Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Budidaya Hidroponik; Teori dan Aplikasi
- Mukjizat Tahajud dan Witir: Tata Cara, Fadhilah, d
- Metodologi Six Sigma; Teori dan Aplikasi di Lingku
- Child’s Play (Permainan dan Aktivitas Montessori
- Menulis Naskah TV Drama dan Non Drama
- Asuransi Jiwa Kovensional dan Syariah
- Penguat Operasional (OP-AMP); Teori dan Rangkaian
- Komunitas Multikultural dalam Sejarah Islam Period
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Sumbangsih Darwin untuk Sains dan Agama
Rp 59.500 Rp 70.000| ISBN | 978-623-669-908-9 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Filsafat |
Sumbangsih Darwin untuk Sains dan Agama
Penulis : Fransisco Jose Ayala
Tebal : 290 hlm
Ukuran : 14 x 20 cm
Penerbit : Ircisod
Deskripsi :
Pertentangan antara kaum agamawan dan Darwinian seolah tak bisa didamaikan. Keduanya bagai musuh bebuyutan. Menurut kaum agamawan, teori evolusi Charles Darwin yang mengatakan bahwa manusia merupakan “tahap akhir” dari evolusi primata, wajib ditolak karena bertentangan dengan wahyu Tuhan. Sementara, menurut kaum Darwinian, teori evolusi diturunkan bukan dari abstraksi, melainkan hasil dari observasi ilmiah yang direkonstruksi menurut metode saintifik yang mapan, sehingga tak bisa dibatalkan, bahkan oleh wahyu sekalipun. Akibatnya, lahirlah ekses yang kontra produktif, seperti kebijakan pelarangan pengajaran teori evolusi di sekolah-sekolah negeri oleh Mahkamah Agung Amerika Serikat pada tahun 1968, atau gerakan perlawanan terhadap teori evolusi Seventh-day dan Pantecostalism.
Atas dasar itulah, Francisco J. Ayala, seorang filsuf cum biolog, menulis buku ini. Dengan ringkas dan sederhana, buku ini menyatakan bahwa sains dan keyakinan keagamaan tidak harus bertentangan. Jika sains dan agama dipahami secara tepat, maka keduanya tidak mungkin bertentangan, karena terkait dengan masalah yang berbeda.
Sains lebih berkaitan dengan proses-proses penjelasan tentang alam semesta, seperti bagaimana planet-planet bergerak, kompoisisi materi dan atmosfernya, atau asal mula dan fungsi organisme. Sedangkan agama lebih berkaitan dengan makna dan tujuan dari dunia serta kehidupan manusia, seperti hubungan yang sesungguhnya antara manusia dengan Sang Pencipta dan sesamanya, serta nilai-nilai moral yang mengatur kehidupan masyarakat.
Sumbangsih Darwin untuk Sains dan Agama
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.159 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Frederick Copleston Tebal : 72 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Basabasi Deskripsi : Friedrich Wilhelm Nietzsche lahir pada 15 Oktober 1844, di Rocken, Prusia Saxony. Ayahnya, seorang pendeta Lutheran, meninggal pada tahun 1849, kemudian Nietzsche dibesarkan di Naumburg dalam masyarakat feminin dan saleh dari ibunya, saudara perempuannya, seorang nenek,… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Jujun S. Suriasumantri (penyunting) Tebal : xii + 344 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku ini membahas hakekat keilmuan secara mendalam/namun populer. Dimulai dengan sebuah pengantar redaksi yang mengupas hakekat keilmuan secara menyeluruh, kumpulan karangan ini dilengkapi dengan 20 tulisan sarjana terkemuka dari dalam dan… selengkapnya
Rp 72.800 Rp 91.000Hubungan segi tiga antara Tuhan, manusia, dan alam sangat umum diungkapkan dalam percakapan sehari-hari. Bahkan, dalam perbincangan di dalam beberapa buku keagamaan, relasi antara ketiganya kerap muncul, dan terkadang tampak terlalu disederhanakan. Terlebih kalau persoalan ini disampaikan di dalam ceramah keagamaan atau khutbah di masjid. Yang pertama, seyogianya, iala sebagai Pencipta, dan dua yang terakhir… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Filsafat politik merupakan pemikiran yang mendasar tentang konsep negara, kekuasaan, dan keadilan. Dalam hal ini, ditinjau dari sudut pandang filsuf terbesar sepanjang zaman yaitu Plato dan Aristoteles. Uraiannya akan kian menarik sebab berkaitan dengan kosmologi Yunani Kuno, sebagai refleksi awal peradaban tradisi filosofis dan ilmu pengetahuan. Bagian BAB I dalam buku ini mengupas perihal memahami… selengkapnya
Rp 95.880 Rp 112.800Penulis : Frederick Copleston Tebal : 144 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Basabasi Deskripsi : Dari semua filsuf Inggris saat ini, Bertrand Russell adalah yang paling dikenal di dunia pada umumnya. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh fakta bahwa ia telah menerbitkan sejumlah besar buku dan esai tentang topik moral, sosial,… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Wahdatul wujud merupakan pusat dari seluruh pembahasan tasawuf. Seluruh tema yang dibahas dalam tasawuf berakar dari konsep wahdatul wujud. Mengingkari konsep wahdatul wujud berarti mengingkari seluruh bangunan tasawuf. Oleh karena itu, kaum sufi dan para peneliti irfan berusaha membuktikan semaksimal mungkin konsep wahdatul wujud yang disaksikan oleh para sufi dengan syuhud-nya dan diyakini oleh sebagian… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Dalam rangka memahami ilmu pengetahuan secara utuh, kritis, rasional, dan menyeluruh, perspektif filsafat menjadi penting digunakan. Dan inilah kemudian yang dikenal sebagai filsafat ilmu pengetahuan. Dengan kata lain, filsafat ilmu pengetahuan adalah memandang (mempelajari) ilmu pengetahuan dalam perspektif filosofis. Buku ini secara gamblang menjelaskan filsafat ilmu pengetahuan secara detail dan komprehensif, mulai dari pengertian, sejarah,… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Salah satu pendiri filsafat Barat, Plato (sekitar 427-347 SM), lahir dalam keluarga bangsawan Athena selama periode kerusuhan sosial dan politik setelah pecahnya Perang Peloponnesos (431-404 SM). Sebagai pemuda, Plato sendiri memiliki aspirasi politik, tetapi harapannya untuk reformasi ditantang ketika, pada tahun 399 SM, Socrates, pemikir dan guru filsafat terkemuka pada masa itu, dijatuhi hukuman mati… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000Penulis : Alparslan Açikgenç Tebal : 278 hlm Ukuran : Penerbit : Ircisod Deskripsi : Martin Heidegger menolak istilah “eksistensialisme” untuk dirinya. Namun, Alparslan Açikgenç mencoba mempertahankan ide bahwa Heidegger haruslah digolongkan sebagai seorang eksistensialis, dan tujuan studinya ini sesungguhnya adalah untuk menguji Heidegger dari perspektif eksistensialisme. Di sisi lain, karya ini juga mempresentasikan perspektif… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Abu Nasr al-Farabi (870-950)—yang dijuluki Guru Kedua setelah Aristoteles, dan mereka yang mengikuti dan mengembangkan ajaran pemikirannya—adalah salah satu capaian intelektual tertinggi di dalam seluruh rentang perkembangan pemikiran Islam Abad Pertengahan. Era itu, meminjam istilah Ibrahim Madkour, disebut sebagai “Era Farabisme”: dengan batasan waktu mulai dari lahirnya Al-Farabi pada 870 sampai meninggalnya Abu Hayyan al-Tawhidi… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.