Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami

Pemasaran
● online
Pemasaran
● online
Halo, perkenalkan saya Pemasaran
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Sosial Politik » Sosial » Tirakat Jalanan: Bahagia di Jalan Raya
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Tirakat Jalanan: Bahagia di Jalan Raya

Rp 55.250 Rp 65.000
Hemat Rp 9.750
ISBN978-623-189-468-7
Stok Tersedia
Kategori Sosial

Penulis     : M. Faizi

Tebal         : 158 hlm

Ukuran     : 14 x 20 cm

Penerbit   : Diva Press

Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

Tirakat Jalanan: Bahagia di Jalan Raya

“Pada dasarnya, Allah Ta’ala adalah satu-satunya pihak yang wajib ditaati aturan-aturan-Nya. Akan tetapi ada beberapa pihak di mana Allah mewajibkan kita menaati aturan-aturan mereka, yaitu Rasul Allah dan Ulil Amri. Allah juga mewajibkan kita menaati segala aturan dan ketentuan yang merupakan hasil kesepakatan. Namun, kewajiban taat kepada Ulil Amri dan menaati hasil kesepakatan disyaratkan tidak bertentangan dengan aturan Allah dan Rasul Allah. Maka, seseorang tidak menjadi muslim yang sesungguhnya kecuali bila menaati aturan-aturan Allah yang dibumikan melalui Rasul Allah dan aturan-aturan produk manusia yang tidak bertentangan dengan aturan Allah. Termasuk bagian ini adalah undang-undang dan peraturan lalu lintas.
Jadi, muslim yang baik pasti menjadi warga negara yang baik.”
Kiai Afifuddin Muhajir, ulama dan pakar ushul fikih Indonesia.

Kata-kata ini sangat menusuk hati-rohaniku: “Shalatmu berlipat rakaat, shalawatmu tidak terhitung, wiridmu sangat banyak, sujudmu sangat lama, tapi akhlakmu di jalan raya sangat tercela. Sebetulnya, ada masalah apa antara dirimu dengan agamamu?” Sangat benar, sangat based on naqli sekaligus aqli. Luar biasa! Jika bukan wali, yakni wali jalan raya cum Titos Du Polo, bagaimana mungkin kata-kata tersebut sangat perkasa nyapsap menusuk hati-rohani?
Edi AH Iyubenu, penulis yang tahu kewalian Kiai Faizi.

Tags: ,

Tirakat Jalanan: Bahagia di Jalan Raya

Berat 170 gram
Kondisi Baru
Dilihat 162 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: