Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami

Pemasaran
● online
Pemasaran
● online
Halo, perkenalkan saya Pemasaran
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Kesehatan » Suplementasi Mikronutrien untuk Remaja: Perlukah?
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Suplementasi Mikronutrien untuk Remaja: Perlukah?

Rp 66.300 Rp 78.000
Hemat Rp 11.700
ISBN978-623-359-646-6
Stok Tersedia
Kategori Kesehatan
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

Suplementasi Mikronutrien untuk Remaja: Perlukah?

Penulis     :    Endy P. Prawirohartono

Tebal         :    xxii + 150 hlm

Ukuran     :    15,5 x 23 cm

Penerbit   :    UGM Press

Deskripsi :

Pertanyaan yang sering muncul adalah, “Apakah remaja memerlukan suplementasi mikronutrien?”. Jawabnya terletak pada fakta yang menunjukkan bahwa remaja sedang mengalami tumbuh kembang yang pesat yang memerlukan energi dan nutrien, termasuk mikronutrien yang cukup untuk mendukungnya. Masalah berikutnya ialah informasi tentang suplementasi mikronutrien harustersedia karena remaja mempunyai kemampuan mengakses informasi sendiri untuk berbagai keperluan, misal menunjang kebugaran, meningkatkan prestasi sekolah dan olahraga, memperbaiki penampilan fisik atau kecantikan, dan menjaga kesehatan tubuh.

Mikronutrien terdiri atas 13 macam vitamin dan 16 macam mineral yang masing-masing mempunyai fungsi yang spesifik di dalam metabolisme dengan angka kecukupan yang berbeda pula. Pemenuhan kecukupan mikronutrien pada remaja menjadi lebih sulit karena diet remaja itu buruk, termasuk asupan makanan olahan yang tidak sehat. Dampak asupan mikronutrien yang buruk tersebut menyebabkan gangguan tumbuh kembang, obesitas, gangguan metabolisme, dan masalah pubertas.

Masalah kecukupan mikronutrien berupa kekurangan atau kelebihan. Namun demikian, kekurangan mikronutrien lebih sering dijumpai. Berdasarkan penelitian di berbagai negara remaja mengalami kekurangan vitamin A, D, B-12, folat, besi, kalsium, zink, dan selenium. Hasil penelitian di Indonesia juga menunjukkan data serupa, bahkan kekurangan mikronutrien tertentu mencapai 90% dari angka kecukupan gizi yang dianjurkan.

Kekurangan mikronutrien ini perlu mendapatkan perhatian, terutama untuk remaja perempuan, karena mereka akan melahirkan anak-anak generasi penerus bangsa. Kekurangan mikronutrien dapat diatasi dengan edukasi makanan bergizi, suplementasi, fortifikasi, biofortifikasi, dan rekayasa genetik. Dari semuanya, edukasi makanan bergizi dan suplementasi dianggap menghasilkan hasil yang lebih baik pada saat ini.

 

Tags: ,

Suplementasi Mikronutrien untuk Remaja: Perlukah?

Berat 200 gram
Kondisi Baru
Dilihat 102 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: