekstil besar, tetapi juga menyangkut nasib banyak kelompok masyarakat perajin tenun yang tersebar di seluruh Nusantara, dimana tenun sarung adalah salah satu warisan budaya yang wajib dilestarikan dan dikembangkan. Saya bersyukur Pak Adi Kusrianto yang menjadi Humas DPD Asosiasi Profesi Batik dan Tenun Nusantara “Bhuana”… selengkapnya
Rp 182.750 Rp 215.000Pernahkah Anda menonton film Musashi besutan sutradara Yasuo Mikami yang rilis tahun 2019? Atau, membaca novel tebal berjudul Musashi karya Eiji Yoshikawa? Keduanya menceritakan kisah hidup Miyamoto Musashi, penulis buku Kitab Lima Unsur ini. Kitab Lima Unsur adalah mahakarya paling mencerahkan tentang seni bela diri pedang dalam sejarah Jepang, bahkan dalam sejarah dunia. Buku ini… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Pidato kebudayaan Mochtar Lubis (1977) di Taman Ismail Marzuki (TIM) diterbitkan menjadi buku berjudul Manusia Indonesia. Karena gaya dan sikapnya yang lugas dalam mengupas terutama sifat-sifat negatif orang Indonesia, buku ini menimbulkan pendapat pro dan kontra, selain membangkitkan pemikiran kritis tentang manusia Indonesia. Sifat-sifat manusia Indonesia yang dimaksud ialah munafik, tidak mau bertanggungjawab, berperilaku feodal,… selengkapnya
Rp 56.000 Rp 70.000Penulis : Suwardi Endraswara Tebal : 262 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi ; Sastra sebagai ilmu “pembaca” budaya akan banyak berhadapan tentang bagaimana manusia menciptakan sebuah karya sastra. Salah satu ranah kajian sastra yang bisa dikatakan sangat bersinggungan dengan manusia adalah antropologi sastra. Antropologi sastra barangkali terdengar asing di… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.